Dampak Gempa Malang Lumayan Dahsyat, Ini Rinciannya

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur mencatat dan merinci dampak sementara yang diakibatkan gempa bermagnitudo 6,7  di laut barat daya Kabupaten Malang, Sabtu (10/4) siang.

“Kami mendapat laporan dari BPBD di beberapa daerah terdampak. Tapi sifatnya sementara, karena masih dilakukan koordinasi,” ujar Plt Kepala Pelaksana BPBD Jatim Yanuar Rachmadi kepada Antara, Sabtu (10/4) sore.

Rinciannya, di Kabupaten Malang terdapat kantor desa Majangtengah mengalami rusak ringan, lalu rumah rusak di Desa Majangtengah (dalam pendataan), Puskesmas Kecamatan Bantur, kemudian rusak sedang di bangunan SMK Negeri 1 (SMEA) Kecamatan Turen.

Selain itu, di MTSN 01 MALANG di Gondanglegi, SMAN 01 Sumberpucung, Tumpakrejo Gedangan, SMK WD Turen serta 37 unit rumah rusak ringan.

Di Kabupaten Lumajang, SD Argosari 2 juga terdampak. Satu orang meninggal dunia akibat tertimpa tertimpa bongkahan batu di jalur Lumajang – Malang, dan satu orang lainnya mengalami luka ringan.

“Keduanya naik motor dan tertimpa bongkahan batu. Tapi, kami masih mencari kepastian penyebab jatuhnya bongkahan batu, apakah dampak dari gempa bumi tadi, atau tanah longsor,” tuturnya.

Saat ini, Tim Reaksi Cepat BPBD Lumajang menuju lokasi kejadian, untuk mengevakuasi korban tertimpa bongkahan batu.

Di Kabupaten Pasuruan, Masjid Baiturohman Kecamatan Tutur rusak terdampak gempa. Begitu juga Kantor DPRD Kabupaten Blitar.

Di Trenggalek, sejumlah bangunan mengalami rusak ringan. Antara lain Kantor kecamatan Durenan, SMK Durenan, Kantor Desa Cakul Kecamatan Dongko, SMP 2 Tugu, Balai Desa Siki Kecamatan Dongko, rumah warga di Desa Margumulyo Kecamatan Watulimo, Balai Desa Cakul Kecamatan Dongko, dan Balai Desa Timahan di Kecamatan Kampak.

 

Satu unit rumah rusak juga terjadi di Gresik. Di Kota Blitar, RSUD Mardi Waluyo terdampak.

Di Kota Malang, gedung rusunawa mengalami rusak ringan, dan satu unit rumah rusak sedang.

Di Kota Kediri, Gedung IIK Baktiwiyata mengalami rusak ringan, di Kabupaten Probolinggo 1 unit rumah rusak dan 1 unit mushala rusak sedang.

Di Ponorogo, 1 unit rumah rusak sedang. Di Jember, 1 unit rumah rusak berat, 7 rumah rusak sedang, 6 rumah rusak ringan, dan 1 masjid rusak sedang.

“Di Tulungagung, terdapat rumah rusak ringan sampai sedang. Jumlah kepastiannya masih dalam pendataan,” ujar Yanuar yang juga Kepala Biro Umum Pemprov Jatim. [HES]

]]> Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur mencatat dan merinci dampak sementara yang diakibatkan gempa bermagnitudo 6,7  di laut barat daya Kabupaten Malang, Sabtu (10/4) siang.

“Kami mendapat laporan dari BPBD di beberapa daerah terdampak. Tapi sifatnya sementara, karena masih dilakukan koordinasi,” ujar Plt Kepala Pelaksana BPBD Jatim Yanuar Rachmadi kepada Antara, Sabtu (10/4) sore.

Rinciannya, di Kabupaten Malang terdapat kantor desa Majangtengah mengalami rusak ringan, lalu rumah rusak di Desa Majangtengah (dalam pendataan), Puskesmas Kecamatan Bantur, kemudian rusak sedang di bangunan SMK Negeri 1 (SMEA) Kecamatan Turen.

Selain itu, di MTSN 01 MALANG di Gondanglegi, SMAN 01 Sumberpucung, Tumpakrejo Gedangan, SMK WD Turen serta 37 unit rumah rusak ringan.

Di Kabupaten Lumajang, SD Argosari 2 juga terdampak. Satu orang meninggal dunia akibat tertimpa tertimpa bongkahan batu di jalur Lumajang – Malang, dan satu orang lainnya mengalami luka ringan.

“Keduanya naik motor dan tertimpa bongkahan batu. Tapi, kami masih mencari kepastian penyebab jatuhnya bongkahan batu, apakah dampak dari gempa bumi tadi, atau tanah longsor,” tuturnya.

Saat ini, Tim Reaksi Cepat BPBD Lumajang menuju lokasi kejadian, untuk mengevakuasi korban tertimpa bongkahan batu.

Di Kabupaten Pasuruan, Masjid Baiturohman Kecamatan Tutur rusak terdampak gempa. Begitu juga Kantor DPRD Kabupaten Blitar.

Di Trenggalek, sejumlah bangunan mengalami rusak ringan. Antara lain Kantor kecamatan Durenan, SMK Durenan, Kantor Desa Cakul Kecamatan Dongko, SMP 2 Tugu, Balai Desa Siki Kecamatan Dongko, rumah warga di Desa Margumulyo Kecamatan Watulimo, Balai Desa Cakul Kecamatan Dongko, dan Balai Desa Timahan di Kecamatan Kampak.

 

Satu unit rumah rusak juga terjadi di Gresik. Di Kota Blitar, RSUD Mardi Waluyo terdampak.

Di Kota Malang, gedung rusunawa mengalami rusak ringan, dan satu unit rumah rusak sedang.

Di Kota Kediri, Gedung IIK Baktiwiyata mengalami rusak ringan, di Kabupaten Probolinggo 1 unit rumah rusak dan 1 unit mushala rusak sedang.

Di Ponorogo, 1 unit rumah rusak sedang. Di Jember, 1 unit rumah rusak berat, 7 rumah rusak sedang, 6 rumah rusak ringan, dan 1 masjid rusak sedang.

“Di Tulungagung, terdapat rumah rusak ringan sampai sedang. Jumlah kepastiannya masih dalam pendataan,” ujar Yanuar yang juga Kepala Biro Umum Pemprov Jatim. [HES]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories