Bos Mitsubishi Bicara Soal Produksi Xpander Hybrid Di Indonesia .

Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) bicara mengenai produksi Xpander hybrid di dalam negeri. 

Presiden Direktur MMKSI, Naoya Nakamura mengatakan, sudah menjadi hal wajar berbagai produsen mulai mengalihkan diri memproduksi mobil berteknologi elektrifikasi seperti hybrid. Hal ini terjadi karena tren global telah berputar dari mesin pembakaran dalam menjadi kendaraan elektrifikasi. 

“Sehingga tentunya MMKSI, kami berharap bisa memproduksi itu di Indonesia,” kata Nakamura, Rabu (7/4).

Menurut dia, memproduksi mobil hybrid tidak hanya soal bisnis. Menurut dia, keputusan seperti itu juga mempertimbangkan faktor lingkungan agar udara semakin bersih di masa depan.

Dia menambahkan pembicaraan antara pemerintah Indonesia dan Mitsubishi di Jepang terkait investasi otomotif juga terbilang sukses. Ia berharap semua bisa terwujud.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, dari hasil pertemuan dengan Mitsubishi di Jepang, mereka berkomitmen menambah investasi sebesar Rp 11,2 triliun pada akhir tahun 2025 dengan proyeksi terjadi peningkatan kapasitas produksi, dari 220 ribu menjadi 250 ribu unit. Mereka juga akan mengembangkan dua model mobil electric vehicle (EV).

“Mitsubishi berencana untuk mengembangkan dua model baru, yakni Xpander hybrid atau plug-in hybrid (PHEV) dan satunya akan diarahkan menjadi produk ekspor,” ujar Agus belum lama ini. [DIT]

]]> .
Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) bicara mengenai produksi Xpander hybrid di dalam negeri. 

Presiden Direktur MMKSI, Naoya Nakamura mengatakan, sudah menjadi hal wajar berbagai produsen mulai mengalihkan diri memproduksi mobil berteknologi elektrifikasi seperti hybrid. Hal ini terjadi karena tren global telah berputar dari mesin pembakaran dalam menjadi kendaraan elektrifikasi. 

“Sehingga tentunya MMKSI, kami berharap bisa memproduksi itu di Indonesia,” kata Nakamura, Rabu (7/4).

Menurut dia, memproduksi mobil hybrid tidak hanya soal bisnis. Menurut dia, keputusan seperti itu juga mempertimbangkan faktor lingkungan agar udara semakin bersih di masa depan.

Dia menambahkan pembicaraan antara pemerintah Indonesia dan Mitsubishi di Jepang terkait investasi otomotif juga terbilang sukses. Ia berharap semua bisa terwujud.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, dari hasil pertemuan dengan Mitsubishi di Jepang, mereka berkomitmen menambah investasi sebesar Rp 11,2 triliun pada akhir tahun 2025 dengan proyeksi terjadi peningkatan kapasitas produksi, dari 220 ribu menjadi 250 ribu unit. Mereka juga akan mengembangkan dua model mobil electric vehicle (EV).

“Mitsubishi berencana untuk mengembangkan dua model baru, yakni Xpander hybrid atau plug-in hybrid (PHEV) dan satunya akan diarahkan menjadi produk ekspor,” ujar Agus belum lama ini. [DIT]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories