Bunda, Ini Penjelasan Ahli Pentingnya Sentuhan Kepada Anak

Sentuhan ibu di masa kehamilan hingga lahir sangatlah penting untuk stimulasi otak bayi, terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Yaitu, sejak anak dalam kandungan hingga berusia 24 bulan (2 tahun).

Dokter Anak yang juga Ahli Neurologi Herbowo Soetomenggolo mengatakan, terdapat tiga fase stimulasi sentuhan yang harus dilakukan ibu kepada anak. Yakni saat di dalam kandungan, saat melahirkan dan setelah melahirkan.

“Pada periode itu terjadi pertumbuhan yang sangat pesat pada anak di mana fondasi kesehatan, pertumbuhan, dan perkembangan saraf yang optimal di seluruh umur ditetapkan,” jelas Herbowo lagi.

Menurut dia, penelitian menunjukkan bahwa anak yang rutin distimulasi secara skin to skin cenderung memiliki kemampuan mengenali perubahan afeksi (perasaan) pada ibunya lebih dini. Dibanding bayi yang tidak distimulasi.

“Bayi yang rutin diberi stimulasi sentuhan juga cenderung memiliki perkembangan otak yang lebih baik dan memiliki peningkatan kemampuan bicara,” sambungnya.

Dia juga mengatakan sebagai indera sentuhan, kesehatan kulit menjadi salah satu faktor penting yang mempengaruhi proses bonding antara ibu dan anak. 

Akan tetapi, banyak ibu justru memilih menghentikan perawatan kulit selama masa kehamilan karena khawatir bahan yang terkandung di dalam produk skincare membahayakan bagi janin.

“Padahal pada masa kehamilan, kulit ibu cenderung mengalami perubahan yang dapat mengurangi kenyamanan,” jelas Herbowo.

Dokter Spesialis Kulit Nana Novia Jayadi mengatakan, ada dua kategori umum perubahan kulit selama kehamilan, yaitu perubahan kulit fisiologis dan masalah kulit spesifik.

“Kulit ibu dapat mengalami berbagai perubahan seperti stretch marks di daerah perut, flek hitam di wajah serta peningkatan produksi kelenjar minyak yang dapat memicu jerawat,” kata Nana.

Perubahan hormon juga dapat menyebabkan kulit kehilangan elastisitas dan kelembaban. Hal ini menyebabkan tidak sedikit ibu hamil yang mengeluhkan kulit menjadi kering dan gatal.

“Pasca melahirkan, kondisi ini dapat berlanjut bahkan memburuk jika ibu berada dalam keadaan stres dan kelelahan,” kata Nana.

Rutinitas self-care selama hamil yang digabungkan dengan aktivitas seperti mendengarkan musik, bisa menjadi salah satu cara untuk merawat kondisi kesehatan kulit sang ibu. Sekaligus merangsang stimulasi sang bayi.

“Setelah bayi lahir, rutinitas perawatan kulit bisa dilakukan bersama dengan anak untuk mempererat ikatan antara ibu dan anak,” ujar Nana.

Agar proses bonding berjalan dengan baik, Nivea mengajak para ibu untuk melakukan rutinitas #SentuhanIbu di momen Hari Ibu.

“Rutinitas #SentuhanIbu sebuah panduan yang disusun secara khusus untuk membantu para ibu di Indonesia membangun bonding antara anak dan ibu melalui sentuhan,” jelas Marketing Manager Nivea Skin Care Diana Riaya.

Acara yang digelar tiap tahun itu, kali ini memasuki penyelenggaraan yang ketujuh.

Program ini nantinya akan memberikan panduan para ibu yang disusun bersama para ahli mulai, dari awal kehamilan hingga setiap momen kehidupan anak. [MER]

]]> Sentuhan ibu di masa kehamilan hingga lahir sangatlah penting untuk stimulasi otak bayi, terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Yaitu, sejak anak dalam kandungan hingga berusia 24 bulan (2 tahun).

Dokter Anak yang juga Ahli Neurologi Herbowo Soetomenggolo mengatakan, terdapat tiga fase stimulasi sentuhan yang harus dilakukan ibu kepada anak. Yakni saat di dalam kandungan, saat melahirkan dan setelah melahirkan.

“Pada periode itu terjadi pertumbuhan yang sangat pesat pada anak di mana fondasi kesehatan, pertumbuhan, dan perkembangan saraf yang optimal di seluruh umur ditetapkan,” jelas Herbowo lagi.

Menurut dia, penelitian menunjukkan bahwa anak yang rutin distimulasi secara skin to skin cenderung memiliki kemampuan mengenali perubahan afeksi (perasaan) pada ibunya lebih dini. Dibanding bayi yang tidak distimulasi.

“Bayi yang rutin diberi stimulasi sentuhan juga cenderung memiliki perkembangan otak yang lebih baik dan memiliki peningkatan kemampuan bicara,” sambungnya.

Dia juga mengatakan sebagai indera sentuhan, kesehatan kulit menjadi salah satu faktor penting yang mempengaruhi proses bonding antara ibu dan anak. 

Akan tetapi, banyak ibu justru memilih menghentikan perawatan kulit selama masa kehamilan karena khawatir bahan yang terkandung di dalam produk skincare membahayakan bagi janin.

“Padahal pada masa kehamilan, kulit ibu cenderung mengalami perubahan yang dapat mengurangi kenyamanan,” jelas Herbowo.

Dokter Spesialis Kulit Nana Novia Jayadi mengatakan, ada dua kategori umum perubahan kulit selama kehamilan, yaitu perubahan kulit fisiologis dan masalah kulit spesifik.

“Kulit ibu dapat mengalami berbagai perubahan seperti stretch marks di daerah perut, flek hitam di wajah serta peningkatan produksi kelenjar minyak yang dapat memicu jerawat,” kata Nana.

Perubahan hormon juga dapat menyebabkan kulit kehilangan elastisitas dan kelembaban. Hal ini menyebabkan tidak sedikit ibu hamil yang mengeluhkan kulit menjadi kering dan gatal.

“Pasca melahirkan, kondisi ini dapat berlanjut bahkan memburuk jika ibu berada dalam keadaan stres dan kelelahan,” kata Nana.

Rutinitas self-care selama hamil yang digabungkan dengan aktivitas seperti mendengarkan musik, bisa menjadi salah satu cara untuk merawat kondisi kesehatan kulit sang ibu. Sekaligus merangsang stimulasi sang bayi.

“Setelah bayi lahir, rutinitas perawatan kulit bisa dilakukan bersama dengan anak untuk mempererat ikatan antara ibu dan anak,” ujar Nana.

Agar proses bonding berjalan dengan baik, Nivea mengajak para ibu untuk melakukan rutinitas #SentuhanIbu di momen Hari Ibu.

“Rutinitas #SentuhanIbu sebuah panduan yang disusun secara khusus untuk membantu para ibu di Indonesia membangun bonding antara anak dan ibu melalui sentuhan,” jelas Marketing Manager Nivea Skin Care Diana Riaya.

Acara yang digelar tiap tahun itu, kali ini memasuki penyelenggaraan yang ketujuh.

Program ini nantinya akan memberikan panduan para ibu yang disusun bersama para ahli mulai, dari awal kehamilan hingga setiap momen kehidupan anak. [MER]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka RMCO.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories