BBM Naik, 20,65 Juta Orang Dapat BLT Rp 600 Ribu

Pemerintah memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada 20,65 juta penerima manfaat sebagai kompensasi kenaikan harga BBM subsidi. Penyaluran di mulai September ini.

“Saat ini dari rencana 20,65 juta penerima manfaat itu, yang sudah siap salur di PT Pos Indonesia 18.486.756 penerima. Sisanya masih dalam proses cleansing,” ujar Menteri Sosial Tri Rismaharini saat konferensi pers kenaikan harga BBM subsidi di Istana Negara, Sabtu (3/9).

Hadir dalam jumpa pers tersebut Presiden Jokowi, Menkeu Sri Mulyani, Menteri ESDM Arifin Tasrif dan Mensesneg Pratikno.

Menurut Risma, BLT akan diberikan Rp 150 ribu sebanyak 4 kali per orang. Totalnya mencapai Rp 600 ribu. Namun, pemberian akan dilakukan 2 tahap. Jadi pertahapnya akan menerima Rp 300 ribu.

“Kita berikan per September ini dan nanti awal Desember,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, warga yang memenuhi syarat penerima BLT tapi belum masuk daftar bisa mengusulkan di situs cek bansos melalu fitur usul sanggah. Bisa juga telp ke command center 021171 yang aktif 24 jam.

“Nanti kami akan cek di lapangan di daerah dengan pendamping kami,” ujarnya.

Menurut dia, pihaknya memiliki pendamping 70 ribu orang di seluruh Indonesia. Nanti mereka akan mengklarifikasi.

Sementara, untuk membantu warga yang tidak mampu mengakses PT Pos karena sakit atau tempatnya di pegunungan dan daerah terpencil akan dikirimkan langsung ke rumah oleh PT Pos.

“Misalnya di Papua. Kita bekerja sama dengan kepala suku, kepala adat dan menyiapkan penerbangan khusus,” ujarnya.

]]> Pemerintah memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada 20,65 juta penerima manfaat sebagai kompensasi kenaikan harga BBM subsidi. Penyaluran di mulai September ini.

“Saat ini dari rencana 20,65 juta penerima manfaat itu, yang sudah siap salur di PT Pos Indonesia 18.486.756 penerima. Sisanya masih dalam proses cleansing,” ujar Menteri Sosial Tri Rismaharini saat konferensi pers kenaikan harga BBM subsidi di Istana Negara, Sabtu (3/9).

Hadir dalam jumpa pers tersebut Presiden Jokowi, Menkeu Sri Mulyani, Menteri ESDM Arifin Tasrif dan Mensesneg Pratikno.

Menurut Risma, BLT akan diberikan Rp 150 ribu sebanyak 4 kali per orang. Totalnya mencapai Rp 600 ribu. Namun, pemberian akan dilakukan 2 tahap. Jadi pertahapnya akan menerima Rp 300 ribu.

“Kita berikan per September ini dan nanti awal Desember,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, warga yang memenuhi syarat penerima BLT tapi belum masuk daftar bisa mengusulkan di situs cek bansos melalu fitur usul sanggah. Bisa juga telp ke command center 021171 yang aktif 24 jam.

“Nanti kami akan cek di lapangan di daerah dengan pendamping kami,” ujarnya.

Menurut dia, pihaknya memiliki pendamping 70 ribu orang di seluruh Indonesia. Nanti mereka akan mengklarifikasi.

Sementara, untuk membantu warga yang tidak mampu mengakses PT Pos karena sakit atau tempatnya di pegunungan dan daerah terpencil akan dikirimkan langsung ke rumah oleh PT Pos.

“Misalnya di Papua. Kita bekerja sama dengan kepala suku, kepala adat dan menyiapkan penerbangan khusus,” ujarnya.
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories