Bulutangkis Piala Presiden 2022, DKI Targetkan Juara Umum

Provinsi DKI Jakarta menargetkan jadi juara umum di ajang bulutangkis Piala Presiden 2022. Mereka mengincar posisi juara umum untuk memastikan diri menggondol trofi Piala Presiden untuk pertama kalinya.

Menurunkan 71 atlet yang dipilih berdasarkan hasil seleksi, DKI Jakarta melalui manajer timnya, Hendro Santoso, mengungkapkan kesiapan tim Ibu Kota untuk mencetak sejarah.

“Tim DKI itu kan terdiri dari lima pengurus kota yaitu pengkot Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Utara dan Jakarta Pusat. Setelah diumumkan bahwa ada Piala Presiden, kami langsung menggelar seleksi untuk mencari atlet-atlet terbaik yang bertajuk Piala Gubernur,” ujar Hendro di GOR Cijantung, Rabu (3/8). 

Menurutnya para atlet ini sudah mempunyai tempat latihan masing-masing, kami akhirnya mengizinkan mereka untuk tetap berlatih di sana. Jadi kami tidak mengadakan pemusatan latihan.

 

Walau tidak ada pemusatan latihan, Hendro menegaskan tim DKI Jakarta sangat kompak berkat komunikasi yang terjalin dengan baik. Proses penyatuan visi dan misi pun berjalan mulus sesuai harapan Ketua Umum Pengurus Provinsi.

“Secara komunikasi tim sudah berjalan dengan baik, terakhir kemarin juga kami semua bertemu dengan Ketua Umum Pengurus Provinsi, bapak Alex Tirta,” ujsr Hendro.

Dari situlah pihaknya bisa menyatukan visi dan tekad sesuai arah dan tujuan bapak Ketua Umum supaya DKI Jakarta bisa menjadi nomor satu dan mendapatkan piala ini.

“Kalau secara pembinaan usia muda, DKI Jakarta berjalan dengan baik. Secara klub misalnya di Mansion Exist kami punya pembinaan dari usia dini hingga taruna. Jaya Raya juga begitu,” ujarnya.

Pengkot-pengkot lain juga sedang merangkak ke arah sana, pembinaan sejak awal usia dini hingga remaja.

“Pembinaan di DKI Jakarta itu tetap berkesinambungan selagi kami terus didukung oleh klub-klub di pengkot-pengkot tersebut,” pungkas Hendro. ■

]]> Provinsi DKI Jakarta menargetkan jadi juara umum di ajang bulutangkis Piala Presiden 2022. Mereka mengincar posisi juara umum untuk memastikan diri menggondol trofi Piala Presiden untuk pertama kalinya.

Menurunkan 71 atlet yang dipilih berdasarkan hasil seleksi, DKI Jakarta melalui manajer timnya, Hendro Santoso, mengungkapkan kesiapan tim Ibu Kota untuk mencetak sejarah.

“Tim DKI itu kan terdiri dari lima pengurus kota yaitu pengkot Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Utara dan Jakarta Pusat. Setelah diumumkan bahwa ada Piala Presiden, kami langsung menggelar seleksi untuk mencari atlet-atlet terbaik yang bertajuk Piala Gubernur,” ujar Hendro di GOR Cijantung, Rabu (3/8). 

Menurutnya para atlet ini sudah mempunyai tempat latihan masing-masing, kami akhirnya mengizinkan mereka untuk tetap berlatih di sana. Jadi kami tidak mengadakan pemusatan latihan.

 

Walau tidak ada pemusatan latihan, Hendro menegaskan tim DKI Jakarta sangat kompak berkat komunikasi yang terjalin dengan baik. Proses penyatuan visi dan misi pun berjalan mulus sesuai harapan Ketua Umum Pengurus Provinsi.

“Secara komunikasi tim sudah berjalan dengan baik, terakhir kemarin juga kami semua bertemu dengan Ketua Umum Pengurus Provinsi, bapak Alex Tirta,” ujsr Hendro.

Dari situlah pihaknya bisa menyatukan visi dan tekad sesuai arah dan tujuan bapak Ketua Umum supaya DKI Jakarta bisa menjadi nomor satu dan mendapatkan piala ini.

“Kalau secara pembinaan usia muda, DKI Jakarta berjalan dengan baik. Secara klub misalnya di Mansion Exist kami punya pembinaan dari usia dini hingga taruna. Jaya Raya juga begitu,” ujarnya.

Pengkot-pengkot lain juga sedang merangkak ke arah sana, pembinaan sejak awal usia dini hingga remaja.

“Pembinaan di DKI Jakarta itu tetap berkesinambungan selagi kami terus didukung oleh klub-klub di pengkot-pengkot tersebut,” pungkas Hendro. ■
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories