Cerita Uu Ruzhanul Idolakan Imam Khomeini dan Sukses Jadi Wagub Jabar

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum berbagi cerita tentang perjalanan karir politiknya hingga sukses menduduki kursi orang nomor dua di Jawa Barat. Siapa sangka, cucu Kyai besar KH Khoer Affandy, pendiri Pesantren Miftahul Huda Tasikmalaya ini mengidolakan Pemimpin Iran, Imam Khomeini.

Dalam sebuah pertemuannya dengan Rakyat Merdeka di gedung sate, kemarin, Uu menuturkan, lulus dari Universitas Siliwangi pada tahun 1997. Ketika itu, Uu langsung berinisiatif mencalonkan diri sebagai anggota DPRD.

“Tapi waktu itu saya tidak bisa nyalon, karena penelitian khusus (litsus) tidak lulus,” ujarnya.

Dalam litsus tersebut, kata Uu, terdapat sejumlah pertanyaan. Salah satunya, idola dan koran yang dibaca.

“Saya dulu (idola) Imam Khomeini. Apa koran yang dibaca harusnya kan Pikiran Rakyat, saya tulis Republika,” kata dia.

Dirinya, kata Uu, sempat diberitahukan ketua partai terkait litsus tersebut.

“Harusnya idola, Pak Harto (Presiden kedua Soeharto), koran yang dibaca jangan yang lain harus Pikiran Rakyat, begitu dulu. Setujukah syariat Islam? Saya jawab setuju. Kemudian ada jawaban tertentu,” tuturnya.

Uu mengatakan, sudah menjadi anggota dewan sejak tahun 1997. Hal itu lantaran dirinya sudah aktif di partai.

“Saya langsung menjadi ketua fraksi, saya anggota termuda dan sempat menjadi pimpinan sementara 4 bulan. Saya pertama menginjak Gedung Sate tahun 1999 saat pelantikan Bupati Tasikmalaya,” ujarnya.

Di periode kedua, Uu kembali terpilih menjadi anggota DPRD. Kali ini, dia menjabat sebagai Ketua DPRD.

“Dulu Ketua DPRD tidak ditunjuk seperti sekarang, dipilih dulu di partai oleh pengurus DPC setelah itu ditugaskan ke fraksi, dipilih juga anggota dewan,” terang Uu.

Kini, Uu menjadi Wakil Gubernur Jawa Barat yang menjabat sejak 5 September 2018. Pada pemilihan Gubernur Jawa Barat tahun 2018, Uu berpasangan dengan Ridwan Kamil sebagai calon wakil gubernur dengan dukungan empat partai politik, yakni PPP, PKB, Nasdem, dan Hanura.

]]> Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum berbagi cerita tentang perjalanan karir politiknya hingga sukses menduduki kursi orang nomor dua di Jawa Barat. Siapa sangka, cucu Kyai besar KH Khoer Affandy, pendiri Pesantren Miftahul Huda Tasikmalaya ini mengidolakan Pemimpin Iran, Imam Khomeini.

Dalam sebuah pertemuannya dengan Rakyat Merdeka di gedung sate, kemarin, Uu menuturkan, lulus dari Universitas Siliwangi pada tahun 1997. Ketika itu, Uu langsung berinisiatif mencalonkan diri sebagai anggota DPRD.

“Tapi waktu itu saya tidak bisa nyalon, karena penelitian khusus (litsus) tidak lulus,” ujarnya.

Dalam litsus tersebut, kata Uu, terdapat sejumlah pertanyaan. Salah satunya, idola dan koran yang dibaca.

“Saya dulu (idola) Imam Khomeini. Apa koran yang dibaca harusnya kan Pikiran Rakyat, saya tulis Republika,” kata dia.

Dirinya, kata Uu, sempat diberitahukan ketua partai terkait litsus tersebut.

“Harusnya idola, Pak Harto (Presiden kedua Soeharto), koran yang dibaca jangan yang lain harus Pikiran Rakyat, begitu dulu. Setujukah syariat Islam? Saya jawab setuju. Kemudian ada jawaban tertentu,” tuturnya.

Uu mengatakan, sudah menjadi anggota dewan sejak tahun 1997. Hal itu lantaran dirinya sudah aktif di partai.

“Saya langsung menjadi ketua fraksi, saya anggota termuda dan sempat menjadi pimpinan sementara 4 bulan. Saya pertama menginjak Gedung Sate tahun 1999 saat pelantikan Bupati Tasikmalaya,” ujarnya.

Di periode kedua, Uu kembali terpilih menjadi anggota DPRD. Kali ini, dia menjabat sebagai Ketua DPRD.

“Dulu Ketua DPRD tidak ditunjuk seperti sekarang, dipilih dulu di partai oleh pengurus DPC setelah itu ditugaskan ke fraksi, dipilih juga anggota dewan,” terang Uu.

Kini, Uu menjadi Wakil Gubernur Jawa Barat yang menjabat sejak 5 September 2018. Pada pemilihan Gubernur Jawa Barat tahun 2018, Uu berpasangan dengan Ridwan Kamil sebagai calon wakil gubernur dengan dukungan empat partai politik, yakni PPP, PKB, Nasdem, dan Hanura.
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories