Bappenas Pastikan Proyek SPAM Pulau Bintan Masuk APBN 2022

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), Suharso Monoarfa memastikan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Pulau Bintan di Provinsi Kepri masuk pada  Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). 2022.

Menurutnya, proyek penyediaan SPAM  di Pulau Bintan, memang jadi salah satu prioritas Pemerintah Pusat, selain jembatan Batam Bintan.”Ada beberapa proyek prioritas pusat di wilayah Kepri, antara lain jembatan Batam Bintan dan SPAM,” kata Suharso dikutip Antara, Sabtu (24/4).

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad menyampaikan SPAM Pulau Bintan rencananya mengoneksikan antara Waduk Kawal dan Waduk Gesek guna memenuhi kebutuhan air bersih warga Pulau Bintan (Tanjungpinang-Bintan).

Menurut Ansar, Waduk Kawal sebagai salah satu solusi pemecahan persoalan air baku di Pulau Bintan sampai saat ini belum beroperasi. Sementara Waduk Gesek dan Sungai Pulai yang selama ini jadi sumber air bersih di daerah itu, kapasitas airnya belum mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Maka itu, proyek SPAM yang didorong ke Pemerintah Pusat ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan air bersih di Pulau Bintan,” harapnya. Ansar juga yakin proyek SPAM ini akan terealisasi seiring dengan adanya kunjungan Menteri Suharso ke Kepri.[MFA]

]]> Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), Suharso Monoarfa memastikan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Pulau Bintan di Provinsi Kepri masuk pada  Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). 2022.

Menurutnya, proyek penyediaan SPAM  di Pulau Bintan, memang jadi salah satu prioritas Pemerintah Pusat, selain jembatan Batam Bintan.”Ada beberapa proyek prioritas pusat di wilayah Kepri, antara lain jembatan Batam Bintan dan SPAM,” kata Suharso dikutip Antara, Sabtu (24/4).

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad menyampaikan SPAM Pulau Bintan rencananya mengoneksikan antara Waduk Kawal dan Waduk Gesek guna memenuhi kebutuhan air bersih warga Pulau Bintan (Tanjungpinang-Bintan).

Menurut Ansar, Waduk Kawal sebagai salah satu solusi pemecahan persoalan air baku di Pulau Bintan sampai saat ini belum beroperasi. Sementara Waduk Gesek dan Sungai Pulai yang selama ini jadi sumber air bersih di daerah itu, kapasitas airnya belum mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Maka itu, proyek SPAM yang didorong ke Pemerintah Pusat ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan air bersih di Pulau Bintan,” harapnya. Ansar juga yakin proyek SPAM ini akan terealisasi seiring dengan adanya kunjungan Menteri Suharso ke Kepri.[MFA]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories