Dikunjungi Kapolri, Jenderal Andika Ajak Perkuat Kerja Sama

Kehadiran Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ke Markas Besar TNI Angkatan Darat membawa kesan tersendiri bagi Kepala Staf TNI AD (KASAD), Jenderal Andika Perkasa.

Apalagi saat itu dirinya mengajak Sigit untuk melihat sekeliling Mabes AD. “Saat itu sengaja saya tanya kapan terakhir Mas Sigit ke sini. Belum sempat menjawab saya langsung ajak keliling karena sudah banyak perubahan di sini,” ujar di channel YouTube TNI AD, Rabu (17/2).

Sebagaimana diketahui, selain sebagai bentuk silaturahmi, pertemuan tersebut juga membahas terkait ajakan Kapolri untuk pelaksanaan latihan bersama antara prajurit TNI AD dan Polri pada tingkat Tamtama dan Bintara untuk membangun sinergitas dan soliditas.

Sejatinya, pelatihan antara TNI AD dan Polri sudah berjalan di tingkat perwira menengah. Saat ini mereka dengan menempuh pendidikan selama 6 bulan di Seskoad dan Sespim Polri. 

“Menurut saya ini peluang yang baik untuk setiap prajurit membangun interaksi dan networking yang nantinya akan mempermudah penyelesaian pekerjaan saat di lapangan,” ungkap Andika.

Menjaga sinergitas dan soliditas antara TNI AD dan Polri akan terus dibangun karena itu hukumnya wajib dan harus terus ditingkatkan. [UMM]

]]> Kehadiran Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ke Markas Besar TNI Angkatan Darat membawa kesan tersendiri bagi Kepala Staf TNI AD (KASAD), Jenderal Andika Perkasa.

Apalagi saat itu dirinya mengajak Sigit untuk melihat sekeliling Mabes AD. “Saat itu sengaja saya tanya kapan terakhir Mas Sigit ke sini. Belum sempat menjawab saya langsung ajak keliling karena sudah banyak perubahan di sini,” ujar di channel YouTube TNI AD, Rabu (17/2).

Sebagaimana diketahui, selain sebagai bentuk silaturahmi, pertemuan tersebut juga membahas terkait ajakan Kapolri untuk pelaksanaan latihan bersama antara prajurit TNI AD dan Polri pada tingkat Tamtama dan Bintara untuk membangun sinergitas dan soliditas.

Sejatinya, pelatihan antara TNI AD dan Polri sudah berjalan di tingkat perwira menengah. Saat ini mereka dengan menempuh pendidikan selama 6 bulan di Seskoad dan Sespim Polri. 

“Menurut saya ini peluang yang baik untuk setiap prajurit membangun interaksi dan networking yang nantinya akan mempermudah penyelesaian pekerjaan saat di lapangan,” ungkap Andika.

Menjaga sinergitas dan soliditas antara TNI AD dan Polri akan terus dibangun karena itu hukumnya wajib dan harus terus ditingkatkan. [UMM]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories