Cegah Paham Radikalisme, BNPT Gandeng Kostrad Gelorakan Dialog Kebangsaan Warung NKRI

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) kembali mengadakan dialog kebangsaan bertajuk “Bela Rakyat, Bela Bangsa, Bela Rakyat”, dalam Wadah Akur Rukun Usaha Nurani Gelorakan (Warung) NKRI, Jumat (3/21).

Setelah sebelumnya meresmikan Warung NKRI di Bekasi bersama Kementerian Sosial (Kemensos) pada Agustus lalu, kini BNPT bersama Komando Cadangan Strategis Angkatan (Kostrad) meresmikan Warung NKRI di Batalyon Armed 10/Brajamusti Kostrad, Ciluar, Bogor.

Kehadiran Warung NKRI ini bertujuan untuk menggiatkan dialog-dialog kebangsaan yang sarat akan nilai persatuan, toleransi, dan gotong royong.

Pesan kebangsaan dari dalam Warung NKRI ini diharapkan dapat menjalar ke seluruh lapisan masyarakat sehingga ideologi yang bertentangan dengan Pancasila dapat dibendung.

“Konsep warung adalah konsep yang diharapkan jadi tempat pertemuan, dalam kegiatannya dapat dititipkan pesan kebangsaan, kita bisa menyampaikan pesan kebangsaan ini dengan konsep yang sederhana,” ujar Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar, Jumat (3/9).

Sementara itu, Aster Kaskostrad Brigjen TNI Joko Hadi Susilo menyambut baik konsep Warung NKRI ini. Menurutnya, dialog kebangsaan yang digelorakan pada Warung NKRI merupakan langkah pencegahan paham radikalisme.

“Mengapresiasi positif Warung NKRI yang diprakarsai BNPT, kiranya menjadi langkah kita menangkal paham radikalisme, merawat dan memperteguh nilai kebangsaan di tengah masyarakat,” harap Brigjen TNI Joko.

Selain Kemensos RI dan Kostrad, ke depannya BNPT akan merangkul lebih banyak pihak dalam program dialog kebangsaan di Warung NKRI. [TIF]

]]> Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) kembali mengadakan dialog kebangsaan bertajuk “Bela Rakyat, Bela Bangsa, Bela Rakyat”, dalam Wadah Akur Rukun Usaha Nurani Gelorakan (Warung) NKRI, Jumat (3/21).

Setelah sebelumnya meresmikan Warung NKRI di Bekasi bersama Kementerian Sosial (Kemensos) pada Agustus lalu, kini BNPT bersama Komando Cadangan Strategis Angkatan (Kostrad) meresmikan Warung NKRI di Batalyon Armed 10/Brajamusti Kostrad, Ciluar, Bogor.

Kehadiran Warung NKRI ini bertujuan untuk menggiatkan dialog-dialog kebangsaan yang sarat akan nilai persatuan, toleransi, dan gotong royong.

Pesan kebangsaan dari dalam Warung NKRI ini diharapkan dapat menjalar ke seluruh lapisan masyarakat sehingga ideologi yang bertentangan dengan Pancasila dapat dibendung.

“Konsep warung adalah konsep yang diharapkan jadi tempat pertemuan, dalam kegiatannya dapat dititipkan pesan kebangsaan, kita bisa menyampaikan pesan kebangsaan ini dengan konsep yang sederhana,” ujar Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar, Jumat (3/9).

Sementara itu, Aster Kaskostrad Brigjen TNI Joko Hadi Susilo menyambut baik konsep Warung NKRI ini. Menurutnya, dialog kebangsaan yang digelorakan pada Warung NKRI merupakan langkah pencegahan paham radikalisme.

“Mengapresiasi positif Warung NKRI yang diprakarsai BNPT, kiranya menjadi langkah kita menangkal paham radikalisme, merawat dan memperteguh nilai kebangsaan di tengah masyarakat,” harap Brigjen TNI Joko.

Selain Kemensos RI dan Kostrad, ke depannya BNPT akan merangkul lebih banyak pihak dalam program dialog kebangsaan di Warung NKRI. [TIF]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories