Demokrat Buka Pintu PDIP Masih Jaim

Partai Demokrat siap membuka pintu lebar-lebar kepada Ketua DPR Puan Maharani jika ingin bertemu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Menanggapi hal itu, PDIP masih jaim. 

Puan yang mendapat tugas menjadi juru lobi sudah melakukan safari politik, pertengahan Agustus lalu. Ia mengawali safari dengan bertemu Ketum NasDem Surya Paloh. Awal September lalu, Puan melanjutkan safari dengan menemui Ketum Gerindra Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor. Medio September lalu, Puan bertemu Ketum PKB Muhaimin Iskandar. 

Setelah bertemu tiba bos parpol itu, Puan belum melanjutkan safari politiknya. Masih ada 5 parpol yang belum dijajaki. Kelima parpol itu adalah Golkar, Demokrat, PAN, PKS, PPP. 

Partai Demokrat rupanya ikut menantikan kunjungan Puan. Jubir Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan, partainya tak pernah menutup pintu. Kata dia, Demokrat sangat terbuka dan menanti-nanti rencana kunjungan Puan. Apalagi  lanjut dia, AHY selalu menjalin komunikasi yang baik dengan tokoh-tokoh bangsa, termasuk para ketum parpol.

Politisi Demokrat Herman Khaeron menyampaikan hal serupa. “Tentu kami akan terbuka dan menyambut baik rencana kedatangan Mbak Puan,” kata Herman, kemarin.

Karena rencana pertemuan itu datang dari pihak PDIP, maka Demokrat hanya menunggu kepastian dari Puan. Yang jelas, lanjut Herman, partainya menyambut baik pertemuan kedua tokoh bangsa itu.

Lalu bagaimana tanggapan PDIP? Ketua DPP PDIP  Bambang “pacul” Wuryanto mengatakan belum ada rencana untuk Puan menemui AHY. Kata dia, dalam waktu dekat ini, Puan  bakal bertemu dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. 

Lalu kapan akan menemui AHY? “Agak susah jawabnya, tapi kan perintahnya enggak pernah dicabut ketum ke Mbak Puan, bahwa beliau diminta bertemu para ketua partai kan gitu,” ucapnya. 

Namun, Bambang memastikan, Puan akan menemui AHY. Soalnya, Puan diperintahkan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk menemui semua Ketum parpol. “Perintahnya belum berubah, kan gitu loh jadi mungkin, mungkin aja, kenapa tidak (bertemu AHY),” ujarnya. 

Politisi PDIP Masinton Pasaribu mengatakan, rencana pertemuan Puan AHY masih mencari waktu yang pas. Soalnya,kata dia, harus menyesuaikan dengan kesibukan keduanya. Ia memastikan, jika waktunya sudah dapat pihaknya pasti akan mengabarkan.

 

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga berharap Puan dan AHY bertemu dalam waktu dekat ini. Kata dia, pertemuan keduanya sudah dinantikan banyak pihak. 

Menurut dia, ada dua alasan kenapa publik menunggu pertemuan itu. Pertama, Puan dan AHY politisi muda yang diharapkan dapat memberi warna politik yang lebih demokratis di tanah air. “Pertemuan keduanya dapat mendorong keterbukaan dalam berbagai kehidupan di tanah air,” kata Jamiluddin dalam keterangannya, kemarin. 

Kata dia, Puan dan AHY sama-sama tidak punya beban masa lalu, sehingga pertemuan mereka dapat lebih cair, terbuka, dan produktif. Keduanya juga dinilai dapat mendobrak sekat-sekat politik selama ini antara PDIP dan Partai Demokrat. Kedua, Puan dan AHY diharapkan dapat mencairkan hubungan Megawati Soekarnoputri dan SBY.

Kata dia, akan baik dalam pertemuan dengan AHY itu Puan sowan ke SBY. “Hal itu sudah dilakukan AHY saat lebaran ke kediaman Megawati. Saat itu Puan juga mendampingi ibundanya dan menyempatkan diri selfi bersama AHY,” tuturnya. 

Menurutnya, jika hal tersebut dapat dilakukan, Megawati diharapkan akan luluh dan mau lebih terbuka dengan Partai Demokrat. Megawati setidaknya akan merestui anaknya Puan untuk bersama AHY menata sistem politik yang lebih demokratis di tanah air.

]]> Partai Demokrat siap membuka pintu lebar-lebar kepada Ketua DPR Puan Maharani jika ingin bertemu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Menanggapi hal itu, PDIP masih jaim. 

Puan yang mendapat tugas menjadi juru lobi sudah melakukan safari politik, pertengahan Agustus lalu. Ia mengawali safari dengan bertemu Ketum NasDem Surya Paloh. Awal September lalu, Puan melanjutkan safari dengan menemui Ketum Gerindra Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor. Medio September lalu, Puan bertemu Ketum PKB Muhaimin Iskandar. 

Setelah bertemu tiba bos parpol itu, Puan belum melanjutkan safari politiknya. Masih ada 5 parpol yang belum dijajaki. Kelima parpol itu adalah Golkar, Demokrat, PAN, PKS, PPP. 

Partai Demokrat rupanya ikut menantikan kunjungan Puan. Jubir Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan, partainya tak pernah menutup pintu. Kata dia, Demokrat sangat terbuka dan menanti-nanti rencana kunjungan Puan. Apalagi  lanjut dia, AHY selalu menjalin komunikasi yang baik dengan tokoh-tokoh bangsa, termasuk para ketum parpol.

Politisi Demokrat Herman Khaeron menyampaikan hal serupa. “Tentu kami akan terbuka dan menyambut baik rencana kedatangan Mbak Puan,” kata Herman, kemarin.

Karena rencana pertemuan itu datang dari pihak PDIP, maka Demokrat hanya menunggu kepastian dari Puan. Yang jelas, lanjut Herman, partainya menyambut baik pertemuan kedua tokoh bangsa itu.

Lalu bagaimana tanggapan PDIP? Ketua DPP PDIP  Bambang “pacul” Wuryanto mengatakan belum ada rencana untuk Puan menemui AHY. Kata dia, dalam waktu dekat ini, Puan  bakal bertemu dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. 

Lalu kapan akan menemui AHY? “Agak susah jawabnya, tapi kan perintahnya enggak pernah dicabut ketum ke Mbak Puan, bahwa beliau diminta bertemu para ketua partai kan gitu,” ucapnya. 

Namun, Bambang memastikan, Puan akan menemui AHY. Soalnya, Puan diperintahkan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk menemui semua Ketum parpol. “Perintahnya belum berubah, kan gitu loh jadi mungkin, mungkin aja, kenapa tidak (bertemu AHY),” ujarnya. 

Politisi PDIP Masinton Pasaribu mengatakan, rencana pertemuan Puan AHY masih mencari waktu yang pas. Soalnya,kata dia, harus menyesuaikan dengan kesibukan keduanya. Ia memastikan, jika waktunya sudah dapat pihaknya pasti akan mengabarkan.

 

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga berharap Puan dan AHY bertemu dalam waktu dekat ini. Kata dia, pertemuan keduanya sudah dinantikan banyak pihak. 

Menurut dia, ada dua alasan kenapa publik menunggu pertemuan itu. Pertama, Puan dan AHY politisi muda yang diharapkan dapat memberi warna politik yang lebih demokratis di tanah air. “Pertemuan keduanya dapat mendorong keterbukaan dalam berbagai kehidupan di tanah air,” kata Jamiluddin dalam keterangannya, kemarin. 

Kata dia, Puan dan AHY sama-sama tidak punya beban masa lalu, sehingga pertemuan mereka dapat lebih cair, terbuka, dan produktif. Keduanya juga dinilai dapat mendobrak sekat-sekat politik selama ini antara PDIP dan Partai Demokrat. Kedua, Puan dan AHY diharapkan dapat mencairkan hubungan Megawati Soekarnoputri dan SBY.

Kata dia, akan baik dalam pertemuan dengan AHY itu Puan sowan ke SBY. “Hal itu sudah dilakukan AHY saat lebaran ke kediaman Megawati. Saat itu Puan juga mendampingi ibundanya dan menyempatkan diri selfi bersama AHY,” tuturnya. 

Menurutnya, jika hal tersebut dapat dilakukan, Megawati diharapkan akan luluh dan mau lebih terbuka dengan Partai Demokrat. Megawati setidaknya akan merestui anaknya Puan untuk bersama AHY menata sistem politik yang lebih demokratis di tanah air.
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories