Bantu Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian, Jepang Nyawer Rp 5,1 Miliar .

Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Kenji Kanasugi baru saja menandatangani serah terima hibah grassroot untuk lima proyek di Indonesia. Hibah dengan nilai total Rp 5,1 miliar ini diperuntukkan bagi tiga proyek, meliputi sektor pendidikan, satu proyek sektor kesehatan dan sektor pertanian di beberapa provinsi di tanah air.

Tiga proyek di sektor pendidikan adalah proyek konstruksi gedung sekolah dasar di Desa Gresik Kidul, Cirebon, Jawa Barat dengan nilai bantuan sekitar Rp 1,06 miliar.

Kemudian ada juga proyek konstruksi gedung sekolah menengah di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat senilai sekitar Rp 1,15 miliar. Terakhir, proyek pembangunan gedung sekolah menengah di Bogor, Jawa Barat, senilai sekitar Rp 1,09 miliar.

Untuk proyek di sektor kesehatan diberikan untuk pengadaan kapal ambulans di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, senilai Rp 1, 07 miliar.

Terakhir, hibah diberikan di sektor pertanian untuk proyek renovasi tempat pemeliharaan lebah di Bone, Sulawesi Selatan, sebesar Rp 798 juta.

Bantuan hibah grassroots merupakan skema yang dapat membantu masyarakat Indonesia secara langsung dengan memanfaatkan pengetahuan dari yayasan/ organisasi seperti lembaga swadaya masyarakat/LSM yang melakukan kegiatan bersifat “grassroots” atau akar rumput. “

Walaupun Indonesia saat ini mengalami pertumbuhan ekonomi yang cukup stabil, untuk mempertahankan kestabilan tersebut, baik untuk jangka menengah maupun panjang, Indonesia harus mengatasi berbagai masalah seperti kesenjangan ekonomi, ketimpangan pendapatan di dalam negeri dan lain-lain.

“Proyek yang terpilih kali ini diharapkan akan berkontribusi dalam mengatasi berbagai isu pembangunan pada tingkat masyarakat akar rumput di Indonesia,” ujar Dubes Kanasugi dalam upacara serah terima di Kedubes Jepang, Jakarta, Kamis (25/3). [DAY]

]]> .
Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Kenji Kanasugi baru saja menandatangani serah terima hibah grassroot untuk lima proyek di Indonesia. Hibah dengan nilai total Rp 5,1 miliar ini diperuntukkan bagi tiga proyek, meliputi sektor pendidikan, satu proyek sektor kesehatan dan sektor pertanian di beberapa provinsi di tanah air.

Tiga proyek di sektor pendidikan adalah proyek konstruksi gedung sekolah dasar di Desa Gresik Kidul, Cirebon, Jawa Barat dengan nilai bantuan sekitar Rp 1,06 miliar.

Kemudian ada juga proyek konstruksi gedung sekolah menengah di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat senilai sekitar Rp 1,15 miliar. Terakhir, proyek pembangunan gedung sekolah menengah di Bogor, Jawa Barat, senilai sekitar Rp 1,09 miliar.

Untuk proyek di sektor kesehatan diberikan untuk pengadaan kapal ambulans di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, senilai Rp 1, 07 miliar.

Terakhir, hibah diberikan di sektor pertanian untuk proyek renovasi tempat pemeliharaan lebah di Bone, Sulawesi Selatan, sebesar Rp 798 juta.

Bantuan hibah grassroots merupakan skema yang dapat membantu masyarakat Indonesia secara langsung dengan memanfaatkan pengetahuan dari yayasan/ organisasi seperti lembaga swadaya masyarakat/LSM yang melakukan kegiatan bersifat “grassroots” atau akar rumput. ”

Walaupun Indonesia saat ini mengalami pertumbuhan ekonomi yang cukup stabil, untuk mempertahankan kestabilan tersebut, baik untuk jangka menengah maupun panjang, Indonesia harus mengatasi berbagai masalah seperti kesenjangan ekonomi, ketimpangan pendapatan di dalam negeri dan lain-lain.

“Proyek yang terpilih kali ini diharapkan akan berkontribusi dalam mengatasi berbagai isu pembangunan pada tingkat masyarakat akar rumput di Indonesia,” ujar Dubes Kanasugi dalam upacara serah terima di Kedubes Jepang, Jakarta, Kamis (25/3). [DAY]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories