Bantu Pengusaha Perempuan Indonesia, Inggris Buka Future Females Business School .

Pemerintah Inggris, melalui UK-Indonesia Tech Hub, membuka pendaftaran Future Females Business School untuk meningkatkan kapasitas bisnis bagi 50 pengusaha perempuan Indonesia. Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins mengatakan, program ini akan memberikan pengusaha perempuan Indonesia keterampilan yang mereka butuhkan untuk mengembangkan usahanya, sehingga dapat mendukung mata pencaharian mereka.

“Pandemi Covid-19 memaksa pelaku di banyak sektor, termasuk bisnis, untuk berpikir kreatif dan bertahan dalam situasi ini, saya sangat ingin melihat lebih banyak lagi pengusaha perempuan Indonesia memanfaatkan kesempatan ini,” kata mantan Utusan Khusus Perdana Menteri Inggris untuk Afghanistan dan Pakistan, itu, dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (8/2/2021).

Menurut Dubes Owen Jenkins, sejak didirikan pada September 2019, UK-Indonesia Tech Hub aktif dalam peningkatan kapasitas dan pengembangan ekosistem digital bangsa, selain melakukan program untuk mendorong keterlibatan perempuan dan kelompok marginal.

Future Females pada 2018 telah bermitra dengan UK-South Africa Tech Hub, mendukung lebih dari 200 wirausaha perempuan hingga saat ini. Dengan peserta mengalami 88% peningkatan dalam pengembangan keterampilan digital, 95% berhasil meningkatkan kepercayaan diri, dan rata-rata peningkatan pendapatan 168% dalam bisnis mereka. Pada 2020, Future Females juga menjalankan program percontohan bekerja sama dengan UK-Kenya Tech Hub dan UK-Nigeria Tech Hub.

Future Females Business School akan memanfaatkan teknologi, untuk memberikan dampak positif bagi komunitas dan lingkungan pengusaha perempuan. Program tersebut dirancang untuk berjalan selama tiga bulan, dengan 10 modul panduan bagi pengusaha perempuan dalam hal proses dasar memulai dan mengembangkan bisnis.

Pendaftaran Future Females Business School dibuka hingga 22 Februari melalui https://futurefemales.typeform.com/to/mXxgreHg, untuk 50 peserta terpilih. Program dimulai pada 8 Maret mendatang.

Sementara itu, Pimpinan Eksekutif Future Females Lauren Dallas, mengatakan, pengusaha perempuan yang berpartisipasi dalam program tidak hanya membangun bisnis. Pengusaha perempuan juga diajarkan menciptakan solusi inovatif untuk masalah nyata saat ini.

“Perempuan akan bertindak sebagai sumber harapan bagi komunitas mereka,” kata Lauren Dallas.[MEL]

]]> .
Pemerintah Inggris, melalui UK-Indonesia Tech Hub, membuka pendaftaran Future Females Business School untuk meningkatkan kapasitas bisnis bagi 50 pengusaha perempuan Indonesia. Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins mengatakan, program ini akan memberikan pengusaha perempuan Indonesia keterampilan yang mereka butuhkan untuk mengembangkan usahanya, sehingga dapat mendukung mata pencaharian mereka.

“Pandemi Covid-19 memaksa pelaku di banyak sektor, termasuk bisnis, untuk berpikir kreatif dan bertahan dalam situasi ini, saya sangat ingin melihat lebih banyak lagi pengusaha perempuan Indonesia memanfaatkan kesempatan ini,” kata mantan Utusan Khusus Perdana Menteri Inggris untuk Afghanistan dan Pakistan, itu, dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (8/2/2021).

Menurut Dubes Owen Jenkins, sejak didirikan pada September 2019, UK-Indonesia Tech Hub aktif dalam peningkatan kapasitas dan pengembangan ekosistem digital bangsa, selain melakukan program untuk mendorong keterlibatan perempuan dan kelompok marginal.

Future Females pada 2018 telah bermitra dengan UK-South Africa Tech Hub, mendukung lebih dari 200 wirausaha perempuan hingga saat ini. Dengan peserta mengalami 88% peningkatan dalam pengembangan keterampilan digital, 95% berhasil meningkatkan kepercayaan diri, dan rata-rata peningkatan pendapatan 168% dalam bisnis mereka. Pada 2020, Future Females juga menjalankan program percontohan bekerja sama dengan UK-Kenya Tech Hub dan UK-Nigeria Tech Hub.

Future Females Business School akan memanfaatkan teknologi, untuk memberikan dampak positif bagi komunitas dan lingkungan pengusaha perempuan. Program tersebut dirancang untuk berjalan selama tiga bulan, dengan 10 modul panduan bagi pengusaha perempuan dalam hal proses dasar memulai dan mengembangkan bisnis.

Pendaftaran Future Females Business School dibuka hingga 22 Februari melalui https://futurefemales.typeform.com/to/mXxgreHg, untuk 50 peserta terpilih. Program dimulai pada 8 Maret mendatang.

Sementara itu, Pimpinan Eksekutif Future Females Lauren Dallas, mengatakan, pengusaha perempuan yang berpartisipasi dalam program tidak hanya membangun bisnis. Pengusaha perempuan juga diajarkan menciptakan solusi inovatif untuk masalah nyata saat ini.

“Perempuan akan bertindak sebagai sumber harapan bagi komunitas mereka,” kata Lauren Dallas.[MEL]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories