Dikebut Gibran, Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Ditarget Rampung 2022

Setelah dilantik, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka langsung meninjau lokasi proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Mojosongo, Jebres Solo. 

Pembangunan pembangkit listrik termal dengan uap supercritical steam dan berbahan bakar sampah yang mangkrak 7 bulan ini ditargetkan selesai pada 2022.

Hal itu dikatakan Gibran saat meninjau lokasi pembangunan PLTSa, di TPA Putri Cempo, Mojosongo Jebres Solo, Jumat (26/2).

Putra presiden Jokowi ini bertemu dengan Gangga Wahyu, perwakilan PT Solo Citra Metro Plasma Power (SCMPP) yang juga pengelola proyek. Gibran berharap proyek PLTSa, dapat selesai tepat waktu.

“Saya sudah mendengar pemaparan dari SCMPP. Saya harap April 2022 pekerjaan dengan kapasitas 5 Mega Watt, sudah selesai ” kata Gibran dikutip Gesuri.

Perwakilan PT SCMPP, Gangga Wahyu menjelaskan, progress pembangunan PLTSa sudah mencapai 23,90 persen hingga Januari 2021. “Kami ditargetkan proyek bisa selesai tahun depan,”ujarnya.

Menurut dia, PLTSa Surakarta dapat menghasilkan tenaga senitar 5 Mega Watt. Pembangunan memang sempat mengalami kendala karena pandemi Covid-19.

“Akibat pandemi pembangunan PLTSa Surakarta tertunda selama 7 bulan, yakni April hingga Oktober 2020. Sehingga, kemungkinan pembatasan kegiatan di lapangan masih mungkin terjadi,” terangnya.

Menurut Direktur PT SCMPP, Elan Syuherlan pembangunan sudah mencapai tahap konstruksi. “Sampai kemudian dihentikan lagi karena Covid-19,” katanya.

Sesuai dengan rencana awal konstruksi PLTSa Putri Cempo akan didirikan dua tahap. Untuk tahap pertama dimulai awal 2019 dengan kapasitas produksi listrik sebesar 5 megawatt (MW) per jam. 

Selanjutnya, tahap kedua akan menunggu selesainya penerbitan Power Purchase Agreement (PPA) dari PT PLN. Untuk tahap pertama,  jika konstruksi sudah siap, mulai tahun depan PLTSa sudah  bisa mengolah sekitar 450 ton sampah dengan menggunakan metode plasma grasifikasi. [MFA]

]]> Setelah dilantik, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka langsung meninjau lokasi proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Mojosongo, Jebres Solo. 

Pembangunan pembangkit listrik termal dengan uap supercritical steam dan berbahan bakar sampah yang mangkrak 7 bulan ini ditargetkan selesai pada 2022.

Hal itu dikatakan Gibran saat meninjau lokasi pembangunan PLTSa, di TPA Putri Cempo, Mojosongo Jebres Solo, Jumat (26/2).

Putra presiden Jokowi ini bertemu dengan Gangga Wahyu, perwakilan PT Solo Citra Metro Plasma Power (SCMPP) yang juga pengelola proyek. Gibran berharap proyek PLTSa, dapat selesai tepat waktu.

“Saya sudah mendengar pemaparan dari SCMPP. Saya harap April 2022 pekerjaan dengan kapasitas 5 Mega Watt, sudah selesai ” kata Gibran dikutip Gesuri.

Perwakilan PT SCMPP, Gangga Wahyu menjelaskan, progress pembangunan PLTSa sudah mencapai 23,90 persen hingga Januari 2021. “Kami ditargetkan proyek bisa selesai tahun depan,”ujarnya.

Menurut dia, PLTSa Surakarta dapat menghasilkan tenaga senitar 5 Mega Watt. Pembangunan memang sempat mengalami kendala karena pandemi Covid-19.

“Akibat pandemi pembangunan PLTSa Surakarta tertunda selama 7 bulan, yakni April hingga Oktober 2020. Sehingga, kemungkinan pembatasan kegiatan di lapangan masih mungkin terjadi,” terangnya.

Menurut Direktur PT SCMPP, Elan Syuherlan pembangunan sudah mencapai tahap konstruksi. “Sampai kemudian dihentikan lagi karena Covid-19,” katanya.

Sesuai dengan rencana awal konstruksi PLTSa Putri Cempo akan didirikan dua tahap. Untuk tahap pertama dimulai awal 2019 dengan kapasitas produksi listrik sebesar 5 megawatt (MW) per jam. 

Selanjutnya, tahap kedua akan menunggu selesainya penerbitan Power Purchase Agreement (PPA) dari PT PLN. Untuk tahap pertama,  jika konstruksi sudah siap, mulai tahun depan PLTSa sudah  bisa mengolah sekitar 450 ton sampah dengan menggunakan metode plasma grasifikasi. [MFA]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories