Besok, Pelantikan 6 Kepala Daerah Terpilih Sumsel Deru Bakal Lantik Adik, Anak Wagub Hingga Tahanan KPK .

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru akan melantik enam pasangan bupati dan wakil bupati terpilih hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, besok (Jumat, 26 Februari 2021). Deretan yang bakal termausk adik, anak Wagub Sumsel, hingga tahanan kasus korupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Deru, pelantikan enam kepala daerah terpilih di Sumsel akan digelar secara tatap muka. Pelantikan akan digelar di Rumah Dinas Gubernur Sumsel, Griya Agung Palembang pada Jumat (26/2).

Deru mengklaim, pelantikan tatap muka langsung ini sudah dapat restu dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal (Purn) Tito Karnavian. “Diperbolehkan (pelantikan) tatap langsung. Karena saya khawatir ada gangguan sinyal saat pelantikan dilakukan secara virtual,” ujarnya, di Palembang, Rabu (24/2).

Alasan lainnya, meminimalisir kerumunan massa. Karena kerumunan massa di daerah, jelasnya, pasti tidak terkendali. “Lebih baik langsung, tapi undangan dibatasi,” ujar mantan Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Timur dua periode ini lagi.

Dia merinci, enam kepala daerah terpilih yang bakal dilantik besok adalah Pasangan Calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Selatan, OKU Timur, Ogan Ilir, Musi Rawas, dan Musi Rawas Utara.

Pada hari yang sama tapi berbeda sesi, Deru juga melantik Penjabat (Pj) Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) untuk mengisi kekosongan kepemimpinan kepala daerah. Setelah Bupati-Wakil Bupati PALI terpilih dilantik setelah ada putusan final dari Mahkamah Konstitusi (MK), maka Pj Bupati akan diberhentikan.

“Di PALI akan dilantik Penjabat Bupati, saya sudah siapkan namanya,” papar Deru.

Menurut catatan Rakyat Merdeka, sejumlah Paslon pemenang Pilkada se-Sumsel tidak lain adalah sanak keluarga dari Gubernur Herman Deru dan Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel, Mawardi Yahya.

 

Bupati OKU Timur terpilih, Lanosin Hamzah adalah adik kandung dari Gubernur Herman Deru. Di Pilkada OKU Timur, Lanosin berduet dengan Adi Nugraha Purna Yudha. Pasangan ini diusung koalisi gemuk terdiri dari PKB, Demokrat, NasDem, PKS, Gerindra, Hanura, PPP, Perindo, PDI Perjuangan, PAN dan Golkar.

Paslon Lanosin Hamzah-Adi Nugraha Purna Yudha ini mengalahkan Paslon dari jalur independen atau perseorangan, Kolonel Infanteri (Purn) Ruslan-dr Herly Sunawan.

Selain itu, Bupati Ogan Ilir terpilih Panca Akbar Wijaya adalah putra Wagub Sumsel, Mawardi Yahya. Di Pilkada Ogan Ilir, Panca berpasangan dengan H Ardani. Pasangan Panca-Ardani mengalahkan Paslon petahana Ilyas Panji Alam-Endang Ishak.

Selain kerabat dekat Gubernur dan Wagub Sumsel, ada pula Wakil Bupati OKU terpilih, Johan Anuar. Dia adalah tersangka kasus korupsi lahan kuburan. Saat ini, Johan sedang berada dalam tahanan KPK.

Di Pilkada OKU, Johan berduet dengan Kuryana. Paslon Kuryana-Johan memenangkan Pilkada setelah melawan kotak kosong.

Secara terpisah, Kuasa Hukum Johan Anuar, Titis Rachmawati mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan berkas-berkas terkait permohonan izin keluar dari tahanan untuk mengikuti pelantikan Paslon Bupati-Wakil Bupati OKU terpilih di Pilkada 2020.

Titis menyebut, permohonan keluar dari tahanan akan diajukan kepada Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1A Khusus Palembang. Pasalnya, saat ini, Johan berstatus sebagai terdakwa dan persidangan atas perkara kasus korupsi lahan kuburan itu masih berlangsung.

“Kami menjalankan apa yang jadi keputusan majelis hakim. Jika diizinkan, kami ikuti,” tutupnya. [SSL]

]]> .
Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru akan melantik enam pasangan bupati dan wakil bupati terpilih hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, besok (Jumat, 26 Februari 2021). Deretan yang bakal termausk adik, anak Wagub Sumsel, hingga tahanan kasus korupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Deru, pelantikan enam kepala daerah terpilih di Sumsel akan digelar secara tatap muka. Pelantikan akan digelar di Rumah Dinas Gubernur Sumsel, Griya Agung Palembang pada Jumat (26/2).

Deru mengklaim, pelantikan tatap muka langsung ini sudah dapat restu dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal (Purn) Tito Karnavian. “Diperbolehkan (pelantikan) tatap langsung. Karena saya khawatir ada gangguan sinyal saat pelantikan dilakukan secara virtual,” ujarnya, di Palembang, Rabu (24/2).

Alasan lainnya, meminimalisir kerumunan massa. Karena kerumunan massa di daerah, jelasnya, pasti tidak terkendali. “Lebih baik langsung, tapi undangan dibatasi,” ujar mantan Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Timur dua periode ini lagi.

Dia merinci, enam kepala daerah terpilih yang bakal dilantik besok adalah Pasangan Calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Selatan, OKU Timur, Ogan Ilir, Musi Rawas, dan Musi Rawas Utara.

Pada hari yang sama tapi berbeda sesi, Deru juga melantik Penjabat (Pj) Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) untuk mengisi kekosongan kepemimpinan kepala daerah. Setelah Bupati-Wakil Bupati PALI terpilih dilantik setelah ada putusan final dari Mahkamah Konstitusi (MK), maka Pj Bupati akan diberhentikan.

“Di PALI akan dilantik Penjabat Bupati, saya sudah siapkan namanya,” papar Deru.

Menurut catatan Rakyat Merdeka, sejumlah Paslon pemenang Pilkada se-Sumsel tidak lain adalah sanak keluarga dari Gubernur Herman Deru dan Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel, Mawardi Yahya.

 

Bupati OKU Timur terpilih, Lanosin Hamzah adalah adik kandung dari Gubernur Herman Deru. Di Pilkada OKU Timur, Lanosin berduet dengan Adi Nugraha Purna Yudha. Pasangan ini diusung koalisi gemuk terdiri dari PKB, Demokrat, NasDem, PKS, Gerindra, Hanura, PPP, Perindo, PDI Perjuangan, PAN dan Golkar.

Paslon Lanosin Hamzah-Adi Nugraha Purna Yudha ini mengalahkan Paslon dari jalur independen atau perseorangan, Kolonel Infanteri (Purn) Ruslan-dr Herly Sunawan.

Selain itu, Bupati Ogan Ilir terpilih Panca Akbar Wijaya adalah putra Wagub Sumsel, Mawardi Yahya. Di Pilkada Ogan Ilir, Panca berpasangan dengan H Ardani. Pasangan Panca-Ardani mengalahkan Paslon petahana Ilyas Panji Alam-Endang Ishak.

Selain kerabat dekat Gubernur dan Wagub Sumsel, ada pula Wakil Bupati OKU terpilih, Johan Anuar. Dia adalah tersangka kasus korupsi lahan kuburan. Saat ini, Johan sedang berada dalam tahanan KPK.

Di Pilkada OKU, Johan berduet dengan Kuryana. Paslon Kuryana-Johan memenangkan Pilkada setelah melawan kotak kosong.

Secara terpisah, Kuasa Hukum Johan Anuar, Titis Rachmawati mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan berkas-berkas terkait permohonan izin keluar dari tahanan untuk mengikuti pelantikan Paslon Bupati-Wakil Bupati OKU terpilih di Pilkada 2020.

Titis menyebut, permohonan keluar dari tahanan akan diajukan kepada Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1A Khusus Palembang. Pasalnya, saat ini, Johan berstatus sebagai terdakwa dan persidangan atas perkara kasus korupsi lahan kuburan itu masih berlangsung.

“Kami menjalankan apa yang jadi keputusan majelis hakim. Jika diizinkan, kami ikuti,” tutupnya. [SSL]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories