Berupaya Selamatkan Diri Dari Musibah Kebakaran Ajib, Kucing Hitam Di Chicago Sukses Loncat Dari Lantai 5 Apartemen Dengan Selamat

Seekor kucing hitam bernama Hennessy di Chicago, berhasil melakukan penyelamatan dengan mulus, setelah melompat dari lantai 5 Apartemen South Lowe Avenue di wilayah Englewood, Kamis (13/5) pukul 3 sore waktu setempat.

Kucing yang terpental dari tanah itu, dengan santainya berjalan pergi, usai melakukan pendaratan yang sangat mulus.

Kebakaran tersebut dapat segera dipadamkan, dan tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

“Ketika petugas pemadam kebakaran memasuki unit, mereka melihat kucing di dekat jendela mencoba keluar. Petugas  mencoba mengambil kucing itu, tapi dia malah berlari menuju area kebakaran. Beberapa saat kemudian, orang-orang di bawah gedung melihat kucing itu menjulurkan kepalanya ke salah satu jendela, dan melihat sekeliling,” kata Juru Bicara Pemadam Kebakaran Chicago, Langford yang mengabadikan kejadian tersebut dalam bentuk video, seperti dikutip Chicago Tribune, Jumat (14/5).

“Kucing itu tampak berhitung sebelum melompat. Dia penuh perhitungan. Tak lama, dia sedikit mengeong, dan tak menabrak tembok sama sekali ketika melompat,” imbuhnya.

Sejumlah orang yang menyaksikan aksi heroik itu menjerit, sebelum sang kucing mendarat dengan selamat di sepetak rumput, dan membuat sedikit pantulan sebelum kabur.

“Kalau saja kucing itu menabrak dinding, mungkin ceritanya akan berbeda,” imbuh Langford.

Hennessy tampaknya cukup mengenal apartemen berlantai 6 itu dengan baik. Dia berlari ke pintu masuk untuk mencoba masuk kembali ke dalam.

Pepatah kuno yang menyebut kucing selalu bisa mendarat dengan selamat dari ketinggian, menyimpan tanda tanya di kalangan ilmuwan selama berabad-abad. Mekanisme yang tepat dari gerak refleks mereka, belum sepenuhnya dipahami. Kucing bagai punya 9 nyawa.

Namun, serangkaian foto yang diambil ilmuwan Prancis Étienne-Jules Marey pada tahun 1894, membantu menjelaskan bagaimana kucing memelintir tubuh mereka di udara untuk melakukan pendaratan dengan mulus dan selamat.

Sementara hewan mamalia lainnya akan jatuh dalam posisi terbalik, kucing mampu memposisikan kakinya di bawah dengan cepat.

Saat hampir menyentuh tanah, kaki kucing akan meregang. Mereka kemudian menekuk kakinya, untuk mengurangi kecepatan saat jatuh.

Satu hal lagi, manusia memiliki kecepatan jatuh rata-rata 200 km/jam. Sedangkan kucing, kecepatan rata-ratanya hanya 100 km/jam.

Kaki kucing yang panjang dan berotot, juga memiliki sifat pegas mampu menahan dirinya saat jatuh dari ketinggian. [HES]

]]> Seekor kucing hitam bernama Hennessy di Chicago, berhasil melakukan penyelamatan dengan mulus, setelah melompat dari lantai 5 Apartemen South Lowe Avenue di wilayah Englewood, Kamis (13/5) pukul 3 sore waktu setempat.

Kucing yang terpental dari tanah itu, dengan santainya berjalan pergi, usai melakukan pendaratan yang sangat mulus.

Kebakaran tersebut dapat segera dipadamkan, dan tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

“Ketika petugas pemadam kebakaran memasuki unit, mereka melihat kucing di dekat jendela mencoba keluar. Petugas  mencoba mengambil kucing itu, tapi dia malah berlari menuju area kebakaran. Beberapa saat kemudian, orang-orang di bawah gedung melihat kucing itu menjulurkan kepalanya ke salah satu jendela, dan melihat sekeliling,” kata Juru Bicara Pemadam Kebakaran Chicago, Langford yang mengabadikan kejadian tersebut dalam bentuk video, seperti dikutip Chicago Tribune, Jumat (14/5).

“Kucing itu tampak berhitung sebelum melompat. Dia penuh perhitungan. Tak lama, dia sedikit mengeong, dan tak menabrak tembok sama sekali ketika melompat,” imbuhnya.

Sejumlah orang yang menyaksikan aksi heroik itu menjerit, sebelum sang kucing mendarat dengan selamat di sepetak rumput, dan membuat sedikit pantulan sebelum kabur.

“Kalau saja kucing itu menabrak dinding, mungkin ceritanya akan berbeda,” imbuh Langford.

Hennessy tampaknya cukup mengenal apartemen berlantai 6 itu dengan baik. Dia berlari ke pintu masuk untuk mencoba masuk kembali ke dalam.

Pepatah kuno yang menyebut kucing selalu bisa mendarat dengan selamat dari ketinggian, menyimpan tanda tanya di kalangan ilmuwan selama berabad-abad. Mekanisme yang tepat dari gerak refleks mereka, belum sepenuhnya dipahami. Kucing bagai punya 9 nyawa.

Namun, serangkaian foto yang diambil ilmuwan Prancis Étienne-Jules Marey pada tahun 1894, membantu menjelaskan bagaimana kucing memelintir tubuh mereka di udara untuk melakukan pendaratan dengan mulus dan selamat.

Sementara hewan mamalia lainnya akan jatuh dalam posisi terbalik, kucing mampu memposisikan kakinya di bawah dengan cepat.

Saat hampir menyentuh tanah, kaki kucing akan meregang. Mereka kemudian menekuk kakinya, untuk mengurangi kecepatan saat jatuh.

Satu hal lagi, manusia memiliki kecepatan jatuh rata-rata 200 km/jam. Sedangkan kucing, kecepatan rata-ratanya hanya 100 km/jam.

Kaki kucing yang panjang dan berotot, juga memiliki sifat pegas mampu menahan dirinya saat jatuh dari ketinggian. [HES]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories