Bikin Rumah Baca Di NTT, Azis Syamsuddin Ngarep Ada Presiden Dari Indonesia Timur

Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Trisakti M. Azis Syamsuddin berharap, rumah baca yang berdiri di Desa Oebelo, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (MTT) menjadi rumah ilmu bagi generasi penerus.

Rumah baca ini didedikasikan oleh para alumni Trisakti sebagai wujud kepedulian terhadap pengembangan ilmu dan pendidikan. Ke depan, di tengah keterbatasan yang ada, rumah baca dapat menjadi wahana anak didik dari usai dini hingga remaja menimba ilmu dari literasi bahan bacaan yang disediakan.

“Insyaallah kebutuhan buku dan bahan bacaan nanti saya berikan. Menggagas pendopo atau rumah baca memang harus dimulai dari sekarang. Saya mengharapakan, para tokoh masyarakat ikut membantu, merawat keberadaan rumah baca ini untuk generasi kita ke depan,” pesan Azis di sela peresmian rumah baca di Desa Oebelo, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (18/4).   

Generasi muda dari Sumba Timur, kata dia, harus dirangsang dan diberikan edukasi sejak dini. Selain bahan bacaan, IKA Trisakti juga akan memfasilitasi saluran internet.

“Nanti kita pasang WiFi. Ada juga fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK). Ke depan, kita dorong kegiatan pendidikan Trisaki difokuskan ke Sumba Timur dan Kupang, selanjutnya kabupaten dan provinsi lain,” tutur Wakil Ketua DPR Bidang Korpolkam ini.

Azis berharap, Sumba Timur, khususnya NTT mampu menyiapkan generasi handal menyambut Indonesia Emas. Dua puluh tahun nanti, generasi yang ada saat ini bisa menggantikan tokoh-tokoh yang ada di pusat.

“Ada presiden yang datang dari kampung ini, ada yang jadi wakil Presiden atau menteri. Bisa menggantikan Azis Syamsuddin di Jakarta sana. Maka sekali lagi saya harapkan, rumah baca ini sebagai tempat belajar, ruang kegiatan kesehatan maupun kegiatan lainya,” jelas Azis disambut tepuk tangan masyarakat yang hadir. 

Tak sekadar pemenuhan bahan bacaan dan koneksi internet, Azis juga bersedia memberikan bea siswa bagi generasi muda asal Kampung Oebelo yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. 

“Saya pribadi mau memberikan beasiswa bagi yang berkeinginan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Tapi ingat, ke depan setelah berhasil jangan lupa membangun kampung halamannya,” tutur wakil Rakyat asal Provinsi Lampung ini.

Terakhir, Azis berjanji akan menyampaikan beberapa hal penting ke Pemerintah Pusat dalam upaya mendukung sektor pertanian di Kabupaten Kupang. Salah satunya, kebutuhan bendungan yang diharapkan dapat memenuhi pasokan suplai air dari areal sawah 1.140 hektare. Kebutuhan terhadap suplai air untuk 1.140 hektare lahan sawah ini menjadi kunci keberhasilan mendukung ekonomi khususnya sektor pertanian. 

“Tadi saya sudah bisik-bisik dengan Pak Bupati. Salah satunya realisasi Bendungan Tambaniru. Insyaallah, saya akan sampaikan ke Pak Basuki, Menteri PUPR,” terang Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini.

Untuk diketahui, akivitas IKA Trisakti selama di NTT selain menyalurkan bantuan sembako, juga mengunjungi sejumlah masjid dan Panti asuhan. Sejumlah masjid tersebut yakni  Masjid Al Fitrah Oesapa, Al Fatah di Solor. Masjid Al Hidayah Oesapa, Masjid Baiturrahman Perumnas. Selanjutnya menyerahkan bantuan ke Panti asuhan At Tien Namosain.

Sedangkan rangkaian kunjungan sosial IKA Trisakti di Kabupaten Kupang, diawali dengan menggelar silaturrahim ke Dewan Masjid untuk mewakafkan Alquran dan sarung. Disusul dengan peresmian Pendopo, MCK dan pembagian sembako di Desa Oebelo dan mengunjungi sejumlah titik pengungsian warga yang terdampak bencana. [FAQ]

]]> Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Trisakti M. Azis Syamsuddin berharap, rumah baca yang berdiri di Desa Oebelo, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (MTT) menjadi rumah ilmu bagi generasi penerus.

Rumah baca ini didedikasikan oleh para alumni Trisakti sebagai wujud kepedulian terhadap pengembangan ilmu dan pendidikan. Ke depan, di tengah keterbatasan yang ada, rumah baca dapat menjadi wahana anak didik dari usai dini hingga remaja menimba ilmu dari literasi bahan bacaan yang disediakan.

“Insyaallah kebutuhan buku dan bahan bacaan nanti saya berikan. Menggagas pendopo atau rumah baca memang harus dimulai dari sekarang. Saya mengharapakan, para tokoh masyarakat ikut membantu, merawat keberadaan rumah baca ini untuk generasi kita ke depan,” pesan Azis di sela peresmian rumah baca di Desa Oebelo, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (18/4).   

Generasi muda dari Sumba Timur, kata dia, harus dirangsang dan diberikan edukasi sejak dini. Selain bahan bacaan, IKA Trisakti juga akan memfasilitasi saluran internet.

“Nanti kita pasang WiFi. Ada juga fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK). Ke depan, kita dorong kegiatan pendidikan Trisaki difokuskan ke Sumba Timur dan Kupang, selanjutnya kabupaten dan provinsi lain,” tutur Wakil Ketua DPR Bidang Korpolkam ini.

Azis berharap, Sumba Timur, khususnya NTT mampu menyiapkan generasi handal menyambut Indonesia Emas. Dua puluh tahun nanti, generasi yang ada saat ini bisa menggantikan tokoh-tokoh yang ada di pusat.

“Ada presiden yang datang dari kampung ini, ada yang jadi wakil Presiden atau menteri. Bisa menggantikan Azis Syamsuddin di Jakarta sana. Maka sekali lagi saya harapkan, rumah baca ini sebagai tempat belajar, ruang kegiatan kesehatan maupun kegiatan lainya,” jelas Azis disambut tepuk tangan masyarakat yang hadir. 

Tak sekadar pemenuhan bahan bacaan dan koneksi internet, Azis juga bersedia memberikan bea siswa bagi generasi muda asal Kampung Oebelo yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. 

“Saya pribadi mau memberikan beasiswa bagi yang berkeinginan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Tapi ingat, ke depan setelah berhasil jangan lupa membangun kampung halamannya,” tutur wakil Rakyat asal Provinsi Lampung ini.

Terakhir, Azis berjanji akan menyampaikan beberapa hal penting ke Pemerintah Pusat dalam upaya mendukung sektor pertanian di Kabupaten Kupang. Salah satunya, kebutuhan bendungan yang diharapkan dapat memenuhi pasokan suplai air dari areal sawah 1.140 hektare. Kebutuhan terhadap suplai air untuk 1.140 hektare lahan sawah ini menjadi kunci keberhasilan mendukung ekonomi khususnya sektor pertanian. 

“Tadi saya sudah bisik-bisik dengan Pak Bupati. Salah satunya realisasi Bendungan Tambaniru. Insyaallah, saya akan sampaikan ke Pak Basuki, Menteri PUPR,” terang Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini.

Untuk diketahui, akivitas IKA Trisakti selama di NTT selain menyalurkan bantuan sembako, juga mengunjungi sejumlah masjid dan Panti asuhan. Sejumlah masjid tersebut yakni  Masjid Al Fitrah Oesapa, Al Fatah di Solor. Masjid Al Hidayah Oesapa, Masjid Baiturrahman Perumnas. Selanjutnya menyerahkan bantuan ke Panti asuhan At Tien Namosain.

Sedangkan rangkaian kunjungan sosial IKA Trisakti di Kabupaten Kupang, diawali dengan menggelar silaturrahim ke Dewan Masjid untuk mewakafkan Alquran dan sarung. Disusul dengan peresmian Pendopo, MCK dan pembagian sembako di Desa Oebelo dan mengunjungi sejumlah titik pengungsian warga yang terdampak bencana. [FAQ]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories