Di Peluncuran Microsoft Berpijar, Gibran Ngajak UMKM Naik Kelas

Pijar Foundation melalui program Future Skills menggandeng Microsoft untuk mengembangkan kapasitas mahasiswa di Indonesia melalui program Microsoft Berpijar bertajuk ‘Digitalisasi Indonesia Lewat Talenta Muda’.

Hadir dalam peluncuran program secara virtual, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid, Direktur Eksekutif Pijar Foundation Ferro Ferizka, Direktur Corporate Affairs Microsoft Indonesia Ajar Eddy, dan lainnya.

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mengatakan, tantangan migrasi pedagang usaha kecil dan mikro ke digitalisasi ada pada mengubah mindset pedagang.

Karena, kata Gibran, program UMKM di pemerintahan kota Surakarta banyak bersentuhan langsung pada pedagang kecil.

“Kita terus melakukan pendekatan kepada para pedagang. Tantangannya cuma itu, bagaimana mengubah mindset pedagang supaya bisa beralih ke digitalisasi,” ujarnya dalam peluncuran program Microsoft Berpijar bertajuk ‘Digitalisasi Indonesia Lewat Talenta Muda’ yang digelar secara virtual dikutip Kamis (14/7).

Gibran menuturkan, pentingnya mengubah mindset di tengah perilaku konvensional yang selama ini berjalan. “Kita merangkul semua lapisan masyarakat. Termasuk digitalisasi yang memudahkan kepada masyarakat difabel,” katanya.

Program Microsoft Berpijar merupakan program yang akan melibatkan lebih dari 20 ribu mahasiswa lintas fakultas di berbagai universitas di Indonesia.

Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitasnya dalam memberdayakan masyarakat melalui pengembangan UMKM lokal dan pemerintah daerah.

Direktur Future Skills Pijar Foundation Ageng Sajiwo mengatakan, dalam implementasinya, program yang merupakan bagian dari Merdeka Belajar ini akan dilaksanakan secara campuran teori praktis sampai dengan proyek implementasi.

“Pada akhirnya peserta akan mendapatkan sertifikat yang bisa dikonversi dan setara hingga 20 SKS di akhir program,” ungkapnya.

Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid mengungkapkan, betapa pentingnya program ini. Apalagi, Pemerintah mengingatkan kepada sektor UMKM untuk naik kelas dari konvensional ke digital.

“Saya kira bapak presiden selalu mengajak sektor UMKM supaya bisa naik kelas dan ini selalu didengungkan pada setiap kesempatan. Ditambah pengguna internet kita cukup besar sehingga peluang memanfaatkan sektor digital juga sangat besar,” jelasnya.

 

Education Programs & Skills Lead, Microsoft Indonesia Obert Hoseanto menuturkan, data Kementerian Koperasi dan UKM pada Maret 2021, UMKM berkontribusi terhadap 61,07 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) dan mampu menyerap 97 persen dari total tenaga kerja.

“Melalui Microsoft Berpijar, kami berharap dapat ikut membangun talenta digital yang dapat mengakselerasi distribusi digitalisasi pada sektor Pemerintah Daerah dan UMKM lokal di Indonesia,” pungkasnya. ■

]]> Pijar Foundation melalui program Future Skills menggandeng Microsoft untuk mengembangkan kapasitas mahasiswa di Indonesia melalui program Microsoft Berpijar bertajuk ‘Digitalisasi Indonesia Lewat Talenta Muda’.

Hadir dalam peluncuran program secara virtual, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid, Direktur Eksekutif Pijar Foundation Ferro Ferizka, Direktur Corporate Affairs Microsoft Indonesia Ajar Eddy, dan lainnya.

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mengatakan, tantangan migrasi pedagang usaha kecil dan mikro ke digitalisasi ada pada mengubah mindset pedagang.

Karena, kata Gibran, program UMKM di pemerintahan kota Surakarta banyak bersentuhan langsung pada pedagang kecil.

“Kita terus melakukan pendekatan kepada para pedagang. Tantangannya cuma itu, bagaimana mengubah mindset pedagang supaya bisa beralih ke digitalisasi,” ujarnya dalam peluncuran program Microsoft Berpijar bertajuk ‘Digitalisasi Indonesia Lewat Talenta Muda’ yang digelar secara virtual dikutip Kamis (14/7).

Gibran menuturkan, pentingnya mengubah mindset di tengah perilaku konvensional yang selama ini berjalan. “Kita merangkul semua lapisan masyarakat. Termasuk digitalisasi yang memudahkan kepada masyarakat difabel,” katanya.

Program Microsoft Berpijar merupakan program yang akan melibatkan lebih dari 20 ribu mahasiswa lintas fakultas di berbagai universitas di Indonesia.

Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitasnya dalam memberdayakan masyarakat melalui pengembangan UMKM lokal dan pemerintah daerah.

Direktur Future Skills Pijar Foundation Ageng Sajiwo mengatakan, dalam implementasinya, program yang merupakan bagian dari Merdeka Belajar ini akan dilaksanakan secara campuran teori praktis sampai dengan proyek implementasi.

“Pada akhirnya peserta akan mendapatkan sertifikat yang bisa dikonversi dan setara hingga 20 SKS di akhir program,” ungkapnya.

Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid mengungkapkan, betapa pentingnya program ini. Apalagi, Pemerintah mengingatkan kepada sektor UMKM untuk naik kelas dari konvensional ke digital.

“Saya kira bapak presiden selalu mengajak sektor UMKM supaya bisa naik kelas dan ini selalu didengungkan pada setiap kesempatan. Ditambah pengguna internet kita cukup besar sehingga peluang memanfaatkan sektor digital juga sangat besar,” jelasnya.

 

Education Programs & Skills Lead, Microsoft Indonesia Obert Hoseanto menuturkan, data Kementerian Koperasi dan UKM pada Maret 2021, UMKM berkontribusi terhadap 61,07 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) dan mampu menyerap 97 persen dari total tenaga kerja.

“Melalui Microsoft Berpijar, kami berharap dapat ikut membangun talenta digital yang dapat mengakselerasi distribusi digitalisasi pada sektor Pemerintah Daerah dan UMKM lokal di Indonesia,” pungkasnya. ■
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories