Didukung Ustaz Yusuf Mansur Jadi Menteri, Witjaksono: Doa Kiai Kita Aminkan

Penceramah kondang Ustaz Yusuf Mansur mendoakan pengusaha muda Nahdlatul Ulama (NU) Witjaksono menjadi salah satu pembantu Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kebetulan, Witjaksono dipanggil Presiden Jokowi di tengah isu reshuffle kabinet yang lagi santer belakangan ini.

Didoakan oleh Ustaz Yusuf Mansur, Witjaksono mengamininya. “Doa kiai kita aminkan, barokah buat semua,” kata Witjaksono dalam perbincangan lewat aplikasi WhatsApp dengan RM.id, Senin (19/4).

Jika benar diberi amanah menjadi pembantu Presiden Jokowi, Witjaksono tak akan menyia-nyiakannya. Ia akan berusaha bekerja keras dan cerdas untuk kemaslahatan masyarakat.

“Kalau saya dapat amanah, insyaallah saya akan bekerja keras dan bekerja cerdas untuk masyarakat,” ungkapnya.

Witjaksono mengaku dipanggil Presiden Jokowi beberapa kali. Pertemuan tersebut berlangsung empat mata.

“Sempat dipanggil, saya sudah beberapa kali diskusi dengan Pakde (Jokowi) sih. Saya sudah kenal sama Pakde sudah cukup lama, dari 2015,” aku Witjaksono.

Namun, dalam pertemuannya dengan Presiden Jokowi terakhir, Witjaksono menceritakan inti pembicaraan tak spesifik membicarakan soal jabatan.

“Kita membahas soal ekonomi. Saya kan memang pengusaha dan tokoh NU. Jadi memposisikan NU, ekonomi, bagaimana. Karena jalur saya memang pengusaha multinasional, jadi bicara investasi, bicara rencana perkembangan ekonomi di Indonesia,” ungkapnya yang menegaskan reshuffle kabinet hak prerogatif Presiden Jokowi.

Selain di bidang usaha, Witjaksono kini menjabat Ketua Umum Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (NU), badan otonom resmi organisasi berbasis massa kaum sarungan ini. Witjaksono menyebut, dari 110 juta warga NU, 60 persennya tinggal di wilayah pesisir.

Witjaksono diamanahi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj untuk menyejahterakan 60 persen warga NU tersebut.

“Serikat Nelayan NU saat ini sudah ada 27 pengurus wilayah provinsi dan 355 pengurus cabang kabupaten dan kota. Sehingga apabila kita diberikan amanah, kita siap kerja all out untuk masyarakat, utamakan kepentingan nasional melalui pemberdayaan masyarakat bawah,” kata Witjaksono.

Sebelumnya, lewat akun Instagram-nya, @yusufmansurnew ikut meramaikan isu reshuffle kabinet. Yusuf Mansur bahkan mendoakan Witjaksono dilantik menjadi menteri di kabinet Jokowi.

“Bismillah. Mas Witjaksono. Menteri Investasi. Aamiiin,” doa Yusuf Mansur di Instagram-nya @yusufmansurnew sembari mengunggah foto Witjaksono, Senin (19/4).

Tak berselang lama, ia kembali mengunggah sebuah foto. Kali ini foto Bahlil Lahaladia yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM). “Bisa jadi Menteri Investasi, Mas Bahlil. Mas Witjaksono Menteri UKM. Bisa jadi.”

Siapa sebenarnya Witjaksono? Pria kelahiran Pati, November 1981 ini berasal dari keluarga yang sederhana. Ayahnya hanya seorang pegawai negeri golongan rendah. Sementara ibunya, cuma buruh pabrik.

Tahun 2004, berbekal ijazah sarjana Universitas Diponegoro, ia merantau ke Ibu Kota Jakarta. Sempat memburu beasiswa ke Australia, ia gagal berangkat. Perkaranya, kala itu, Witjaksono tak punya duit untuk membayar biaya deposit.

Bukannya pulang ke Pati, Witjaksono tak menyerah. Dia memutuskan mengadu nasib di Jakarta. Ia memulai karirnya menjadi pegawai bank sebelum menjadi pengusaha saat usianya masih 23. Akhirnya, Witjaksono menjadi pengusaha muda Indonesia, yang kini memiliki puluhan perusahaan.

Namanya mencuat saat berhasil membawa dua perusahaan yang didirikannya Go Public melantai di bursa, yakni PT DPUM, Tbk dan PT DAJK, Tbk. Pada saat sosialisasi Tax Amnesty di Jawa Tengah, Presiden Jokowi bahkan menyebut nama Witjaksono bersama pengusaha besar Indonesia lainnya.

Witjaksono juga aktif sebagai Dewan Penasihat Asosiasi bisnis Pelajar Indonesia (ASWIMDO), Wakil koordinator Kamar Dagang dan  Industri Jawa Tengah, Koordinator Dewan Penasihat Maritim Indonesia belia (APMI), Dewan Penasihat Asosiasi Petani muda Indonesia (HTMI) dan aktif menulis buku, salah satunya yang berjudul Reborn Maritim Indonesia. [FAQ]

]]> Penceramah kondang Ustaz Yusuf Mansur mendoakan pengusaha muda Nahdlatul Ulama (NU) Witjaksono menjadi salah satu pembantu Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kebetulan, Witjaksono dipanggil Presiden Jokowi di tengah isu reshuffle kabinet yang lagi santer belakangan ini.

Didoakan oleh Ustaz Yusuf Mansur, Witjaksono mengamininya. “Doa kiai kita aminkan, barokah buat semua,” kata Witjaksono dalam perbincangan lewat aplikasi WhatsApp dengan RM.id, Senin (19/4).

Jika benar diberi amanah menjadi pembantu Presiden Jokowi, Witjaksono tak akan menyia-nyiakannya. Ia akan berusaha bekerja keras dan cerdas untuk kemaslahatan masyarakat.

“Kalau saya dapat amanah, insyaallah saya akan bekerja keras dan bekerja cerdas untuk masyarakat,” ungkapnya.

Witjaksono mengaku dipanggil Presiden Jokowi beberapa kali. Pertemuan tersebut berlangsung empat mata.

“Sempat dipanggil, saya sudah beberapa kali diskusi dengan Pakde (Jokowi) sih. Saya sudah kenal sama Pakde sudah cukup lama, dari 2015,” aku Witjaksono.

Namun, dalam pertemuannya dengan Presiden Jokowi terakhir, Witjaksono menceritakan inti pembicaraan tak spesifik membicarakan soal jabatan.

“Kita membahas soal ekonomi. Saya kan memang pengusaha dan tokoh NU. Jadi memposisikan NU, ekonomi, bagaimana. Karena jalur saya memang pengusaha multinasional, jadi bicara investasi, bicara rencana perkembangan ekonomi di Indonesia,” ungkapnya yang menegaskan reshuffle kabinet hak prerogatif Presiden Jokowi.

Selain di bidang usaha, Witjaksono kini menjabat Ketua Umum Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (NU), badan otonom resmi organisasi berbasis massa kaum sarungan ini. Witjaksono menyebut, dari 110 juta warga NU, 60 persennya tinggal di wilayah pesisir.

Witjaksono diamanahi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj untuk menyejahterakan 60 persen warga NU tersebut.

“Serikat Nelayan NU saat ini sudah ada 27 pengurus wilayah provinsi dan 355 pengurus cabang kabupaten dan kota. Sehingga apabila kita diberikan amanah, kita siap kerja all out untuk masyarakat, utamakan kepentingan nasional melalui pemberdayaan masyarakat bawah,” kata Witjaksono.

Sebelumnya, lewat akun Instagram-nya, @yusufmansurnew ikut meramaikan isu reshuffle kabinet. Yusuf Mansur bahkan mendoakan Witjaksono dilantik menjadi menteri di kabinet Jokowi.

“Bismillah. Mas Witjaksono. Menteri Investasi. Aamiiin,” doa Yusuf Mansur di Instagram-nya @yusufmansurnew sembari mengunggah foto Witjaksono, Senin (19/4).

Tak berselang lama, ia kembali mengunggah sebuah foto. Kali ini foto Bahlil Lahaladia yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM). “Bisa jadi Menteri Investasi, Mas Bahlil. Mas Witjaksono Menteri UKM. Bisa jadi.”

Siapa sebenarnya Witjaksono? Pria kelahiran Pati, November 1981 ini berasal dari keluarga yang sederhana. Ayahnya hanya seorang pegawai negeri golongan rendah. Sementara ibunya, cuma buruh pabrik.

Tahun 2004, berbekal ijazah sarjana Universitas Diponegoro, ia merantau ke Ibu Kota Jakarta. Sempat memburu beasiswa ke Australia, ia gagal berangkat. Perkaranya, kala itu, Witjaksono tak punya duit untuk membayar biaya deposit.

Bukannya pulang ke Pati, Witjaksono tak menyerah. Dia memutuskan mengadu nasib di Jakarta. Ia memulai karirnya menjadi pegawai bank sebelum menjadi pengusaha saat usianya masih 23. Akhirnya, Witjaksono menjadi pengusaha muda Indonesia, yang kini memiliki puluhan perusahaan.

Namanya mencuat saat berhasil membawa dua perusahaan yang didirikannya Go Public melantai di bursa, yakni PT DPUM, Tbk dan PT DAJK, Tbk. Pada saat sosialisasi Tax Amnesty di Jawa Tengah, Presiden Jokowi bahkan menyebut nama Witjaksono bersama pengusaha besar Indonesia lainnya.

Witjaksono juga aktif sebagai Dewan Penasihat Asosiasi bisnis Pelajar Indonesia (ASWIMDO), Wakil koordinator Kamar Dagang dan  Industri Jawa Tengah, Koordinator Dewan Penasihat Maritim Indonesia belia (APMI), Dewan Penasihat Asosiasi Petani muda Indonesia (HTMI) dan aktif menulis buku, salah satunya yang berjudul Reborn Maritim Indonesia. [FAQ]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories