Daft Punk Bubar, Kolom Komentar Banjir Air Mata

Grup duo elektronik asal Prancis, Daft Punk, mengumumkan perpisahan dengan para penggemarnya. Lewat akun YouTube, pengumuman bubar mereka diungkap lewat video berjudul Epilogue.

Sayang, tak ada kata-kata perpisahan yang disampaikan kedua personel, Guy-Manuel de Homem-Christo dan Thomas Bangalter ini.

Dalam video, mereka hanya tampil beberapa detik. Keduanya muncul lengkap dengan pakaian khasnya, jaket dan helm. 

Tak lama, keduanya melepas jaket yang kemudian menghilang dalam ledakan. Musik latar berjudul Touch karya Daft Punk ini, semakin keras disuguhkan bersama langit yang semakin terlihat jingga dalam akhir video.

Tulisan “Daft Punk 1993-2021” menambah dramatis perpisahan grup musik yang mencuri perhatian saat pertama kali tampil di panggung festival musik Coachella di California pada 2006 ini.

Sontak, kolom komentar diserbu penggemar. Mereka merasa kehilangan grup musik yang hadir selama 28 tahun itu.

“Saya menangis cukup keras saat ini,” kata netizen. “Kado apa yang menyesakkan begini,” tambah fans lagi. 

“Nggak bisa berhenti menangis. Grup musik terbaik dari Prancis di dunia. Setelah 28 tahun kami tahu, tak akan ada lagi yang bisa bikin bahagia,” kata yang lain.

“Jam-jam terakhir ini akan aku habiskan untuk mengulang memori dengan Daft Punk.

Selamat tinggal legends,” ceplos yang lain.

Pada 1997, album Hemowork merupakan debut Daft Punk di industri musik. Karya eksploratif di area musik elektronik dan synthesiser ini menuai pujian dan kesuksesan.

Karya mereka juga dianggap sebagai pendongkrak perkembangan musik Prancis dan Eropa, terutama musik elektronik.

Daft Punk juga dianggap sebagai salah satu pemain utama dari gelombang musik French house di akhir 90-an. Daft Punk tercatat merilis empat album: Homework (1997), Discovery (2001), Human After All (2005) dan Random Access Memories (2013).

Karya musik mereka pun diakui dunia, hingga tampil dalam Grammy Awards. Mereka pertama kali memenangkan piala Grammy pada 2009 melalui album live Alive 2007 yang meraih Best Electronic/Dance Album.

Sebelum bubar, Daft Punk duet dengan The Weeknd lewat lagu Starboy pada 2016 yang sukses secara komersil.

Menjadi nomor satu di Billboard Hot 100, sekaligus lagu Daft Punk pertama yang mencapai posisi itu. 

Kini, keduanya mengundurkan diri setelah berkarier cemerlang tanpa kontroversi sejak 1993. [MER]

]]> Grup duo elektronik asal Prancis, Daft Punk, mengumumkan perpisahan dengan para penggemarnya. Lewat akun YouTube, pengumuman bubar mereka diungkap lewat video berjudul Epilogue.

Sayang, tak ada kata-kata perpisahan yang disampaikan kedua personel, Guy-Manuel de Homem-Christo dan Thomas Bangalter ini.

Dalam video, mereka hanya tampil beberapa detik. Keduanya muncul lengkap dengan pakaian khasnya, jaket dan helm. 

Tak lama, keduanya melepas jaket yang kemudian menghilang dalam ledakan. Musik latar berjudul Touch karya Daft Punk ini, semakin keras disuguhkan bersama langit yang semakin terlihat jingga dalam akhir video.

Tulisan “Daft Punk 1993-2021” menambah dramatis perpisahan grup musik yang mencuri perhatian saat pertama kali tampil di panggung festival musik Coachella di California pada 2006 ini.

Sontak, kolom komentar diserbu penggemar. Mereka merasa kehilangan grup musik yang hadir selama 28 tahun itu.

“Saya menangis cukup keras saat ini,” kata netizen. “Kado apa yang menyesakkan begini,” tambah fans lagi. 

“Nggak bisa berhenti menangis. Grup musik terbaik dari Prancis di dunia. Setelah 28 tahun kami tahu, tak akan ada lagi yang bisa bikin bahagia,” kata yang lain.

“Jam-jam terakhir ini akan aku habiskan untuk mengulang memori dengan Daft Punk.

Selamat tinggal legends,” ceplos yang lain.

Pada 1997, album Hemowork merupakan debut Daft Punk di industri musik. Karya eksploratif di area musik elektronik dan synthesiser ini menuai pujian dan kesuksesan.

Karya mereka juga dianggap sebagai pendongkrak perkembangan musik Prancis dan Eropa, terutama musik elektronik.

Daft Punk juga dianggap sebagai salah satu pemain utama dari gelombang musik French house di akhir 90-an. Daft Punk tercatat merilis empat album: Homework (1997), Discovery (2001), Human After All (2005) dan Random Access Memories (2013).

Karya musik mereka pun diakui dunia, hingga tampil dalam Grammy Awards. Mereka pertama kali memenangkan piala Grammy pada 2009 melalui album live Alive 2007 yang meraih Best Electronic/Dance Album.

Sebelum bubar, Daft Punk duet dengan The Weeknd lewat lagu Starboy pada 2016 yang sukses secara komersil.

Menjadi nomor satu di Billboard Hot 100, sekaligus lagu Daft Punk pertama yang mencapai posisi itu. 

Kini, keduanya mengundurkan diri setelah berkarier cemerlang tanpa kontroversi sejak 1993. [MER]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories