Cegah KIPI Di Bulan Ramadan, Vaksinasi Covid Di Puskesmas Wilayah Pamekasan Buka Malam Hari

Selama Ramadan, vaksinasi Covid-19 di sejumlah Puskesmas di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur digelar di malam hari. Salah satu pertimbangannya, menekan risiko Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

“Sebab, suntikan vaksin dengan kondisi setelah makan, berbeda dibanding waktu perut masih kosong,” kata Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Pamekasan dr Nanang Suyanto di Pamekasan, seperti dilansir Antara, Jumat (16/4) malam.

Sejumlah Puskesmas yang menyelenggarakan vaksinasi COVID-19 pada malam hari antara lain Puskesmas Kadur, Puskesmas Larangan, dan Puskesmas Pademawu, Pamekasan.

“Pelaksanaannya setelah shalat tarawih,” kata Nanang.

Warga yang divaksin di sejumlah puskesmas yang pelaksanaannya pada malam hari ini, antara lain para pegawai negeri sipil (PNS) di tingkat kecamatan, guru, dan masyarakat umum.

Selain untuk menekan KIPI, pelaksanaan vaksinasi di malam hari, juga dilaksanakan dalam rangka melaksanakan instruksi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang memprioritaskan pada warga lanjut usia.

“Jadi, kita genjot yang belum selesai. Agar vaksinasi kepada lansia bisa segera digelar,” katanya, menjelaskan.

Selain Lansia, kelompok lainnya yang juga harus diprioritaskan guru, karena tim Satgas Covid-19, menginginkan agar kegiatan belajar mengajar tatap muka dilaksanakan setelah semua guru divaksin Covid-19.

Total warga yang menjadi target vaksinasi Covid di Kabupaten Pamekasan, mencapai 27.633 orang, tersebar di 13 kecamatan di Kabupaten Pamekasan.

Jumlah ini, belum termasuk warga Lansia, yang kini menjadi prioritas pelaksanaan sebagaimana instruksi dari Kementerian Kesehatan. [HES]

]]> Selama Ramadan, vaksinasi Covid-19 di sejumlah Puskesmas di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur digelar di malam hari. Salah satu pertimbangannya, menekan risiko Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

“Sebab, suntikan vaksin dengan kondisi setelah makan, berbeda dibanding waktu perut masih kosong,” kata Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Pamekasan dr Nanang Suyanto di Pamekasan, seperti dilansir Antara, Jumat (16/4) malam.

Sejumlah Puskesmas yang menyelenggarakan vaksinasi COVID-19 pada malam hari antara lain Puskesmas Kadur, Puskesmas Larangan, dan Puskesmas Pademawu, Pamekasan.

“Pelaksanaannya setelah shalat tarawih,” kata Nanang.

Warga yang divaksin di sejumlah puskesmas yang pelaksanaannya pada malam hari ini, antara lain para pegawai negeri sipil (PNS) di tingkat kecamatan, guru, dan masyarakat umum.

Selain untuk menekan KIPI, pelaksanaan vaksinasi di malam hari, juga dilaksanakan dalam rangka melaksanakan instruksi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang memprioritaskan pada warga lanjut usia.

“Jadi, kita genjot yang belum selesai. Agar vaksinasi kepada lansia bisa segera digelar,” katanya, menjelaskan.

Selain Lansia, kelompok lainnya yang juga harus diprioritaskan guru, karena tim Satgas Covid-19, menginginkan agar kegiatan belajar mengajar tatap muka dilaksanakan setelah semua guru divaksin Covid-19.

Total warga yang menjadi target vaksinasi Covid di Kabupaten Pamekasan, mencapai 27.633 orang, tersebar di 13 kecamatan di Kabupaten Pamekasan.

Jumlah ini, belum termasuk warga Lansia, yang kini menjadi prioritas pelaksanaan sebagaimana instruksi dari Kementerian Kesehatan. [HES]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories