Di Tengah Pandemi, Produsen Keu Kering Tetap Cuan, Ciptakan Lapangan Kerja Juga

Satu bulan ke depan, umat Muslim mulai menjalankan Puasa Ramadan. Produsen kue kering mulai menggeliat bisnisnya untuk melayani persiapan Hari Raya Idul Fitri. Salah satunya dilakukan produsen kue kering Bellarosa Abadi.

Bellarosa Abadi menjadi produsen dan grosir produk aneka cookies and chocolate di Indonesia sejak 2005. Usaha yang digeluti pasangan suami istri, Asep Supriady dan Erni, ini terus bersinar meski pandemi melanda. Melalui instagram @kuekeringbellarosa, mereka mendapatkan agen dan reseller. Satu-satunya Instagram official Bellarosa yang telah terverifikasi.

Erni mengatakan, kue kering Bellarosa sebagai leader hampers Ramadan dan Idul Fitri tak hanya memproduksi cookies. Tersedia juga cokelat, kacang, dan sirup. Distributor yang kini telah memiliki agen dan reseller yang tersebar di seluruh Indonesia ini kian kreatif membuat produk baru. “Produk ini juga dapat dibeli di marketplace seperti Shopee,” paparnya, Sabtu (5/3).

Erni bersyukur, selama pandemi ini, justru ia membantu menciptakan lapangan kerja untuk membuka kesempatan kepada agen dan reseller seluas-luasnya. “Keinginan kami bukan sukses sendiri, tapi bersama-sama,” papar pengusaha asal Banten ini.

Bellarosa Abadi cookies and chocolate ini diproduksi menggunakan mesin modern berteknologi tinggi. Kata Erni, dalam produksi kue, ia menggunakan bahan  pilihan dengan kualitas terbaik. “Sehingga kue memiliki rasa dan aroma khas Bellarosa,” tambahnya.

Meski pandemi sudah berjalan tiga tahun, Erni mengakui dirinya bukan satu-satunya pemain tunggal dalam industri ini. “Namun justru membuat kami terus bersemangat dan bekerja keras agar tetap menjadi nomor satu,” ungkap Erni.

Salah satu kunci sukses bisnis ini bagi Erni bukan saja kue yang lezat, namun juga menaati prosedur dalam proses usaha. Oleh karena itu, ia berjuang untuk memiliki Surat Ijin Usaha Perusahaan (SIUP), Surat Ijin Tempat Usaha (SITU), Tanda Daftar Perusahaan (TDP), Nomor Depkes RI.P-irt, serta Sertifikat Halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). “Sehingga menjamin produk yang kami aman dikonsumsi dan layak untuk peredarannya,” tegasnya. [KW]

]]> Satu bulan ke depan, umat Muslim mulai menjalankan Puasa Ramadan. Produsen kue kering mulai menggeliat bisnisnya untuk melayani persiapan Hari Raya Idul Fitri. Salah satunya dilakukan produsen kue kering Bellarosa Abadi.

Bellarosa Abadi menjadi produsen dan grosir produk aneka cookies and chocolate di Indonesia sejak 2005. Usaha yang digeluti pasangan suami istri, Asep Supriady dan Erni, ini terus bersinar meski pandemi melanda. Melalui instagram @kuekeringbellarosa, mereka mendapatkan agen dan reseller. Satu-satunya Instagram official Bellarosa yang telah terverifikasi.

Erni mengatakan, kue kering Bellarosa sebagai leader hampers Ramadan dan Idul Fitri tak hanya memproduksi cookies. Tersedia juga cokelat, kacang, dan sirup. Distributor yang kini telah memiliki agen dan reseller yang tersebar di seluruh Indonesia ini kian kreatif membuat produk baru. “Produk ini juga dapat dibeli di marketplace seperti Shopee,” paparnya, Sabtu (5/3).

Erni bersyukur, selama pandemi ini, justru ia membantu menciptakan lapangan kerja untuk membuka kesempatan kepada agen dan reseller seluas-luasnya. “Keinginan kami bukan sukses sendiri, tapi bersama-sama,” papar pengusaha asal Banten ini.

Bellarosa Abadi cookies and chocolate ini diproduksi menggunakan mesin modern berteknologi tinggi. Kata Erni, dalam produksi kue, ia menggunakan bahan  pilihan dengan kualitas terbaik. “Sehingga kue memiliki rasa dan aroma khas Bellarosa,” tambahnya.

Meski pandemi sudah berjalan tiga tahun, Erni mengakui dirinya bukan satu-satunya pemain tunggal dalam industri ini. “Namun justru membuat kami terus bersemangat dan bekerja keras agar tetap menjadi nomor satu,” ungkap Erni.

Salah satu kunci sukses bisnis ini bagi Erni bukan saja kue yang lezat, namun juga menaati prosedur dalam proses usaha. Oleh karena itu, ia berjuang untuk memiliki Surat Ijin Usaha Perusahaan (SIUP), Surat Ijin Tempat Usaha (SITU), Tanda Daftar Perusahaan (TDP), Nomor Depkes RI.P-irt, serta Sertifikat Halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). “Sehingga menjamin produk yang kami aman dikonsumsi dan layak untuk peredarannya,” tegasnya. [KW]

]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories