Curahan Sedih Keluarga Hiasi Medsos “Laut Tarik Lion Bersama Mamaku, Kini Laut Peluk Kapal Bersama Papaku”

Ucapan duka yang mendalam membanjiri dinding-dinding media sosial seharian kemarin, setelah 53 awal Kapal Selam KRI Nanggala-402 dinyatakan gugur. Yang lebih menyayat hati lagi, membaca curahan sedih dari keluarga korban. Banyak yang masih berharap keluarganya pulang dengan selamat. Ada juga yang sudah tegar dengan mengucapkan salam perpisahan.

Curahan hati para keluarga awak Nanggala ini sudah menghiasi linimasa Twitter sejak Rabu (21/4), saat kapal buatan Jerman itu, pertama kali dinyatakan hilang kontak. Kicauan bernada harap-harap cemas, sambil menanti kabar dalam ketidakpastian tak pelak bikin netizen ikut meneteskan airmata.

Aura Aulia dalam akun @siughtheambiiss berulang kali menuliskan harapannya, agar Papanya yang ada di Nanggala-402 bisa pulang dengan selamat. “Nggak mungkin… papaku pasti kembaliii.. Papaku pasti pulang.. pliss bilang ke aku kalau kapalnya masih bisa ditemuin,” salah satu cuitnya di Twitter (Sabtu, 24/4).

Cuitan tersebut mendapat banyak tanggapan dari banyak warganet. Banyak netizen meminta Aura agar tabah menghadapi cobaan itu. “Aku mau ngeliat papaku tuk yang terakhir kali…” cuitnya kemudian.

Kisah pilu lainnya diungkap Mita Sofia, istri Sertu Bah Yoto Eki Setiawan, awak kapal selam KRI Nanggala-402. Bagaimana tidak sedih, Mita dan Eki adalah pengantin baru. Keduanya menikah pada November lalu. Yang bikin netizen makin meneteskan air mata, saat ini Mita tengah hamil muda.

Di akun media sosialnya, Mita membagikan momen-momen romantis dan foto pernikahannya bersama sang suami. Dalam foto itu, sang suami tampak gagah dalam balutan seragam militer warna putih lengkap dengan baret warna hitam. Mita juga membagikan foto aktivitas sang suami saat bersama kawan-kawannya di Nanggala. Bukan hanya foto, Mita juga membagikan video saat dia mengelus-perutnnya yang sedang hamil. Mita juga membagikan tangkapan layar berisi percakapan Mita dengan sang suami melalui aplikasi WhatsApp.

“Kapan kaka balas chat adek. Adek pengen tau kabar papa sekarang,” tulis Mita.

Meski hanya bertanda centang satu, Mita masih menuliskan pesan untuk suaminya. Ia bertanya apakah kangen sama calon dengan buah hati yang sedang dikandungnya. Namun, pesan-pesan yang ditulis Mita untuk suaminya itu, tak pernah berbalas. Pesan yang terus dikirimkan Mita tetap menunjukkan tanda centang satu.

Bukan cuma Mita yang sedih menanti kabar sang suami. Gresia pun mengungkapkan kerinduan kepada sang suami diinstastory akun miliknya, @gresialiafn. Gresia adalah istri Rusdian Rahman, salah satu awak Nanggala.

Dalam foto berlatar belakang sang suami yang mengenakan pakaian dinas TNI AL, perempuan berparas cantik itu menagih janji sang suami yang akan pulang setelah berlayar selama enam hari. “Mas, ayo waktunya pulang. Kemarin pamit layar 6 hari kan, ini pas lho mas, hari waktunya mas pulang,” tulis @gresiliafn.

 

Perempuan muda berkerudung itu menagih janji sang suami karena buah hati mereka tak sabar ingin bermain dengan ayahnya. “El sudah gak sabar pingin main sm mas,” sambungnya.

Akun @txtbyanna yang cuitannya mendapatkan like dari politisi Demokrat, Andi Arief mencoba untuk tabah menerima kabar duka tersebut. Cuitan yang disukai oleh 20 ribu lebih pengguna Twitter itu menceritakan, kalau @txtbyanna tidak hanya kehilangan ayahnya, tapi juga mamanya dalam tragedi kecelakaan Lion Air.

“Laut tarik Lion bersama Mamaku. Kini peluk kapal selama bersama Papaku,” demikian bunyi cuitannya.

Di dunia nyata, kemarin, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy didampingi Menteri Sosial Tri Rismaharini, menemui keluarga awak KRI Nanggala-402 di Markas Komando Armada II, Surabaya, Jawa Timur.

Sebanyak 15 keluarga ABK KRI Nanggala-402 hadir dalam kesempatan itu. Muhadjir mengajak semua pihak untuk mendoakan keselamatan seluruh ABK dengan musibah tenggelamnya kapal selam Nanggala-402.

Setelah acara, Menko Muhadjir mengunjungi dua rumah keluarga ABK KRI Nanggala-402 yaitu dari KLK Eta Roni Effendi di Nganjuk, dan Serda Lis Diyut Subandrio di Madiun.

“Mudah-mudahan para anak buah kapal dapat ditemukan dan dalam keadaan sehat sehingga dapat kembali ke keluarga. Itu yang dipesankan Pak Presiden,” kata Muhadjir.

Ia berpesan kepada keluarga ABK KRI Nanggala-402 untuk terus berdoa mengharapkan hasil yang terbaik dari Allah. “Hingga saat ini masih diusahakan. Kita berdoa terus keluarga juga terus berdoa. Mudah-mudahan ada mukjizat. Karena keajaiban masih bisa terjadi kalau Gusti Allah menghendaki,” ungkapnya. [BCG]

]]> Ucapan duka yang mendalam membanjiri dinding-dinding media sosial seharian kemarin, setelah 53 awal Kapal Selam KRI Nanggala-402 dinyatakan gugur. Yang lebih menyayat hati lagi, membaca curahan sedih dari keluarga korban. Banyak yang masih berharap keluarganya pulang dengan selamat. Ada juga yang sudah tegar dengan mengucapkan salam perpisahan.

Curahan hati para keluarga awak Nanggala ini sudah menghiasi linimasa Twitter sejak Rabu (21/4), saat kapal buatan Jerman itu, pertama kali dinyatakan hilang kontak. Kicauan bernada harap-harap cemas, sambil menanti kabar dalam ketidakpastian tak pelak bikin netizen ikut meneteskan airmata.

Aura Aulia dalam akun @siughtheambiiss berulang kali menuliskan harapannya, agar Papanya yang ada di Nanggala-402 bisa pulang dengan selamat. “Nggak mungkin… papaku pasti kembaliii.. Papaku pasti pulang.. pliss bilang ke aku kalau kapalnya masih bisa ditemuin,” salah satu cuitnya di Twitter (Sabtu, 24/4).

Cuitan tersebut mendapat banyak tanggapan dari banyak warganet. Banyak netizen meminta Aura agar tabah menghadapi cobaan itu. “Aku mau ngeliat papaku tuk yang terakhir kali…” cuitnya kemudian.

Kisah pilu lainnya diungkap Mita Sofia, istri Sertu Bah Yoto Eki Setiawan, awak kapal selam KRI Nanggala-402. Bagaimana tidak sedih, Mita dan Eki adalah pengantin baru. Keduanya menikah pada November lalu. Yang bikin netizen makin meneteskan air mata, saat ini Mita tengah hamil muda.

Di akun media sosialnya, Mita membagikan momen-momen romantis dan foto pernikahannya bersama sang suami. Dalam foto itu, sang suami tampak gagah dalam balutan seragam militer warna putih lengkap dengan baret warna hitam. Mita juga membagikan foto aktivitas sang suami saat bersama kawan-kawannya di Nanggala. Bukan hanya foto, Mita juga membagikan video saat dia mengelus-perutnnya yang sedang hamil. Mita juga membagikan tangkapan layar berisi percakapan Mita dengan sang suami melalui aplikasi WhatsApp.

“Kapan kaka balas chat adek. Adek pengen tau kabar papa sekarang,” tulis Mita.

Meski hanya bertanda centang satu, Mita masih menuliskan pesan untuk suaminya. Ia bertanya apakah kangen sama calon dengan buah hati yang sedang dikandungnya. Namun, pesan-pesan yang ditulis Mita untuk suaminya itu, tak pernah berbalas. Pesan yang terus dikirimkan Mita tetap menunjukkan tanda centang satu.

Bukan cuma Mita yang sedih menanti kabar sang suami. Gresia pun mengungkapkan kerinduan kepada sang suami diinstastory akun miliknya, @gresialiafn. Gresia adalah istri Rusdian Rahman, salah satu awak Nanggala.

Dalam foto berlatar belakang sang suami yang mengenakan pakaian dinas TNI AL, perempuan berparas cantik itu menagih janji sang suami yang akan pulang setelah berlayar selama enam hari. “Mas, ayo waktunya pulang. Kemarin pamit layar 6 hari kan, ini pas lho mas, hari waktunya mas pulang,” tulis @gresiliafn.

 

Perempuan muda berkerudung itu menagih janji sang suami karena buah hati mereka tak sabar ingin bermain dengan ayahnya. “El sudah gak sabar pingin main sm mas,” sambungnya.

Akun @txtbyanna yang cuitannya mendapatkan like dari politisi Demokrat, Andi Arief mencoba untuk tabah menerima kabar duka tersebut. Cuitan yang disukai oleh 20 ribu lebih pengguna Twitter itu menceritakan, kalau @txtbyanna tidak hanya kehilangan ayahnya, tapi juga mamanya dalam tragedi kecelakaan Lion Air.

“Laut tarik Lion bersama Mamaku. Kini peluk kapal selama bersama Papaku,” demikian bunyi cuitannya.

Di dunia nyata, kemarin, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy didampingi Menteri Sosial Tri Rismaharini, menemui keluarga awak KRI Nanggala-402 di Markas Komando Armada II, Surabaya, Jawa Timur.

Sebanyak 15 keluarga ABK KRI Nanggala-402 hadir dalam kesempatan itu. Muhadjir mengajak semua pihak untuk mendoakan keselamatan seluruh ABK dengan musibah tenggelamnya kapal selam Nanggala-402.

Setelah acara, Menko Muhadjir mengunjungi dua rumah keluarga ABK KRI Nanggala-402 yaitu dari KLK Eta Roni Effendi di Nganjuk, dan Serda Lis Diyut Subandrio di Madiun.

“Mudah-mudahan para anak buah kapal dapat ditemukan dan dalam keadaan sehat sehingga dapat kembali ke keluarga. Itu yang dipesankan Pak Presiden,” kata Muhadjir.

Ia berpesan kepada keluarga ABK KRI Nanggala-402 untuk terus berdoa mengharapkan hasil yang terbaik dari Allah. “Hingga saat ini masih diusahakan. Kita berdoa terus keluarga juga terus berdoa. Mudah-mudahan ada mukjizat. Karena keajaiban masih bisa terjadi kalau Gusti Allah menghendaki,” ungkapnya. [BCG]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories