Basah-basahan Di Peringatan May Day Kapolri Senangkan Buruh

Peringatan May Day atau Hari Buruh di berbagai daerah yang digelar serentak kemarin, berjalan lancar. Di Jakarta, aksi ribuan buruh yang berpusat di Gelora Bung Karno (GBK) bahkan mendapat dukungan penuh dari aparat kepolisian. Bahkan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit, sampai ikut basah-basahan demi senangkan buruh.

Kegiatan yang diberi nama May Day Fiesta ini, diikuti sekitar 50 ribu buruh yang berasal dari Jabodetabek dan luar kota. Awalnya, aksi ini berlangsung di depan Gedung MPR/DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Di depan gedung parlemen ini, buruh menyampaikan 17 tuntutan kepada pemerintah dan DPR. Salah satunya, menolak Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja.

Setelah 2 jam menggelar aksi di depan Gedung MPR/DPR, ribuan buruh yang terdiri dari berbagai organisasi ini, kemudian bergerak ke kawasan Senayan, Jakarta Pusat. Para buruh ini kemudian berkumpul di Stadion GBK, untuk mengikuti acara puncak peringan hari buruh dunia itu.

Sekitar pukul 2 siang, Kapolri beserta rombongan tiba di Stadion GBK. Kehadiran Jenderal Listyo itu langsung disambut Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal dan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea.

Kedatangan Listyo ke acara mendapat sambutan hangat dari ribuan buruh yang hadir. Meraka menyanyikan lagu ‘Halo-halo Bandung’. Listyo pun membalas sambutan massa aksi dengan melambaikan tangan dan menyapa massa aksi.

Tak hanya disambut meriah, Kapolri juga diminta memberikan sepatah dua patah kata. Dalam orasinya itulah, Listyo ikut memekikkan slogan: Hidup Buruh. Hidup Buruh. Hidup Buruh!

“Tentunya saya selaku Kapolri mewakili seluruh institusi Polri, dari lubuk hati terdalam, mengucapkan selamat ulang tahun untuk seluruh rekan-rekan buruh, baik di Indonesia maupun di luar negeri,” ucapnya.

 

Dalam sambutannya, Sigit menyebut, para buruh menjadi salah satu faktor peningkatan ekonomi Indonesia. Menurutnya, berkat buruh, ekonomi Indonesia naik jadi di atas 5 persen, lebih tinggi dibanding negara lain.

Ia berkomitmen akan terus mengawal buruh untuk dapat melakukan aspirasi di ruang-ruang demokrasi. Menutup sambutannya, Kapolri memimpin para buruh bernyanyi Padamu Negeri.

“Kami berkomitmen mengawal, menjaga, memanfaatkan ruang-ruang demokrasi yang digunakan rekan-rekan buruhuntuk menyampaikan kebebasan aspirasi untuk kesejahteraan buruh ke depan,” tegasnya.

Usai menyampaikan sambutan, dengan pengawalan ketat, Sigit kembali turun panggung dan menyapa ribuan buruh yang ada di bangku tribun GBK. Namun, saat kapolri berjalan menyapa ribuan buruh, hujan turun dengan deras.

Sigit membiarkan dirinya basah kuyup saat berjalan menyapa para buruh. Sigit kembali disambut dengan meriah oleh para buruh dari bangku tribun yang terlihat telah basah kuyup. Para buruh mengapresiasi kehadiran kapolri pada May Day 2022.

Mendapati perlakuan ini, Said berterima kasih. Ia mengakui, tanpa bantuan Sekretariat Negara (Setneg) dan pihak lain, tak mungkin 50 ribu buruh bisa merayakan May Day Fiesta di GBK.

“Kami telah berkoordinasi dua minggu lalu karena mencari tempat susah, akhirnya dengan bantuan berbagai pihak, Setneg, kepolisian, Mabes, dan Polda Metro Jaya, kami bisa menggunakan dengan beberapa persyaratan,” aku Said.

Mengetahui aksi Kapolri, netizen memuji. “Keren nih Kapolri. Selalu mewakili Pemerintah dalam berbagai bidang pekerjaan,” cuit @KariminL. “Sukses terus dan sehat selalu Pak Kapolri,” kata @TelahRizal.

“Cara yang cerdas hehehe,” cuit @dian97605702. “Lapar bisa membuat orang ngamuk,” timpal @mayuriyuna. [MEN]

]]> Peringatan May Day atau Hari Buruh di berbagai daerah yang digelar serentak kemarin, berjalan lancar. Di Jakarta, aksi ribuan buruh yang berpusat di Gelora Bung Karno (GBK) bahkan mendapat dukungan penuh dari aparat kepolisian. Bahkan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit, sampai ikut basah-basahan demi senangkan buruh.

Kegiatan yang diberi nama May Day Fiesta ini, diikuti sekitar 50 ribu buruh yang berasal dari Jabodetabek dan luar kota. Awalnya, aksi ini berlangsung di depan Gedung MPR/DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Di depan gedung parlemen ini, buruh menyampaikan 17 tuntutan kepada pemerintah dan DPR. Salah satunya, menolak Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja.

Setelah 2 jam menggelar aksi di depan Gedung MPR/DPR, ribuan buruh yang terdiri dari berbagai organisasi ini, kemudian bergerak ke kawasan Senayan, Jakarta Pusat. Para buruh ini kemudian berkumpul di Stadion GBK, untuk mengikuti acara puncak peringan hari buruh dunia itu.

Sekitar pukul 2 siang, Kapolri beserta rombongan tiba di Stadion GBK. Kehadiran Jenderal Listyo itu langsung disambut Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal dan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea.

Kedatangan Listyo ke acara mendapat sambutan hangat dari ribuan buruh yang hadir. Meraka menyanyikan lagu ‘Halo-halo Bandung’. Listyo pun membalas sambutan massa aksi dengan melambaikan tangan dan menyapa massa aksi.

Tak hanya disambut meriah, Kapolri juga diminta memberikan sepatah dua patah kata. Dalam orasinya itulah, Listyo ikut memekikkan slogan: Hidup Buruh. Hidup Buruh. Hidup Buruh!

“Tentunya saya selaku Kapolri mewakili seluruh institusi Polri, dari lubuk hati terdalam, mengucapkan selamat ulang tahun untuk seluruh rekan-rekan buruh, baik di Indonesia maupun di luar negeri,” ucapnya.

 

Dalam sambutannya, Sigit menyebut, para buruh menjadi salah satu faktor peningkatan ekonomi Indonesia. Menurutnya, berkat buruh, ekonomi Indonesia naik jadi di atas 5 persen, lebih tinggi dibanding negara lain.

Ia berkomitmen akan terus mengawal buruh untuk dapat melakukan aspirasi di ruang-ruang demokrasi. Menutup sambutannya, Kapolri memimpin para buruh bernyanyi Padamu Negeri.

“Kami berkomitmen mengawal, menjaga, memanfaatkan ruang-ruang demokrasi yang digunakan rekan-rekan buruhuntuk menyampaikan kebebasan aspirasi untuk kesejahteraan buruh ke depan,” tegasnya.

Usai menyampaikan sambutan, dengan pengawalan ketat, Sigit kembali turun panggung dan menyapa ribuan buruh yang ada di bangku tribun GBK. Namun, saat kapolri berjalan menyapa ribuan buruh, hujan turun dengan deras.

Sigit membiarkan dirinya basah kuyup saat berjalan menyapa para buruh. Sigit kembali disambut dengan meriah oleh para buruh dari bangku tribun yang terlihat telah basah kuyup. Para buruh mengapresiasi kehadiran kapolri pada May Day 2022.

Mendapati perlakuan ini, Said berterima kasih. Ia mengakui, tanpa bantuan Sekretariat Negara (Setneg) dan pihak lain, tak mungkin 50 ribu buruh bisa merayakan May Day Fiesta di GBK.

“Kami telah berkoordinasi dua minggu lalu karena mencari tempat susah, akhirnya dengan bantuan berbagai pihak, Setneg, kepolisian, Mabes, dan Polda Metro Jaya, kami bisa menggunakan dengan beberapa persyaratan,” aku Said.

Mengetahui aksi Kapolri, netizen memuji. “Keren nih Kapolri. Selalu mewakili Pemerintah dalam berbagai bidang pekerjaan,” cuit @KariminL. “Sukses terus dan sehat selalu Pak Kapolri,” kata @TelahRizal.

“Cara yang cerdas hehehe,” cuit @dian97605702. “Lapar bisa membuat orang ngamuk,” timpal @mayuriyuna. [MEN]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories