Dinakhkodai Luhut Binsar Pandjaitan PB PASI Bertebaran Wajah Baru

Selang tiga minggu setelah kongres yang digelar secara virtual 25 Januari lalu, Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) menetapkan susunan pengurusnya untuk masa bakti 2021-2025, hari ini. 

Hal itu ditandai dengan penandatanganan surat keputusan oleh ketiga formatur yang diamanatkan di dalam kongres. Yaitu Luhut Binsar Pandjaitan, sebagai ketua, dibantu oleh Zacky Anwar Makarim (Ketua Bidang Organisasi dan Provinsi PB. PASI demisioner) dan Dr. Rumini, M. Pd. (Ketua Umum Pengprov PASI Jawa Tengah).
 
Luhut yang terpilih sebagai Ketua Umum PB. PASI secara aklamasi di dalam kongres mengatakan, bahwa susunan pengurus baru ini didesain untuk dapat merealisasikan program-program kerja yang akan datang.

Ia juga menyampaikan cukup banyak wajah baru namun berusia muda yang kini dilibatkan. “Harapannya, anak muda bisa membentuk tim yang kuat, bila dikombinasikan dengan personil yang telah lebih dahulu malang melintang di dunia atletik,” kata Luhut, dalam keterangan yang diterima RM.id, Selasa (16/2).

Di bawah 5 bidang yang telah ada, PB PASI periode ini membentuk beberapa komisi baru. Ini agar pembagian tugas dan target pekerjaan menjadi lebih spesifik. Di antaranya adalah Komisi Pemberdayaan.

Komisi ini dibentuk sesuai dengan keinginan PB PASI, untuk menghidupkan kembali sentra-sentra latihan bagi atlet muda di daerah yang selama ini ditangani di pusat. Anggota komisi ini direkrut dari provinsi-provinsi yang sudah cukup maju. Dan diharapkan menularkan keberhasilannya kepada daerah-daerah yang masih sulit berkembang.

Sementara sports science kini diwadahi komisi tersendiri, yang terpisah dari Komisi Medis seperti sebelumnya. PB PASI ingin dukungan sports science bagi pembinaan prestasi dibakukan sekaligus dikembangkan secara berkelanjutan.

Lalu, Komisi Pemassalan sekarang dipisah dari Komisi Pembibitan. Sehingga dapat lebih fokus menjembatani program peningkatan prestasi dengan minat masyarakat terhadap atletik, yang semakin meningkat akhir-akhir ini.

“Menyadari bahwa titik berat pembinaan harus berada dalam pencarian bakat dan peningkatan kemampuan pelatih nasional, maka kini Komisi Pembibitan dan Komisi Pelatih diisi oleh lebih banyak orang,” sambungnya.

Jabatan Sekretaris Umum untuk 4 tahun ke depan kembali dipercayakan kepada Tigor Tanjung. Namun, kini ia didampingi oleh wajah baru, yaitu Jodi Mahardi, Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.

Ketua Bidang Pembinaan diisi oleh Ria Lumintuarso. Orang lama yang berkecimpung dalam peningkatan sumber daya manusia atletik, dan juga memahami seluk beluk metode kepelatihan. Sebagai direktur Asian Development Center di bawah World Athletics, ia diharapkan mampu memodernisasi strategi pembinaan atletik nasional.

Bidang Penelitian dan Pengembangan diketuai oleh Edi Mintarto dari Pengprov PASI Jawa Timur. Dibantu wakilnya Boyke Baja Imanuel Sirait dari.

Wajah-wajah baru juga datang dari kalangan mantan atlet, yaitu mereka yang pernah berprestasi tinggi di tingkat regional mau pun internasional. Ada manusia tercepat Asia Tenggara Suryo Agung Wibowo, pemegang rekor nasional 100 meter gawang Dedeh Erawati, dan mantan raja 3000 meter steeple chase SEA Games Parluatan Siregar.

CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin juga masuk dalam kepengurusan. Ia ditunjuk sebagai Ketua Bidang Umum. Diharapkan dapat membuat atletik menjadi industri dengan konsep saling menguntungkan dengan pihak mitra.

Untuk mendukung program ini, Direktur Bisnis UMKM Bank BNI Muhammad Iqbal duduk di Komisi Pemasaran. Bidang Hubungan Luar Negeri yang dinakodai oleh Jona Widagdo Putri dan Septian Hario Seto akan aktif membina hubungan “G to G” dalam olahraga atletik, bahkan mencakup kegiatan intelijen olahraga yang menganalisis kekuatan negara saingan. Di bangku Bendahara, ada nama Pandu Sjahrir dan Agustinus Irawan.   

Luhut berharap semua anggota pengurus dapat bekerja keras. Mantan Ketua Umum FORKI (Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia) dua periode ini menginginkan seluruh pekerjaan dilakukan berdasarkan data yang sahih dan komprehensif.

“Setelah ini, saya akan segera mengadakan rapat pengurus yang pertama dan dilanjutkan dengan tatap muka secara virtual dengan seluruh Ketua Pengprov PASI se-Indonesia,” tutup Luhut. SAR

]]> Selang tiga minggu setelah kongres yang digelar secara virtual 25 Januari lalu, Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) menetapkan susunan pengurusnya untuk masa bakti 2021-2025, hari ini. 

Hal itu ditandai dengan penandatanganan surat keputusan oleh ketiga formatur yang diamanatkan di dalam kongres. Yaitu Luhut Binsar Pandjaitan, sebagai ketua, dibantu oleh Zacky Anwar Makarim (Ketua Bidang Organisasi dan Provinsi PB. PASI demisioner) dan Dr. Rumini, M. Pd. (Ketua Umum Pengprov PASI Jawa Tengah).
 
Luhut yang terpilih sebagai Ketua Umum PB. PASI secara aklamasi di dalam kongres mengatakan, bahwa susunan pengurus baru ini didesain untuk dapat merealisasikan program-program kerja yang akan datang.

Ia juga menyampaikan cukup banyak wajah baru namun berusia muda yang kini dilibatkan. “Harapannya, anak muda bisa membentuk tim yang kuat, bila dikombinasikan dengan personil yang telah lebih dahulu malang melintang di dunia atletik,” kata Luhut, dalam keterangan yang diterima RM.id, Selasa (16/2).

Di bawah 5 bidang yang telah ada, PB PASI periode ini membentuk beberapa komisi baru. Ini agar pembagian tugas dan target pekerjaan menjadi lebih spesifik. Di antaranya adalah Komisi Pemberdayaan.

Komisi ini dibentuk sesuai dengan keinginan PB PASI, untuk menghidupkan kembali sentra-sentra latihan bagi atlet muda di daerah yang selama ini ditangani di pusat. Anggota komisi ini direkrut dari provinsi-provinsi yang sudah cukup maju. Dan diharapkan menularkan keberhasilannya kepada daerah-daerah yang masih sulit berkembang.

Sementara sports science kini diwadahi komisi tersendiri, yang terpisah dari Komisi Medis seperti sebelumnya. PB PASI ingin dukungan sports science bagi pembinaan prestasi dibakukan sekaligus dikembangkan secara berkelanjutan.

Lalu, Komisi Pemassalan sekarang dipisah dari Komisi Pembibitan. Sehingga dapat lebih fokus menjembatani program peningkatan prestasi dengan minat masyarakat terhadap atletik, yang semakin meningkat akhir-akhir ini.

“Menyadari bahwa titik berat pembinaan harus berada dalam pencarian bakat dan peningkatan kemampuan pelatih nasional, maka kini Komisi Pembibitan dan Komisi Pelatih diisi oleh lebih banyak orang,” sambungnya.

Jabatan Sekretaris Umum untuk 4 tahun ke depan kembali dipercayakan kepada Tigor Tanjung. Namun, kini ia didampingi oleh wajah baru, yaitu Jodi Mahardi, Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.

Ketua Bidang Pembinaan diisi oleh Ria Lumintuarso. Orang lama yang berkecimpung dalam peningkatan sumber daya manusia atletik, dan juga memahami seluk beluk metode kepelatihan. Sebagai direktur Asian Development Center di bawah World Athletics, ia diharapkan mampu memodernisasi strategi pembinaan atletik nasional.

Bidang Penelitian dan Pengembangan diketuai oleh Edi Mintarto dari Pengprov PASI Jawa Timur. Dibantu wakilnya Boyke Baja Imanuel Sirait dari.

Wajah-wajah baru juga datang dari kalangan mantan atlet, yaitu mereka yang pernah berprestasi tinggi di tingkat regional mau pun internasional. Ada manusia tercepat Asia Tenggara Suryo Agung Wibowo, pemegang rekor nasional 100 meter gawang Dedeh Erawati, dan mantan raja 3000 meter steeple chase SEA Games Parluatan Siregar.

CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin juga masuk dalam kepengurusan. Ia ditunjuk sebagai Ketua Bidang Umum. Diharapkan dapat membuat atletik menjadi industri dengan konsep saling menguntungkan dengan pihak mitra.

Untuk mendukung program ini, Direktur Bisnis UMKM Bank BNI Muhammad Iqbal duduk di Komisi Pemasaran. Bidang Hubungan Luar Negeri yang dinakodai oleh Jona Widagdo Putri dan Septian Hario Seto akan aktif membina hubungan “G to G” dalam olahraga atletik, bahkan mencakup kegiatan intelijen olahraga yang menganalisis kekuatan negara saingan. Di bangku Bendahara, ada nama Pandu Sjahrir dan Agustinus Irawan.   

Luhut berharap semua anggota pengurus dapat bekerja keras. Mantan Ketua Umum FORKI (Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia) dua periode ini menginginkan seluruh pekerjaan dilakukan berdasarkan data yang sahih dan komprehensif.

“Setelah ini, saya akan segera mengadakan rapat pengurus yang pertama dan dilanjutkan dengan tatap muka secara virtual dengan seluruh Ketua Pengprov PASI se-Indonesia,” tutup Luhut. SAR
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories