Corona Jakarta Membaik Dipuji-puji Luhut, Anies Gembira

Kesuksesan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengendalikan Corona di Ibu Kota mendapat apresiasi Komandan PPKM Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan. Luhut mengobral pujian ke Anies. Mendapat pujian itu, Anies pun gembira.

Pujian itu disampaikan Luhut saat menjadi pembicara di acara Jakarta Investment Forum (JIF) 2021, kemarin. Awalnya, Menko Kemaritiman dan Investasi itu berbicara mengenai kesuksesan Indonesia mengendalikan Corona berbuat membaiknya investasi. Di sela hal itu, dia juga mengungkapkan keberhasilan Jakarta.

“Jakarta telah sangat baik dalam pengendalian kasus Covid-19. Dan ini tidak lepas dari peran penting Gubernur Jakarta,” puji Luhut, yang hadir secara virtual.

Luhut menguraikan, penurunan kasus Corona di Jawa-Bali pada November telah mencapai 99 persen jika dibandingkan Juli 2021. Khusus Jakarta, data terbaru yang dimiliki Luhut, tingkat keterisian rumah sakit atau Bed Occupancy Rate (BOR) juga cuma 2,5 persen.

“Sejak ada implementasi PPKM, kasus Covid-19 di Indonesia sudah turun secara signifikan. Jadi, kalau misalnya kita lihat 3-4 bulan yang lalu, Indonesia amat sangat berbeda dengan yang ada sekarang,” ucapnya.

Saat ini, seluruh wilayah di Jakarta sudah bebas zona merah Covid-19. Kasus Covid-19 baru juga cenderung konstan. Kemarin, “hanya” terjadi penambahan 107 kasus baru. Sedangkan pasien yang sembuh bertambah 44 orang. Sementara, pasien yang masih menjalani perawatan di rumah sakit bertambah 10 dan yang melaksanakan isolasi mandiri juga bertambah 52. Total kasus aktif sisa 868 orang.

Di akhir sambutan, Luhut melemparkan kembali memuji Anies. “Kalau Anda (peserta JIF 2021) disiplin seperti di area Jakarta, menurut saya kita bisa baik. Dan Pak Anies senyum, ya karena beliau yang memimpin ini,” seloroh Luhut, disambut gembira Anies.

Luhut juga berharap, semua pihak bisa menangani pandemi. “Meskipun kadang-kadang santai, tapi tetap hati-hati. Dan menurut saya, kalau kita bisa tetap seperti itu, kita akan baik-baik saja,” tutupnya.

 

Anies tampak gembira dengan pujian Luhut itu. Dia menyebut, membaiknya kondisi Jakarta membuat banyak pihak optimis. Tak terkecuali pelaku ekonomi dan investor baru. Pemprov DKI pun menyambut baik minat investor menggelontorkan uangnya di Jakarta. Apalagi, peluang bisnis di Ibu Kota terbuka lebar.

Anies menerangkan, ekonomi di Jakarta mulai pulih. Buktinya, pada kuartal II-2021 perekonomian Ibu Kota tumbuh 10,9 persen secara tahunan (year on year/yoy). Bahkan, total investasi pada kuartal III tercatat naik 27,2 persen yoy.

Hal ini didukung tingkat vaksinasi yang cukup signifikan. Per 9 November 2021, sekitar 11 juta warga DKI telah menerima vaksin dosis pertama. Dari angka tersebut, lebih dari separuhnya telah menerima vaksin dosis kedua. “Secara total, Jakarta termasuk 15 besar kota dengan penanganan Corona terbaik,” ucapnya, bangga.

Ia berharap, masa pemulihan ini bisa menarik minat investor. Dengan masuknya investasi, akan tercipta lapangan kerja akan, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan menumbuhkan banyak pelaku usaha baru.

“Kami berharap Jakarta akan menjadi resilience. Kota yang berkelanjutan karena adanya investasi yang bergerak cepat,” imbuh mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini.

Di dunia maya, pujian Luhut ke Anies banyak dibahas warganet. Komentarnya macam-macam. Namun, sebagian ada yang heran Luhut bisa memuji Anies. “Ada apa gerangan?” tulis @IndraBudi_cvlr.

Ada juga warganet yang meminta Anies tidak terpengaruh dengan pujian Luhut. Jangan sampai terlena, apalagi sampai pekerjaannya terganggu. “Fokus saja Pak Anies,” pesan akun @edypran53614825. [MEN]

]]> Kesuksesan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengendalikan Corona di Ibu Kota mendapat apresiasi Komandan PPKM Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan. Luhut mengobral pujian ke Anies. Mendapat pujian itu, Anies pun gembira.

Pujian itu disampaikan Luhut saat menjadi pembicara di acara Jakarta Investment Forum (JIF) 2021, kemarin. Awalnya, Menko Kemaritiman dan Investasi itu berbicara mengenai kesuksesan Indonesia mengendalikan Corona berbuat membaiknya investasi. Di sela hal itu, dia juga mengungkapkan keberhasilan Jakarta.

“Jakarta telah sangat baik dalam pengendalian kasus Covid-19. Dan ini tidak lepas dari peran penting Gubernur Jakarta,” puji Luhut, yang hadir secara virtual.

Luhut menguraikan, penurunan kasus Corona di Jawa-Bali pada November telah mencapai 99 persen jika dibandingkan Juli 2021. Khusus Jakarta, data terbaru yang dimiliki Luhut, tingkat keterisian rumah sakit atau Bed Occupancy Rate (BOR) juga cuma 2,5 persen.

“Sejak ada implementasi PPKM, kasus Covid-19 di Indonesia sudah turun secara signifikan. Jadi, kalau misalnya kita lihat 3-4 bulan yang lalu, Indonesia amat sangat berbeda dengan yang ada sekarang,” ucapnya.

Saat ini, seluruh wilayah di Jakarta sudah bebas zona merah Covid-19. Kasus Covid-19 baru juga cenderung konstan. Kemarin, “hanya” terjadi penambahan 107 kasus baru. Sedangkan pasien yang sembuh bertambah 44 orang. Sementara, pasien yang masih menjalani perawatan di rumah sakit bertambah 10 dan yang melaksanakan isolasi mandiri juga bertambah 52. Total kasus aktif sisa 868 orang.

Di akhir sambutan, Luhut melemparkan kembali memuji Anies. “Kalau Anda (peserta JIF 2021) disiplin seperti di area Jakarta, menurut saya kita bisa baik. Dan Pak Anies senyum, ya karena beliau yang memimpin ini,” seloroh Luhut, disambut gembira Anies.

Luhut juga berharap, semua pihak bisa menangani pandemi. “Meskipun kadang-kadang santai, tapi tetap hati-hati. Dan menurut saya, kalau kita bisa tetap seperti itu, kita akan baik-baik saja,” tutupnya.

 

Anies tampak gembira dengan pujian Luhut itu. Dia menyebut, membaiknya kondisi Jakarta membuat banyak pihak optimis. Tak terkecuali pelaku ekonomi dan investor baru. Pemprov DKI pun menyambut baik minat investor menggelontorkan uangnya di Jakarta. Apalagi, peluang bisnis di Ibu Kota terbuka lebar.

Anies menerangkan, ekonomi di Jakarta mulai pulih. Buktinya, pada kuartal II-2021 perekonomian Ibu Kota tumbuh 10,9 persen secara tahunan (year on year/yoy). Bahkan, total investasi pada kuartal III tercatat naik 27,2 persen yoy.

Hal ini didukung tingkat vaksinasi yang cukup signifikan. Per 9 November 2021, sekitar 11 juta warga DKI telah menerima vaksin dosis pertama. Dari angka tersebut, lebih dari separuhnya telah menerima vaksin dosis kedua. “Secara total, Jakarta termasuk 15 besar kota dengan penanganan Corona terbaik,” ucapnya, bangga.

Ia berharap, masa pemulihan ini bisa menarik minat investor. Dengan masuknya investasi, akan tercipta lapangan kerja akan, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan menumbuhkan banyak pelaku usaha baru.

“Kami berharap Jakarta akan menjadi resilience. Kota yang berkelanjutan karena adanya investasi yang bergerak cepat,” imbuh mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini.

Di dunia maya, pujian Luhut ke Anies banyak dibahas warganet. Komentarnya macam-macam. Namun, sebagian ada yang heran Luhut bisa memuji Anies. “Ada apa gerangan?” tulis @IndraBudi_cvlr.

Ada juga warganet yang meminta Anies tidak terpengaruh dengan pujian Luhut. Jangan sampai terlena, apalagi sampai pekerjaannya terganggu. “Fokus saja Pak Anies,” pesan akun @edypran53614825. [MEN]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories