Bikin Milenial Bangga Pakai Batik, Laskala Tampilkan Desain Modern Dan Segar

Batik merupakan salah satu seni tradisional Indonesia yang telah mendunia. Bahkan, batik yang telah menjadi warisan dunia yang telah diakui UNESCO pada tahun 2009, sudah banyak dikenal oleh banyak kalangan internasional.

Sayangnya, kaum muda di Tanah Air justru masih banyak yang belum melirik batik, yang merupakan warisan, sekaligus identitas bangsa.

Sebab, selama ini, batik lekat dengan identitas gaya berpakaian bagi kalangan yang sudah berumur, atau untuk datang ke acara formal saja.

Untuk mengubah pandangan tersebut, Lucky Dwi Pangestu dan Banyu Anggoro mendirikan Laskala Batik pada September 2020. “Kami percaya batik itu cocok bagi segala kalangan umur, terutama milenial,” ujar Lucky, dalam siaran pers, Rabu (27/7).

Karena itu, merek batik lokal dari Jakarta ini mengajak seluruh milenial di Indonesia untuk bangga mengenakan batik. “Batik merupakan kain tradisional yang dapat dikenakan di banyak kesempatan, memiliki banyak nilai dan filosofi menarik yang bisa digali, tentunya dengan pergantian zaman,” tuturnya.

Saat ini sudah banyak inovasi batik. Mulai dari warna, bentuk, bahkan hingga motif yang terinspirasi dari peristiwa, atau daerah-daerah di Indonesia.

“Batik itu indah. Maka dari itu, Laskala Batik hadir untuk menjadi piilihan yang tepat bagi anak milenial dalam melengkapi gaya berbusananya,” beber Lucky.

Laskala Batik menyuguhkan beragam desain yang segar, simple, elegan, serta modern, dan berkualitas. “Desain yang kami ciptakan mengikuti tren fashion yang sedang berkembang, mulai dari motif hingga warna. Laskala Batik ingin siapapun yang mengenakan pakaian ini merasa trendi sekaligus nyaman karena kami hanya menggunakan bahan yang berkualitas,” tandasnya.

 

Sementara Banyu menambahkan, Laskala Batik ingin hadir sedekat mungkin dengan seluruh masyarakat Indonesia, dengan menghadirkan batik yang modern. 

“Saat ini, Laskala Batik telah mencoba untuk menyederhanakan serta menyesuaikan dengan selera milenial. Dengan begitu, penggunaannya juga lebih universal,” ujar Banyu.

Batik yang ditawarkan Laskala memiliki banyak motif dan warna dan memudahkan penggunanya untuk memadupadankan dengan apapun.

Pengguna dapat menggunakan batik produk Laskala untuk ke kampus, kantor, atau sekadar ingin bersantai dengan teman. ■

]]> Batik merupakan salah satu seni tradisional Indonesia yang telah mendunia. Bahkan, batik yang telah menjadi warisan dunia yang telah diakui UNESCO pada tahun 2009, sudah banyak dikenal oleh banyak kalangan internasional.

Sayangnya, kaum muda di Tanah Air justru masih banyak yang belum melirik batik, yang merupakan warisan, sekaligus identitas bangsa.

Sebab, selama ini, batik lekat dengan identitas gaya berpakaian bagi kalangan yang sudah berumur, atau untuk datang ke acara formal saja.

Untuk mengubah pandangan tersebut, Lucky Dwi Pangestu dan Banyu Anggoro mendirikan Laskala Batik pada September 2020. “Kami percaya batik itu cocok bagi segala kalangan umur, terutama milenial,” ujar Lucky, dalam siaran pers, Rabu (27/7).

Karena itu, merek batik lokal dari Jakarta ini mengajak seluruh milenial di Indonesia untuk bangga mengenakan batik. “Batik merupakan kain tradisional yang dapat dikenakan di banyak kesempatan, memiliki banyak nilai dan filosofi menarik yang bisa digali, tentunya dengan pergantian zaman,” tuturnya.

Saat ini sudah banyak inovasi batik. Mulai dari warna, bentuk, bahkan hingga motif yang terinspirasi dari peristiwa, atau daerah-daerah di Indonesia.

“Batik itu indah. Maka dari itu, Laskala Batik hadir untuk menjadi piilihan yang tepat bagi anak milenial dalam melengkapi gaya berbusananya,” beber Lucky.

Laskala Batik menyuguhkan beragam desain yang segar, simple, elegan, serta modern, dan berkualitas. “Desain yang kami ciptakan mengikuti tren fashion yang sedang berkembang, mulai dari motif hingga warna. Laskala Batik ingin siapapun yang mengenakan pakaian ini merasa trendi sekaligus nyaman karena kami hanya menggunakan bahan yang berkualitas,” tandasnya.

 

Sementara Banyu menambahkan, Laskala Batik ingin hadir sedekat mungkin dengan seluruh masyarakat Indonesia, dengan menghadirkan batik yang modern. 

“Saat ini, Laskala Batik telah mencoba untuk menyederhanakan serta menyesuaikan dengan selera milenial. Dengan begitu, penggunaannya juga lebih universal,” ujar Banyu.

Batik yang ditawarkan Laskala memiliki banyak motif dan warna dan memudahkan penggunanya untuk memadupadankan dengan apapun.

Pengguna dapat menggunakan batik produk Laskala untuk ke kampus, kantor, atau sekadar ingin bersantai dengan teman. ■
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories