Crotone Vs Inter Milan Misi Ngunci Scudetto .

Inter Milan dapat mengunci gelar Scudetto Serie Amusim 2020-2021, jika menang dari Crotone pada laga pekan ke-34. Duel keduanya bakal berlangsung di Stadio Ezio Scida, besok malam.

Seperti diketahui, saat ini Inter Milan menempati puncak klasemen sementara Serie A dengan raihan 79 poin dari 33 laga. Tim berjuluk I Nerazzurri itu unggul 11 poin dari Atalanta yang kini nangkring di peringkat kedua.

Secara matematis, selisih poin Inter sudah sulit dikejar di saat kompetisi tinggal menyisakan empat laga. Terutama oleh AC Milan yang kini terlempar ke peringkat kelima dengan koleksi 66 poin usai kalah 3-0 dari Lazio di Stadion Olimpico, Roma, Selasa (27/4) lalu.

Praktis, kondisi ini membuat tim asuhan Antonio Conte hanya butuh satu kemenangan untuk bisa mengunci gelar juara Liga Italia 2020-2021. Yaitu saat duel melawan Crotone pada pekan ke-34 mendatang, besok malam.

Namun, kepastian juara I Nerazzurri masih bergantung duel antara Sassuolo vs Atalanta yang baru akan berlangsung sehari setelah laga Inter vs Crotone. Tepatnya Minggu malam (2/5) waktu setempat. Di laga tersebut Atalanta harus gagal menang (seri/kalah) sebagai syarat lain Inter meraih scudetto pada pekan ke-34. Jika skenario itu terjadi, Inter baru bisa merayakan gelar juara karena akan unggul 13 atau 14 poin dari Atalanta.

Adapun itu, peluang Inter menang dari tim promosi dan juru kunci Crotone, sangat besar. Sebab, Inter unggul segala-galanya dari Cronote. Baik dari segi kekuatan skuad, maupun catatan statistik pertemuan kedua tim.

Pada pertemuan pertama di Serie A musim ini, pada pekan ke-15, Crotone kalah telak 2-6 di kandang Inter. Dalam laga itu, Lautaro Martinez mencetak hattrick untuk Inter.

Tiga gol Inter lainnya didapatkan lewat Romelu Lukaku, Achraf Hakimi, dan Luca Marrone (bunuh diri). Sementara itu, dua gol Crotone dicetak oleh Niccolo Zanellato dan Vladimir Golemic (penalti).

Dalam laga kandang terakhirnya melawan Inter Milan di Serie A, pada musim 2017/18, Crotone kalah 0-2. Dua gol Inter dicetak oleh Milan Skriniar menit 82 dan Ivan Perisic menit 92.

Pelatih Inter Milan Antonio Conte mengatakan, dirinya belum akan puas meski timnya sukses mengunci Scudetto di saat kompetisi tinggal menyisakan tiga laga. Dia berharap perjuangan berat musim ini dijadikan pelajaran berharga oleh seluruh pemain. Khususnya dalam menyambut perhelatan kompetisi musim depan.

“Kami sudah menjalani kompetisi yang sangat ketat. Ini pelajaran yang tidak boleh dilupakan oleh seluruh pemain,” kata Conte seperti dikutip dari situs resmi klub, kemarin.

Menurut dia, pelajaran ini harus terus diingat karena setiap klub pasti bakal mengalami pasang surut permainan saat tampil di kompetisi. Karena itu, dia meminta pemain tidak lama-lama larut dalam kegembiraan usai meraih Scudetto.

“Scudetto itu menandai kita adalah pemenang. Tapi jangan lupa, kita pernah kehilangan poin, kita juga pernah tergelincir,” ujarnya. [DNU]

]]> .
Inter Milan dapat mengunci gelar Scudetto Serie Amusim 2020-2021, jika menang dari Crotone pada laga pekan ke-34. Duel keduanya bakal berlangsung di Stadio Ezio Scida, besok malam.

Seperti diketahui, saat ini Inter Milan menempati puncak klasemen sementara Serie A dengan raihan 79 poin dari 33 laga. Tim berjuluk I Nerazzurri itu unggul 11 poin dari Atalanta yang kini nangkring di peringkat kedua.

Secara matematis, selisih poin Inter sudah sulit dikejar di saat kompetisi tinggal menyisakan empat laga. Terutama oleh AC Milan yang kini terlempar ke peringkat kelima dengan koleksi 66 poin usai kalah 3-0 dari Lazio di Stadion Olimpico, Roma, Selasa (27/4) lalu.

Praktis, kondisi ini membuat tim asuhan Antonio Conte hanya butuh satu kemenangan untuk bisa mengunci gelar juara Liga Italia 2020-2021. Yaitu saat duel melawan Crotone pada pekan ke-34 mendatang, besok malam.

Namun, kepastian juara I Nerazzurri masih bergantung duel antara Sassuolo vs Atalanta yang baru akan berlangsung sehari setelah laga Inter vs Crotone. Tepatnya Minggu malam (2/5) waktu setempat. Di laga tersebut Atalanta harus gagal menang (seri/kalah) sebagai syarat lain Inter meraih scudetto pada pekan ke-34. Jika skenario itu terjadi, Inter baru bisa merayakan gelar juara karena akan unggul 13 atau 14 poin dari Atalanta.

Adapun itu, peluang Inter menang dari tim promosi dan juru kunci Crotone, sangat besar. Sebab, Inter unggul segala-galanya dari Cronote. Baik dari segi kekuatan skuad, maupun catatan statistik pertemuan kedua tim.

Pada pertemuan pertama di Serie A musim ini, pada pekan ke-15, Crotone kalah telak 2-6 di kandang Inter. Dalam laga itu, Lautaro Martinez mencetak hattrick untuk Inter.

Tiga gol Inter lainnya didapatkan lewat Romelu Lukaku, Achraf Hakimi, dan Luca Marrone (bunuh diri). Sementara itu, dua gol Crotone dicetak oleh Niccolo Zanellato dan Vladimir Golemic (penalti).

Dalam laga kandang terakhirnya melawan Inter Milan di Serie A, pada musim 2017/18, Crotone kalah 0-2. Dua gol Inter dicetak oleh Milan Skriniar menit 82 dan Ivan Perisic menit 92.

Pelatih Inter Milan Antonio Conte mengatakan, dirinya belum akan puas meski timnya sukses mengunci Scudetto di saat kompetisi tinggal menyisakan tiga laga. Dia berharap perjuangan berat musim ini dijadikan pelajaran berharga oleh seluruh pemain. Khususnya dalam menyambut perhelatan kompetisi musim depan.

“Kami sudah menjalani kompetisi yang sangat ketat. Ini pelajaran yang tidak boleh dilupakan oleh seluruh pemain,” kata Conte seperti dikutip dari situs resmi klub, kemarin.

Menurut dia, pelajaran ini harus terus diingat karena setiap klub pasti bakal mengalami pasang surut permainan saat tampil di kompetisi. Karena itu, dia meminta pemain tidak lama-lama larut dalam kegembiraan usai meraih Scudetto.

“Scudetto itu menandai kita adalah pemenang. Tapi jangan lupa, kita pernah kehilangan poin, kita juga pernah tergelincir,” ujarnya. [DNU]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories