Cek Pelayanan, Komut KAI Tinjau Stasiun Pasar Senen .

Komisaris Utama merangkap sebagai Komisaris Independen PT Kereta Api Indonesia (Persero) KH Said Aqil Siroj meninjau Stasiun Pasar Senen Jakarta, untuk memastikan pelayanan di stasiun tersebut sudah berjalan dengan baik, Kamis (18/3).

Dalam peninjauan tersebut, Kiai Said didampingi oleh Dewan Komisaris KAI, Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo beserta jajaran direksi.

Pengecekan di stasiun mulai dari alur penumpang, ruang tunggu, tempat boarding, peron, kereta penumpang, hingga di kabin masinis.

Menurutnya, kondisi Stasiun Pasar Senen saat ini sangat nyaman dan bersih dibandingkan pada tahun 90-an.

“Saya melihat, stasiun Pasar Senen kini begitu berbeda dibandingkan ketika saya dulu naik kereta api di tahun 90-an. Dulu sangat kotor dan kumuh. Sekarang kita lihat sudah membanggakan, bersih, nyaman, dan aman,” kata Kiai Said.

Dalam melayani pelanggan di masa pandemi Covid-19 ini, Stasiun Pasar Senen dinilai telah menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin yang ketat.

Mulai dari pengecekan suhu tubuh, penyediaan hand sanitizer dan wastafel portabel di titik-titik strategis, pemberian marka untuk physical distancing, dan sebagainya.

Pada kunjungannya kali ini, Kiai Said menyempatkan untuk menyapa pelanggan KA Jayabaya relasi Pasar Senen – Malang. Dirinya meminta masukan langsung kepada pelanggan, untuk perbaikan-perbaikan KAI ke depannya.

Kiai Said juga memuji para pelanggan yang memiliki kesadaran tinggi, untuk memenuhi protokol kesehatan saat menggunakan moda transportasi kereta api.

“Alhamdulillah, saya melihat protokol kesehatan diterapkan dengan sangat baik. Semua penumpang menjaga physical distancing, memakai masker, dan disiplin mematuhi protokol kesehatan,” ujar Kiai Said.

Secara khusus, Kiai Said juga meninjau layanan pemeriksaan GeNose C19. Dia bilang, pelayanan screening Covid-19 ini berjalan dengan tertib dan lancar.

“Saya sangat mengapresiasi hadirnya layanan pemeriksaan GeNose C19 di stasiun, sebagai salah satu syarat menggunakan KA Jarak Jauh yang nyaman, murah, dan cepat. Tak kalah penting, ini mendukung gerakan Bangga Buatan Indonesia,” papar Kiai Said.

Ia mengapresiasi KAI dan pihak-pihak yang telah bekerja keras memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, khususnya di Stasiun Pasar Senen.

“Saya berharap pelayanan terbaik diaplikasikan di semua stasiun dan seluruh layanan KAI. Tujuannya, agar pelanggan merasa nyaman dan menjadikan kereta api sebagai pilihan utama dalam bertransportasi,” tutup Kiai Said.

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo yang turut hadir dalam peninjauan tersebut mengatakan, KAI terus berkomitmen untuk menjalankan transportasi dengan protokol kesehatan yang baik. Sesuai Surat Edaran Satgas Covid-19 dan Surat Edaran Kementerian Perhubungan.

“Pada saat ini juga, KAI menyediakan layanan pemeriksaan GeNose C19, yang sekarang sudah ada di 14 stasiun. Dan akan bertambah 9 stasiun lagi pada tanggal 20 Maret,” tutur Didiek.

“Targetnya, sebelum April 2021, kita akan operasikan pemeriksaan GeNose C19 di 44 stasiun. Tujuannya untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat guna melakukan transportasi dengan tetap melakukan protokol kesehatan,” tutupnya. [HES]

]]> .
Komisaris Utama merangkap sebagai Komisaris Independen PT Kereta Api Indonesia (Persero) KH Said Aqil Siroj meninjau Stasiun Pasar Senen Jakarta, untuk memastikan pelayanan di stasiun tersebut sudah berjalan dengan baik, Kamis (18/3).

Dalam peninjauan tersebut, Kiai Said didampingi oleh Dewan Komisaris KAI, Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo beserta jajaran direksi.

Pengecekan di stasiun mulai dari alur penumpang, ruang tunggu, tempat boarding, peron, kereta penumpang, hingga di kabin masinis.

Menurutnya, kondisi Stasiun Pasar Senen saat ini sangat nyaman dan bersih dibandingkan pada tahun 90-an.

“Saya melihat, stasiun Pasar Senen kini begitu berbeda dibandingkan ketika saya dulu naik kereta api di tahun 90-an. Dulu sangat kotor dan kumuh. Sekarang kita lihat sudah membanggakan, bersih, nyaman, dan aman,” kata Kiai Said.

Dalam melayani pelanggan di masa pandemi Covid-19 ini, Stasiun Pasar Senen dinilai telah menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin yang ketat.

Mulai dari pengecekan suhu tubuh, penyediaan hand sanitizer dan wastafel portabel di titik-titik strategis, pemberian marka untuk physical distancing, dan sebagainya.

Pada kunjungannya kali ini, Kiai Said menyempatkan untuk menyapa pelanggan KA Jayabaya relasi Pasar Senen – Malang. Dirinya meminta masukan langsung kepada pelanggan, untuk perbaikan-perbaikan KAI ke depannya.

Kiai Said juga memuji para pelanggan yang memiliki kesadaran tinggi, untuk memenuhi protokol kesehatan saat menggunakan moda transportasi kereta api.

“Alhamdulillah, saya melihat protokol kesehatan diterapkan dengan sangat baik. Semua penumpang menjaga physical distancing, memakai masker, dan disiplin mematuhi protokol kesehatan,” ujar Kiai Said.

Secara khusus, Kiai Said juga meninjau layanan pemeriksaan GeNose C19. Dia bilang, pelayanan screening Covid-19 ini berjalan dengan tertib dan lancar.

“Saya sangat mengapresiasi hadirnya layanan pemeriksaan GeNose C19 di stasiun, sebagai salah satu syarat menggunakan KA Jarak Jauh yang nyaman, murah, dan cepat. Tak kalah penting, ini mendukung gerakan Bangga Buatan Indonesia,” papar Kiai Said.

Ia mengapresiasi KAI dan pihak-pihak yang telah bekerja keras memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, khususnya di Stasiun Pasar Senen.

“Saya berharap pelayanan terbaik diaplikasikan di semua stasiun dan seluruh layanan KAI. Tujuannya, agar pelanggan merasa nyaman dan menjadikan kereta api sebagai pilihan utama dalam bertransportasi,” tutup Kiai Said.

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo yang turut hadir dalam peninjauan tersebut mengatakan, KAI terus berkomitmen untuk menjalankan transportasi dengan protokol kesehatan yang baik. Sesuai Surat Edaran Satgas Covid-19 dan Surat Edaran Kementerian Perhubungan.

“Pada saat ini juga, KAI menyediakan layanan pemeriksaan GeNose C19, yang sekarang sudah ada di 14 stasiun. Dan akan bertambah 9 stasiun lagi pada tanggal 20 Maret,” tutur Didiek.

“Targetnya, sebelum April 2021, kita akan operasikan pemeriksaan GeNose C19 di 44 stasiun. Tujuannya untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat guna melakukan transportasi dengan tetap melakukan protokol kesehatan,” tutupnya. [HES]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories