Dilirik Banyak Parpol Ade Fitrie Pilih Urus Kegiatan Sosial

<p>Menjelang tahun politik 2024, artis Ade Fitrie Kirana laris manis. Dia didekati banyak partai politik untuk menjadi calon legistatif (caleg) DPR dan DPRD.</p>

<p>&quot;Alhamdulillah, sebagai warga negara saya senang pesta demokrasi lima tahunan ini berjalan semakin dinamis. Iya, ada beberapa ketua dan pengurus partai politik yang sudah berjumpa dan kami berbincang akrab. Mereka menawarkan saya untuk menjadi caleg, namun tawaran itu nggak saya ambil karena mempertimbangkan banyak hal,&quot; kata Ade Fitrie kepada pewarta saat ditemui di Jakarta Selatan, Senin (22/5).&nbsp;</p>

<p>Salah satu alasannya, adalah keinginan Ade Fitrie&nbsp;untuk fokus mengurus masalah sosial khususnya perempuan dan anak sesuai visi misi Yayasan Perlindungan Perempuan dan Anak (YPPA). Ketua Umum YPPA ini mengaku, kesibukannya sebagai mengelola bisnis dan menjadi pekerja sosial membuatnya menimbang ulang keinginan kembali ke dunia politik.</p>

<p>Namun, Ade Fitrie tak ragu menyebut pemilihan umum serentak yang akan digelar pada 2024 mendatang akan menjadi panggung bagi politisi perempuan untuk tampil. Sebagai negara besar yang menganut demokrasi, menurutnya rakyat Indonesia mampu menempatkan hak dan kewajiban berpolitik secara baik sejak era reformasi.&nbsp;</p>

<p>Terkait dengan peran perempuan di kancah politik Indonesia, ia pun memberi contoh. &quot;Bila kita runut kebelakang, Indonesia pernah memiliki seorang presiden wanita pertama sejak proklamasi kemerdekaan. Tentu ini membanggakan, karena menunjukkan emansipasi wanita dan pembuktian demokrasi Pancasila benar-benar diterapkan di Indonesia,&quot; kata Ade Fitrie.</p>

<p>Menurutnya, rentang panjang sejarah nusantara hingga Indonesia juga jelas tertulis peran dari pahlawan-pahlawan wanita. &quot;Jadi, bangsa Indonesia sudah tidak asing dengan sosok politisi dan pemimpin perempuan yang membuat berbagai perubahan bagi kesejahteraan bangsa yang bermula dari ide dan dilanjutkan karya nyata&quot; imbuh Ade Fitrie.</p>

<p>Bintang sinetron yang dikenal publik melalui perannya di 'Islam KTP' ini pun pernah maju sebagai caleg DPRD DKI Jakarta pada pemilu 2019 lalu. Berbekal pengalaman-pengalaman ini, membuatnya banyak dilirik partai politik yang hendak berlaga di pemilu 2024 mendatang.&nbsp;</p>

<p>Namun, dia mengaku, belum berniat melabuhkan kerja politiknya pada satu partai. Meskipun demikian, Ade Fitrie berpesan agar pesta demokrasi tidak dicederai dengan isu suku, agama, ras dan antargolongan yang membuat perpecahan di masyarakat.</p>

<p>&quot;Semangat dan rasa cinta Tanah Air kita sebagai rakyat Indonesia dengan identitas Bhinneka Tunggal Ika, harus terus dirawat agar terus bertumbuh sehingga ke depan Indonesia dapat dipastikan telah benar-benar selesai dengan urusan perbedaan, baik itu perbedaan agama, ras, suku dan lainnya. Ini adalah pesta demokrasi, saat dimana masyarakat bebas menentukan pilihan. Jangan sampai membuat pepecahan antar anak bangsa,&quot; pungkasnya.</p> <p>Menjelang tahun politik 2024, artis Ade Fitrie Kirana laris manis. Dia didekati banyak partai politik untuk menjadi calon legistatif (caleg) DPR dan DPRD.</p>

<p>&quot;Alhamdulillah, sebagai warga negara saya senang pesta demokrasi lima tahunan ini berjalan semakin dinamis. Iya, ada beberapa ketua dan pengurus partai politik yang sudah berjumpa dan kami berbincang akrab. Mereka menawarkan saya untuk menjadi caleg, namun tawaran itu nggak saya ambil karena mempertimbangkan banyak hal,&quot; kata Ade Fitrie kepada pewarta saat ditemui di Jakarta Selatan, Senin (22/5).&nbsp;</p>

<p>Salah satu alasannya, adalah keinginan Ade Fitrie&nbsp;untuk fokus mengurus masalah sosial khususnya perempuan dan anak sesuai visi misi Yayasan Perlindungan Perempuan dan Anak (YPPA). Ketua Umum YPPA ini mengaku, kesibukannya sebagai mengelola bisnis dan menjadi pekerja sosial membuatnya menimbang ulang keinginan kembali ke dunia politik.</p>

<p>Namun, Ade Fitrie tak ragu menyebut pemilihan umum serentak yang akan digelar pada 2024 mendatang akan menjadi panggung bagi politisi perempuan untuk tampil. Sebagai negara besar yang menganut demokrasi, menurutnya rakyat Indonesia mampu menempatkan hak dan kewajiban berpolitik secara baik sejak era reformasi.&nbsp;</p>

<p>Terkait dengan peran perempuan di kancah politik Indonesia, ia pun memberi contoh. &quot;Bila kita runut kebelakang, Indonesia pernah memiliki seorang presiden wanita pertama sejak proklamasi kemerdekaan. Tentu ini membanggakan, karena menunjukkan emansipasi wanita dan pembuktian demokrasi Pancasila benar-benar diterapkan di Indonesia,&quot; kata Ade Fitrie.</p>

<p>Menurutnya, rentang panjang sejarah nusantara hingga Indonesia juga jelas tertulis peran dari pahlawan-pahlawan wanita. &quot;Jadi, bangsa Indonesia sudah tidak asing dengan sosok politisi dan pemimpin perempuan yang membuat berbagai perubahan bagi kesejahteraan bangsa yang bermula dari ide dan dilanjutkan karya nyata&quot; imbuh Ade Fitrie.</p>

<p>Bintang sinetron yang dikenal publik melalui perannya di 'Islam KTP' ini pun pernah maju sebagai caleg DPRD DKI Jakarta pada pemilu 2019 lalu. Berbekal pengalaman-pengalaman ini, membuatnya banyak dilirik partai politik yang hendak berlaga di pemilu 2024 mendatang.&nbsp;</p>

<p>Namun, dia mengaku, belum berniat melabuhkan kerja politiknya pada satu partai. Meskipun demikian, Ade Fitrie berpesan agar pesta demokrasi tidak dicederai dengan isu suku, agama, ras dan antargolongan yang membuat perpecahan di masyarakat.</p>

<p>&quot;Semangat dan rasa cinta Tanah Air kita sebagai rakyat Indonesia dengan identitas Bhinneka Tunggal Ika, harus terus dirawat agar terus bertumbuh sehingga ke depan Indonesia dapat dipastikan telah benar-benar selesai dengan urusan perbedaan, baik itu perbedaan agama, ras, suku dan lainnya. Ini adalah pesta demokrasi, saat dimana masyarakat bebas menentukan pilihan. Jangan sampai membuat pepecahan antar anak bangsa,&quot; pungkasnya.</p> . Sumber : Berita Gosip Artis Terkini .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories