Car Free Day Kota Tangsel Warga Dihibur Manakala Angklung

<p>Ada yang berbeda pada pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Kota Tangerang Selatan pada akhir pekan lalu.</p>

<p>Warga yang mengikuti acara hari bebas kendaraan itu dihibur oleh penampilan musik tradisional yang dibawakan Manakala Angklung.</p>

<p>Acara CFD kali ini digelar oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tangsel di Jalan Raya Pahlawan Seribu dari putaran BSD hingga perempatan German Center, Tangsel, Minggu (3/9).</p>

<p>Kegiatan yang diharapkan mengurangi polusi ini dihelat secara terbuka dengan panggung utama yang menarik perhatian masyarakat yang datang untuk berolahraga, bersantai, atau sekadar menikmati hiburan yang disajikan.</p>

<p>Hadir dalam acara CFD ini, yakni Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan, Ketua Umum KONI Kota Tangsel M Hamka Handaru, dan sejumlah tamu undangan lainnya.</p>

<p>Masyarakat yang hadir terhibur dengan penampilan musik tradisional yang dibawakan Manakala Angklung.</p>

<p>Penampilan Manakala Angklung yang mayoritas beranggotakan kaum wanita berusia lanjut itu disambut antusias pengunjung serta masyarakat yang hadir di acara CFD.</p>

<p>&ldquo;Niat kami sebenarnya hanya ingin menghibur. Dan, <em>Alhamdulillah</em> kami diberikan kesempatan untuk tampil di acara CFD hari ini,&rdquo; ujar Ketua Manakala Angklung, Aas Asyiah usai tampil di acara CFD.</p>

<p>Dia mengaku bersyukur penampilan Manakala Angklung mendapat sambutan meriah dari pengunjung yang hadir, terutama generasi muda.</p>

<p>&ldquo;Kami merasa bahagia dan bersyukur dan tidak mengira akan mendapat sambutan meriah dari pengunjung yang hadir di CFD ini, terutama generasi mudanya,&rdquo; lanjutnya.</p>

<p>&ldquo;Bagi kami ini menjadi hal yang positif. Ini juga membuat kami semakin bersemangat untuk terus berkarya dan menghibur masyarakat meski usia kami sudah tidak muda lagi,&rdquo; tambah Aas Asyiah.</p>

<p>Dia berharap, Manakala Angklung bisa semakin berkembang dan berkarya tidak hanya menghibur masyarakat Tangsel, tapi juga masyarakat di wilayah lainnya di Banten.</p>

<p>Di sisi lain, dia mengungkapkan, kehadiran Manakala Angklung ini juga bisa mengingatkan kaum milenial agar tetap mencintai musik tradisional.</p>

<p>&ldquo;Kami melihat pengunjung, terutama para pelajar sangat antusias dengan penampilan Manakala Angklung ini, sehingga tidak melupakan musik-musik tradisional. Terima kasih kami sudah disertakan untuk ikut serta memeriahkan acara CFD ini. Bangga sekali kami masih bisa tetap berkarya dan dihargai,&rdquo; pungkasnya.</p> <p>Ada yang berbeda pada pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Kota Tangerang Selatan pada akhir pekan lalu.</p>

<p>Warga yang mengikuti acara hari bebas kendaraan itu dihibur oleh penampilan musik tradisional yang dibawakan Manakala Angklung.</p>

<p>Acara CFD kali ini digelar oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tangsel di Jalan Raya Pahlawan Seribu dari putaran BSD hingga perempatan German Center, Tangsel, Minggu (3/9).</p>

<p>Kegiatan yang diharapkan mengurangi polusi ini dihelat secara terbuka dengan panggung utama yang menarik perhatian masyarakat yang datang untuk berolahraga, bersantai, atau sekadar menikmati hiburan yang disajikan.</p>

<p>Hadir dalam acara CFD ini, yakni Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan, Ketua Umum KONI Kota Tangsel M Hamka Handaru, dan sejumlah tamu undangan lainnya.</p>

<p>Masyarakat yang hadir terhibur dengan penampilan musik tradisional yang dibawakan Manakala Angklung.</p>

<p>Penampilan Manakala Angklung yang mayoritas beranggotakan kaum wanita berusia lanjut itu disambut antusias pengunjung serta masyarakat yang hadir di acara CFD.</p>

<p>&ldquo;Niat kami sebenarnya hanya ingin menghibur. Dan, <em>Alhamdulillah</em> kami diberikan kesempatan untuk tampil di acara CFD hari ini,&rdquo; ujar Ketua Manakala Angklung, Aas Asyiah usai tampil di acara CFD.</p>

<p>Dia mengaku bersyukur penampilan Manakala Angklung mendapat sambutan meriah dari pengunjung yang hadir, terutama generasi muda.</p>

<p>&ldquo;Kami merasa bahagia dan bersyukur dan tidak mengira akan mendapat sambutan meriah dari pengunjung yang hadir di CFD ini, terutama generasi mudanya,&rdquo; lanjutnya.</p>

<p>&ldquo;Bagi kami ini menjadi hal yang positif. Ini juga membuat kami semakin bersemangat untuk terus berkarya dan menghibur masyarakat meski usia kami sudah tidak muda lagi,&rdquo; tambah Aas Asyiah.</p>

<p>Dia berharap, Manakala Angklung bisa semakin berkembang dan berkarya tidak hanya menghibur masyarakat Tangsel, tapi juga masyarakat di wilayah lainnya di Banten.</p>

<p>Di sisi lain, dia mengungkapkan, kehadiran Manakala Angklung ini juga bisa mengingatkan kaum milenial agar tetap mencintai musik tradisional.</p>

<p>&ldquo;Kami melihat pengunjung, terutama para pelajar sangat antusias dengan penampilan Manakala Angklung ini, sehingga tidak melupakan musik-musik tradisional. Terima kasih kami sudah disertakan untuk ikut serta memeriahkan acara CFD ini. Bangga sekali kami masih bisa tetap berkarya dan dihargai,&rdquo; pungkasnya.</p>.

Sumber : Berita Lifestyle, Kuliner, Travel, Kesehatan, Tips .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories