Buktikan Bukan Partai Musiman Gerindra Wajibkan Kadernya Turun Gunung .

Partai Gerindra menginstruk­sikan kadernya turun gunung membantu rakyat melawan pandemi Covid-19. Sebagai bukti, Gerindra bukanlah partai musiman.

“Sampai saat ini, Gerindra ingin seluruh wakil rakyatnya betul-betul turun gunung,” ujar Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra, Vasco Ruseimy kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Dia memastikan, aksi turun gunung itu wajib dilakukan semua kader Gerindra. Baik yang duduk di legislatif, dan kepengurusan partai di seluruh tingkatan. Hal itu sebagai perwujudan janji politik Gerindra kepada rakyat.

Sehingga, lanjutnya, Gerindra tidak berpikir sama sekali soal Pilpres 2024 yang mungkin sudah mulai dipersiapkan partai lain. “Gerindra ingin membuktikan semangatnya dalam hal memperjuangkan janji politik dan aspirasi rakyat yang diwakilinya,” tutupnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani menegaskan, partai yang dipimpin Prabowo Subianto itu tidak hanya muncul ketika menjelang Pemilu alias partai musiman. “Meskipun Pemilu berlangsung pada 2024, rakyat saat ini sudah bisa melihat, mana partai yang selalu hadir, mana yang hanya seolah-olah hadir atau malah tidak hadir,” ujar Muzani.

Dia menilai, partai musiman merupakan cara pandang politik yang sangat keliru dan tidak sesuai dengan proses demokrasi. Untuk itu, Muzani menegaskan, seluruh kader harus bisa menjadi solusi buat masyarakat, khususnya di tengah pandemi Covid-19.

“Semua anggota dewan Gerindra mengenang, ketika Gerindra didirikan Prabowo Subianto 13 tahun silam. Ketika itu, para pendiri berharap agar Gerindra dapat menjadi partai penyelamat dan solusi bagi rakyat. [BSH]

]]> .
Partai Gerindra menginstruk­sikan kadernya turun gunung membantu rakyat melawan pandemi Covid-19. Sebagai bukti, Gerindra bukanlah partai musiman.

“Sampai saat ini, Gerindra ingin seluruh wakil rakyatnya betul-betul turun gunung,” ujar Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra, Vasco Ruseimy kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Dia memastikan, aksi turun gunung itu wajib dilakukan semua kader Gerindra. Baik yang duduk di legislatif, dan kepengurusan partai di seluruh tingkatan. Hal itu sebagai perwujudan janji politik Gerindra kepada rakyat.

Sehingga, lanjutnya, Gerindra tidak berpikir sama sekali soal Pilpres 2024 yang mungkin sudah mulai dipersiapkan partai lain. “Gerindra ingin membuktikan semangatnya dalam hal memperjuangkan janji politik dan aspirasi rakyat yang diwakilinya,” tutupnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani menegaskan, partai yang dipimpin Prabowo Subianto itu tidak hanya muncul ketika menjelang Pemilu alias partai musiman. “Meskipun Pemilu berlangsung pada 2024, rakyat saat ini sudah bisa melihat, mana partai yang selalu hadir, mana yang hanya seolah-olah hadir atau malah tidak hadir,” ujar Muzani.

Dia menilai, partai musiman merupakan cara pandang politik yang sangat keliru dan tidak sesuai dengan proses demokrasi. Untuk itu, Muzani menegaskan, seluruh kader harus bisa menjadi solusi buat masyarakat, khususnya di tengah pandemi Covid-19.

“Semua anggota dewan Gerindra mengenang, ketika Gerindra didirikan Prabowo Subianto 13 tahun silam. Ketika itu, para pendiri berharap agar Gerindra dapat menjadi partai penyelamat dan solusi bagi rakyat. [BSH]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories