Belasungkawa, PBNU Gelar Shalat Gaib Bagi 53 Prajurit Hiu Kencana

Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj menyampaikan belasungkawa dan menyerukan kepada warga NU untuk melaksanakan sholat gaib bagi 53 prajurit Hiu Kecana yang gugur karena tenggelam dikedalaman 838 meter di Perairan Utara Bali. 
 
“Saya mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas gugurnya 53 awak Kapal Selam Nanggala 402 saat bertugas pada Sabtu (24/4),” kata Said Aqil dalam video di Jakarta, Senin (26/4).
 
Said Aqil mendoakan agar 53 awak KRI Nanggala-402 yang gugur diterima di sisi Allah dan diampuni segala kesalahannya. “Katakanlah tidak sekali-kali menimpa kepada diri kita kecuali apa yang telah dikehendaki oleh Allah. Karena itu, kita yakin dan kita doakan agar arwah mereka diterima di sisi Allah, ditempatkan di tempat yang indah dan damai dan mereka diampuni segala kesalahannya, diterima segala amal solehnya,” katanya.
 
Bagi keluarga yang ditinggalkan lanjut Said Aqil juga mendoakan semoga diberi ketabahan dan kesabaran atas musibah tenggelamnya KRI Nanggala-402. “Saya mengimbau kepada seluruh warga Nahdiyin agar melaksanakan shalat gaib untuk arwah mereka,” ujarnya.
 
Sebagai informasi, 53 awak kapal KRI Nanggala-402 dinyatakan telah gugur oleh Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Marsekal Hadi Tjahjanto saat jumpa pers di Base Ops Lanud Ngurah Rai, Badung, Bali, Minggu, (25/4).
 
Kapal selam ini membawa 53 orang yang terdiri dari 49 ABK, seorang komandan satuan, dan tiga personel senjata. Kapal hilang kontak saat komandan pelatihan hendak memberikan otoritas penembakan terpedo. [MFA]
 
]]> Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj menyampaikan belasungkawa dan menyerukan kepada warga NU untuk melaksanakan sholat gaib bagi 53 prajurit Hiu Kecana yang gugur karena tenggelam dikedalaman 838 meter di Perairan Utara Bali. 
 
“Saya mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas gugurnya 53 awak Kapal Selam Nanggala 402 saat bertugas pada Sabtu (24/4),” kata Said Aqil dalam video di Jakarta, Senin (26/4).
 
Said Aqil mendoakan agar 53 awak KRI Nanggala-402 yang gugur diterima di sisi Allah dan diampuni segala kesalahannya. “Katakanlah tidak sekali-kali menimpa kepada diri kita kecuali apa yang telah dikehendaki oleh Allah. Karena itu, kita yakin dan kita doakan agar arwah mereka diterima di sisi Allah, ditempatkan di tempat yang indah dan damai dan mereka diampuni segala kesalahannya, diterima segala amal solehnya,” katanya.
 
Bagi keluarga yang ditinggalkan lanjut Said Aqil juga mendoakan semoga diberi ketabahan dan kesabaran atas musibah tenggelamnya KRI Nanggala-402. “Saya mengimbau kepada seluruh warga Nahdiyin agar melaksanakan shalat gaib untuk arwah mereka,” ujarnya.
 
Sebagai informasi, 53 awak kapal KRI Nanggala-402 dinyatakan telah gugur oleh Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Marsekal Hadi Tjahjanto saat jumpa pers di Base Ops Lanud Ngurah Rai, Badung, Bali, Minggu, (25/4).
 
Kapal selam ini membawa 53 orang yang terdiri dari 49 ABK, seorang komandan satuan, dan tiga personel senjata. Kapal hilang kontak saat komandan pelatihan hendak memberikan otoritas penembakan terpedo. [MFA]
 
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories