Belle Fashion, UMKM Kakak Beradik Shopee Ekspor Ke Asia Dan Eropa

Pemilik usaha Belle Fashion, kakak beradik Andre & Abdilah meraih peningkatan penjualan dua kali lipat saat pandemi, terutama saat fokus melakukan penjualan dan pemasarannya di Shopee.

Tidak hanya itu, Belle Fashion juga mengikuti program ekspor Shopee yang membuka kesempatan toko keduanya untuk bisa go international.

Diakui Andre, beragam program yang diadakan oleh Shopee pun terbukti telah berhasil membantu pelaku UMKM seperti kami berdua.

Selain mendapatkan eksposur dari keikutsertaannya dalam kampanye yang diselenggarakan oleh Shopee Indonesia seperti 4.4 Mega Shopping Day yang sedang berlangsung, menggunakan fitur gratis ongkir, dan yang lainnya, kini Belle Fashion juga turut mendapatkan tambahan penghasilan dari pengalaman ekspor pertama kami bersama Shopee.

“Setelah bergabung di Shopee selama 2 tahun, saya sudah diajak untuk ikut program ekspor oleh tim Shopee. Belle Fashion mendapat kesempatan untuk mengikuti program ekspor Shopee sebagai salah satu toko yang masuk ke batch pertama program di tahun 2019,” jelasnya dalam diskusi virtual, Jumat (19/3).

Andre mengatakan sebelumnya ia sama sekali tidak ada pikiran bisa menjual produk Belle Fashion ke luar negeri, tetapi bersama program ekspor Shopee kini lebih dari 100 produknya dibeli oleh konsumen di Singapura, Malaysia, dan banyak negara lainnya tiap bulan.

 

Abdilah menambahkan, program ekspor yang diberikan oleh Shopee bermanfaat untuk menaikkan penjualan produk-produk Belle Fashion. Mereka mengaku senang karena produk mereka bisa dibeli di negara-negara seperti Malaysia, Singapura, Filipina, terlebih pasar-pasar baru dari negara tujuan ekspor Shopee seperti Thailand, Vietnam dan Brazil.

Menurutnya, program ekspor yang diberikan oleh Shopee sangat membantunya terlihat dari produk penjualan kami yang semakin meningkat terutama untuk kategori fashion muslim.

Saat awal bergabung di program ekspor Shopee, kami banyak diberikan pelatihan dan edukasi dari tim Shopee terutama hal-hal yang harus diperhatikan saat ekspor seperti packaging dan quality control.

Hal ini selaras dengan tujuan Shopee yang berkolaborasi dengan Sekolah Ekspor, asosiasi gabungan antara Kamar Dagang dan Industri Indonesia serta Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (SMESCO) untuk mewujudkan 500.000 eksportir hingga tahun 2030.

Program dimulai awal Maret 2021 yang juga didukung Kementerian Koperasi dan UKM dan Kementerian Perdagangan.

Berdasarkan data Kemendag, saat ini di Indonesia terdapat 13.177 UKM eksportir, yang mewakili 90 persen dari eksportir nasional pada periode Januari-September 2020.

“Ke depannya, Belle Fashion akan terus optimis dan berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan pelayanan toko, serta tidak henti mengeluarkan produk-produk unggulan untuk konsumen di Indonesia dan luar negeri, dan memperlihatkan bahwa produk lokal pun tidak kalah saing dan mampu merebut hati masyarakat negara lain,” pungkasnyaa. [DWI]

]]> Pemilik usaha Belle Fashion, kakak beradik Andre & Abdilah meraih peningkatan penjualan dua kali lipat saat pandemi, terutama saat fokus melakukan penjualan dan pemasarannya di Shopee.

Tidak hanya itu, Belle Fashion juga mengikuti program ekspor Shopee yang membuka kesempatan toko keduanya untuk bisa go international.

Diakui Andre, beragam program yang diadakan oleh Shopee pun terbukti telah berhasil membantu pelaku UMKM seperti kami berdua.

Selain mendapatkan eksposur dari keikutsertaannya dalam kampanye yang diselenggarakan oleh Shopee Indonesia seperti 4.4 Mega Shopping Day yang sedang berlangsung, menggunakan fitur gratis ongkir, dan yang lainnya, kini Belle Fashion juga turut mendapatkan tambahan penghasilan dari pengalaman ekspor pertama kami bersama Shopee.

“Setelah bergabung di Shopee selama 2 tahun, saya sudah diajak untuk ikut program ekspor oleh tim Shopee. Belle Fashion mendapat kesempatan untuk mengikuti program ekspor Shopee sebagai salah satu toko yang masuk ke batch pertama program di tahun 2019,” jelasnya dalam diskusi virtual, Jumat (19/3).

Andre mengatakan sebelumnya ia sama sekali tidak ada pikiran bisa menjual produk Belle Fashion ke luar negeri, tetapi bersama program ekspor Shopee kini lebih dari 100 produknya dibeli oleh konsumen di Singapura, Malaysia, dan banyak negara lainnya tiap bulan.

 

Abdilah menambahkan, program ekspor yang diberikan oleh Shopee bermanfaat untuk menaikkan penjualan produk-produk Belle Fashion. Mereka mengaku senang karena produk mereka bisa dibeli di negara-negara seperti Malaysia, Singapura, Filipina, terlebih pasar-pasar baru dari negara tujuan ekspor Shopee seperti Thailand, Vietnam dan Brazil.

Menurutnya, program ekspor yang diberikan oleh Shopee sangat membantunya terlihat dari produk penjualan kami yang semakin meningkat terutama untuk kategori fashion muslim.

Saat awal bergabung di program ekspor Shopee, kami banyak diberikan pelatihan dan edukasi dari tim Shopee terutama hal-hal yang harus diperhatikan saat ekspor seperti packaging dan quality control.

Hal ini selaras dengan tujuan Shopee yang berkolaborasi dengan Sekolah Ekspor, asosiasi gabungan antara Kamar Dagang dan Industri Indonesia serta Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (SMESCO) untuk mewujudkan 500.000 eksportir hingga tahun 2030.

Program dimulai awal Maret 2021 yang juga didukung Kementerian Koperasi dan UKM dan Kementerian Perdagangan.

Berdasarkan data Kemendag, saat ini di Indonesia terdapat 13.177 UKM eksportir, yang mewakili 90 persen dari eksportir nasional pada periode Januari-September 2020.

“Ke depannya, Belle Fashion akan terus optimis dan berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan pelayanan toko, serta tidak henti mengeluarkan produk-produk unggulan untuk konsumen di Indonesia dan luar negeri, dan memperlihatkan bahwa produk lokal pun tidak kalah saing dan mampu merebut hati masyarakat negara lain,” pungkasnyaa. [DWI]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories