Belum Resmi Nikah Dengan Prabowo Cak Imin Sudah Jualan Visi-Misi

Pertemuan lanjutan antara Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Ketum PKB, Muhaimin Iskandar belum membawa hasil yang menggembirakan. Keduanya belum bersepakat untuk berpasangan sebagai capres-cawapres di 2024. Meskipun belum resmi nikah dengan Prabowo, Imin masih tetap percaya diri. Bahkan, Imin sudah jualan visi-misi seperti layaknya kandidat yang bertarung di pilpres.

Pertemuan Prabowo dengan Imin digelar dalam acara yang bertajuk “PKB Road to Pilpres 2024” yang digelar di Tenis Indor Senayan, Jakarta, kemarin. Prabowo tiba di lokasi acara pukul 09.00 WIB dengan berjalan bareng bersama Imin. Tampillan keduanya cukup kompak. Keduanya memakai kemeja putih dengan peci hitam di kepalanya.

Keduanya disambut riuh tepuk tangan seluruh kader PKB yang hadir.

Kegiatan ini dihadiri oleh kader PKB yang berasal dari penjuru Nusantara, mulai dari DKI Jakarta, Sumatera Barat, Maluku, Sumatera Utara, Riau, hingga Jambi. Adapun, kader PKB yang hadir pada hari ini terdiri dari kader tingkat DPD hingga DPC PKB dari seluruh RI. Mereka telah tiba di lokasi sejak pagi hari dengan menggunakan bus.

Dalam acara tersebut, Prabowo juga membawa sejumlah personel Gerindra untuk menemaninya. Yakni Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, Waketum Gerindra Irfan Yusuf Hasyim dan Sugiono, serta Ketua OKK Prasetyo Hadi.

Suasana langsung gemuruh ketika Prabowo-Imin masuk ke lokasi acara. Para kader PKB langsung menyanyikan yel-yel yang bernada lagu Garuda Didadaku. “Gus Muhaimin idolaku. Pak Prabowo idamanku. Ku yakin Pilpres nanti pasti menang”.

Dalam sambutannya, Imin langsung menyampaikan pujian pada Prabowo. Bahkan, Wakil Ketua DPR ini menyapa Prabowo sebagai calon presiden bukan Ketum Gerindra atau Menteri Pertahanan.

“Yang terhormat, Calon Presiden RI, Pak Prabowo Subianto,” pujinya. Ucapan tersebut langsung disambut oleh tepuk tangan dan sorak dukungan dari para kader PKB. “Prabowo presiden!” teriak para kader.

Imin juga memamerkan anggota PKB se-Indonesia ke Prabowo. Kata Imin, para kader ini sehari-hari bergelut langsung bertemu dengan rakyat, berbicara mendengar menyerap aspirasi. “Sekaligus mengabdi tiada henti untuk rakyat,” tutur Imin.

Dihadapan Prabowo, Imin tak ragu memaparkan visi-misi bila nanti berhasil memimpin Indonesia. Visi tersebut merupakan hasil pertemuan internal PKB yang diselenggarakan dua hari sebelumnya di kawasan Bogor, Jawa Barat. Nantinya visi tersebut akan disampaikan ke koalisinya yakni partai Gerindra.

 

Ada lima poin yang menjadi visi partainya. Pertama mengenai program listrik gratis untuk orang miskin. “Sudah dihitung anggarannya ternyata hanya Rp 17,7 triliun per tahun. Insyaallah dengan masyarakat pengguna listrik 450 Watt jumlahnya yang menggunakan sejumlah 32 juta warga negara. Ini yang akan sudah dihitung mendapat subsidi gratis 100 persen untuk rakyat miskin menggunkan listrik,” tuturnya.

Kedua, Imin jualan soal pupuk gratis bagi petani yang memiliki lahan pertanian di bawah 05 hektar. Ketiga, terkait permasalahan yang saat ini dihadapi masyarakat yaitu BBM. Ia menjanjikan akan menurunkan harga BBM khusus untuk kalangan pengguna sepeda motor dan angkutan umum.

“Sudah dihitung kira-kita satu tahun Rp 267 triliun, ada duitnya, enggak masalah,” ulasnya.

Keempat, pada tahun 2030 kaum muda meraih puncak bonus demografi. Ia meminta kepada kader PKB untuk segera mengupgrade energi dan kekuatan bagi kaum muda. “Salah satu real bisa dilaksanakan adalah memberikan bantuan modal tanpa agunan dan tanpa bunga untuk pengusaha muda. Kalau ditanya agunannya apa, jawabannya usia muda. Itulah agunan untuk bangsa dan negara kita. Waktu tujuh tahun sangat penting untuk kita buat semuanya,” tambahnya.

Adapun yang terakhir, akan menaikkan dana pensiun untuk TNI dan Polri. Serta para purnawirawan yang sudah menjadi pelayanan bangsa.

Setelah itu, giliran Prabowo yang menyampaikan sambuatannya. Prabowo menegaskan, Gerindra dan PKB sepakat untuk sama-sama berjuang dan bahu-membahu berbakti untuk mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera. Ia mengaku sudah sejak lama ingin berkoalisi dengan PKB.

Klaimnya, akan ada partai lain yang akan bergabung dengan koalisi Kebangkitan Indonesia Raya yang digagas PKB-Gerindra. Meski demikian, deklarasi capres dan cawapres belum disampaikan. “Deklarasi gampang yang penting kita menang. Menang untuk menyelamatkan masa depan bangsa Indonesia,” ucapnya.

Ia menilai, PKB adalah partai religius, tapi berkebangsaan. Sedangkan Gerindra, selaku partai yang didirikannya itu merupakan partai kebangsaan yang religius.

Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid tak menampik, bila dipertemuan tersebut belum disepakati soal capres-cawapres. Namun, sesusai kesepakatan, urusan capres-cawapres diserahkan sepenuhnya pada Prabowo dan Imin.

“Tentu yang paling penting kita berpegang pada komitmen politik bersama Gerindra bahwa pembicaraan presiden dan wakil presiden ada di tangan Pak Prabowo dan Gus Muhaimin. Nah tentu Pak Muhaimin tadi dalam konteks Pak Prabowo calon presiden dari Partai Gerindra, tetapi belum dari koalisi,” kata Jazilul.

Menurutnya, pertemuan Prabowo dan Imin semakin menguatkan sinyal keduanya dalam satu perahu nantinya akan mengumumkan capres dan cawapres yang diusung. [MEN]

]]> Pertemuan lanjutan antara Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Ketum PKB, Muhaimin Iskandar belum membawa hasil yang menggembirakan. Keduanya belum bersepakat untuk berpasangan sebagai capres-cawapres di 2024. Meskipun belum resmi nikah dengan Prabowo, Imin masih tetap percaya diri. Bahkan, Imin sudah jualan visi-misi seperti layaknya kandidat yang bertarung di pilpres.

Pertemuan Prabowo dengan Imin digelar dalam acara yang bertajuk “PKB Road to Pilpres 2024” yang digelar di Tenis Indor Senayan, Jakarta, kemarin. Prabowo tiba di lokasi acara pukul 09.00 WIB dengan berjalan bareng bersama Imin. Tampillan keduanya cukup kompak. Keduanya memakai kemeja putih dengan peci hitam di kepalanya.

Keduanya disambut riuh tepuk tangan seluruh kader PKB yang hadir.

Kegiatan ini dihadiri oleh kader PKB yang berasal dari penjuru Nusantara, mulai dari DKI Jakarta, Sumatera Barat, Maluku, Sumatera Utara, Riau, hingga Jambi. Adapun, kader PKB yang hadir pada hari ini terdiri dari kader tingkat DPD hingga DPC PKB dari seluruh RI. Mereka telah tiba di lokasi sejak pagi hari dengan menggunakan bus.

Dalam acara tersebut, Prabowo juga membawa sejumlah personel Gerindra untuk menemaninya. Yakni Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, Waketum Gerindra Irfan Yusuf Hasyim dan Sugiono, serta Ketua OKK Prasetyo Hadi.

Suasana langsung gemuruh ketika Prabowo-Imin masuk ke lokasi acara. Para kader PKB langsung menyanyikan yel-yel yang bernada lagu Garuda Didadaku. “Gus Muhaimin idolaku. Pak Prabowo idamanku. Ku yakin Pilpres nanti pasti menang”.

Dalam sambutannya, Imin langsung menyampaikan pujian pada Prabowo. Bahkan, Wakil Ketua DPR ini menyapa Prabowo sebagai calon presiden bukan Ketum Gerindra atau Menteri Pertahanan.

“Yang terhormat, Calon Presiden RI, Pak Prabowo Subianto,” pujinya. Ucapan tersebut langsung disambut oleh tepuk tangan dan sorak dukungan dari para kader PKB. “Prabowo presiden!” teriak para kader.

Imin juga memamerkan anggota PKB se-Indonesia ke Prabowo. Kata Imin, para kader ini sehari-hari bergelut langsung bertemu dengan rakyat, berbicara mendengar menyerap aspirasi. “Sekaligus mengabdi tiada henti untuk rakyat,” tutur Imin.

Dihadapan Prabowo, Imin tak ragu memaparkan visi-misi bila nanti berhasil memimpin Indonesia. Visi tersebut merupakan hasil pertemuan internal PKB yang diselenggarakan dua hari sebelumnya di kawasan Bogor, Jawa Barat. Nantinya visi tersebut akan disampaikan ke koalisinya yakni partai Gerindra.

 

Ada lima poin yang menjadi visi partainya. Pertama mengenai program listrik gratis untuk orang miskin. “Sudah dihitung anggarannya ternyata hanya Rp 17,7 triliun per tahun. Insyaallah dengan masyarakat pengguna listrik 450 Watt jumlahnya yang menggunakan sejumlah 32 juta warga negara. Ini yang akan sudah dihitung mendapat subsidi gratis 100 persen untuk rakyat miskin menggunkan listrik,” tuturnya.

Kedua, Imin jualan soal pupuk gratis bagi petani yang memiliki lahan pertanian di bawah 05 hektar. Ketiga, terkait permasalahan yang saat ini dihadapi masyarakat yaitu BBM. Ia menjanjikan akan menurunkan harga BBM khusus untuk kalangan pengguna sepeda motor dan angkutan umum.

“Sudah dihitung kira-kita satu tahun Rp 267 triliun, ada duitnya, enggak masalah,” ulasnya.

Keempat, pada tahun 2030 kaum muda meraih puncak bonus demografi. Ia meminta kepada kader PKB untuk segera mengupgrade energi dan kekuatan bagi kaum muda. “Salah satu real bisa dilaksanakan adalah memberikan bantuan modal tanpa agunan dan tanpa bunga untuk pengusaha muda. Kalau ditanya agunannya apa, jawabannya usia muda. Itulah agunan untuk bangsa dan negara kita. Waktu tujuh tahun sangat penting untuk kita buat semuanya,” tambahnya.

Adapun yang terakhir, akan menaikkan dana pensiun untuk TNI dan Polri. Serta para purnawirawan yang sudah menjadi pelayanan bangsa.

Setelah itu, giliran Prabowo yang menyampaikan sambuatannya. Prabowo menegaskan, Gerindra dan PKB sepakat untuk sama-sama berjuang dan bahu-membahu berbakti untuk mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera. Ia mengaku sudah sejak lama ingin berkoalisi dengan PKB.

Klaimnya, akan ada partai lain yang akan bergabung dengan koalisi Kebangkitan Indonesia Raya yang digagas PKB-Gerindra. Meski demikian, deklarasi capres dan cawapres belum disampaikan. “Deklarasi gampang yang penting kita menang. Menang untuk menyelamatkan masa depan bangsa Indonesia,” ucapnya.

Ia menilai, PKB adalah partai religius, tapi berkebangsaan. Sedangkan Gerindra, selaku partai yang didirikannya itu merupakan partai kebangsaan yang religius.

Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid tak menampik, bila dipertemuan tersebut belum disepakati soal capres-cawapres. Namun, sesusai kesepakatan, urusan capres-cawapres diserahkan sepenuhnya pada Prabowo dan Imin.

“Tentu yang paling penting kita berpegang pada komitmen politik bersama Gerindra bahwa pembicaraan presiden dan wakil presiden ada di tangan Pak Prabowo dan Gus Muhaimin. Nah tentu Pak Muhaimin tadi dalam konteks Pak Prabowo calon presiden dari Partai Gerindra, tetapi belum dari koalisi,” kata Jazilul.

Menurutnya, pertemuan Prabowo dan Imin semakin menguatkan sinyal keduanya dalam satu perahu nantinya akan mengumumkan capres dan cawapres yang diusung. [MEN]
]]>.

Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories