Dapat Rp 1 M Dari BNPB, Khofifah Langsung Bikin “Asap Ngebul” Dapur Umum

Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) baru saja menerima bantuan dana siap pakai dari pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebesar Rp 1 Milliar. Bantuan ini dipakai untuk penanganan bencana Gempa Bumi yang melanda wilayah Malang dan sekitarnya.

Nah, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa langsung gerak cepat (gercep). Ia mengutamakan penggunaaan bantuan itu bikin asap dapur umum lapangan ngebul. Ada sejumlah titik dapur umum lapangan yang tersebar di Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Pemerintah Pusat melalui BNPB,” kata Khofifah, dalam keterangannya kepada RM.id, Senin (12/4).

Selain itu, lanjutnya dana tersebut juga akan dipakai proses penanganganan kebencanaan tanggap darurat. Mantan Menteri Sosial itu langsung berkoordinasi dengan Forkompida Jawa Timur, Pemkab dan Pemko terdampak. Termasuk dengan Tagana dan relawan lainnya. “Pemprov Jatim telah bergerak cepat, utamanya dalam penyaluran bantuan,” jelasnya.

Ketua Umum Muslimat NU itu menambahkan, saat ini pihaknya tengah melakukan inventarisasi dan identifikasi data pemilik rumah, bangunan fasum dan fasos yang terdampak. Data itu juga divalidasi oleh tim yang dikordinasikan oleh Bupati.

Khofifah berharap data tersebut juga dipajang di Balai Desa atau tempat pengungsian agar segera terverifikasi. Sehingga pengerjaannya bisa lebih cepat. BNPB, terangnya juga menyiapkan bantuan tunggu hunian sebesar 500 ribu rupiah perbulan per rumah tangga agar digunakan untuk sewa tempat tinggal. Sambil menunggu pembangunan rumah selesai. Itu dilakukan untuk mencegah kluster pengungsi Covid-19.

Kepala BNPB Doni Monardo memuji gerak cepat dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam mengkoordinir seluruh pihak menangani masyarakat dan korban pasca Gempa bumi, yang terjadi di Malang 6.1 SR pada Sabtu (10/4) lalu. “Penanganannya cepat sekali,” puji Doni Monardo.  

Doni menyebutkan bahwa langkah dan arahan yang dilakukan oleh Khofifah bersama jajarannya sudah tepat. Selain Khofifah, ia juga mengapresiasi gercep-nya Pemprov Jatim, TNI/Polri dan Badan SAR. “Sigap memberikan bantuan kepada warga terdampak,” pungkasnya. [SAR]

]]> Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) baru saja menerima bantuan dana siap pakai dari pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebesar Rp 1 Milliar. Bantuan ini dipakai untuk penanganan bencana Gempa Bumi yang melanda wilayah Malang dan sekitarnya.

Nah, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa langsung gerak cepat (gercep). Ia mengutamakan penggunaaan bantuan itu bikin asap dapur umum lapangan ngebul. Ada sejumlah titik dapur umum lapangan yang tersebar di Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Pemerintah Pusat melalui BNPB,” kata Khofifah, dalam keterangannya kepada RM.id, Senin (12/4).

Selain itu, lanjutnya dana tersebut juga akan dipakai proses penanganganan kebencanaan tanggap darurat. Mantan Menteri Sosial itu langsung berkoordinasi dengan Forkompida Jawa Timur, Pemkab dan Pemko terdampak. Termasuk dengan Tagana dan relawan lainnya. “Pemprov Jatim telah bergerak cepat, utamanya dalam penyaluran bantuan,” jelasnya.

Ketua Umum Muslimat NU itu menambahkan, saat ini pihaknya tengah melakukan inventarisasi dan identifikasi data pemilik rumah, bangunan fasum dan fasos yang terdampak. Data itu juga divalidasi oleh tim yang dikordinasikan oleh Bupati.

Khofifah berharap data tersebut juga dipajang di Balai Desa atau tempat pengungsian agar segera terverifikasi. Sehingga pengerjaannya bisa lebih cepat. BNPB, terangnya juga menyiapkan bantuan tunggu hunian sebesar 500 ribu rupiah perbulan per rumah tangga agar digunakan untuk sewa tempat tinggal. Sambil menunggu pembangunan rumah selesai. Itu dilakukan untuk mencegah kluster pengungsi Covid-19.

Kepala BNPB Doni Monardo memuji gerak cepat dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam mengkoordinir seluruh pihak menangani masyarakat dan korban pasca Gempa bumi, yang terjadi di Malang 6.1 SR pada Sabtu (10/4) lalu. “Penanganannya cepat sekali,” puji Doni Monardo.  

Doni menyebutkan bahwa langkah dan arahan yang dilakukan oleh Khofifah bersama jajarannya sudah tepat. Selain Khofifah, ia juga mengapresiasi gercep-nya Pemprov Jatim, TNI/Polri dan Badan SAR. “Sigap memberikan bantuan kepada warga terdampak,” pungkasnya. [SAR]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories