Banjir Rawa Buaya Biasanya Kering 5 Hari Anies: Petugas Luar Biasa, Nggak Sampai 24 Jam Tuntas .

Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan mengapresiasi kinerja petugas dalam penanganan banjir di wilayah RT 02/01 Kelurahan Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (22/2).

Instruksi untuk segera mengeringkan jika terjadi genangan, sigap dilaksanakan oleh petugas. Banjir di wilayah tersebut surut, setelah dilakukan proses penyedotan air oleh pompa, yang mengalirkannya dari wilayah Rawa Buaya kembali ke Kali Mookervart.

“Saya dan Pak Wagub meninjau kondisi di RT 02/01 Kelurahan Rawa Buaya, yang kemarin menerima limpahan air dari Kali Mookevart. Begitu Kali Mookevart kembali normal, dilakukan pemompaan secara masif,” jelas Gubernur Anies, seperti dikutip dari Siaran Pers Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Provinsi DKI Jakarta, Senin (22/2).

“Saya sampaikan terima kasih, kepada para petugas dan Pak RT, Pak RW. Mereka tidak tampak di depan kamera. Mereka bekerja siang malam, memastikan tempat ini surut seperti yang disampaikan Pak RW tadi. Dari basanya 5 hari baru surut, kali ini kurang dari 24 jam semuanya surut,” lanjutnya.

Pemprov DKI Jakarta melalui Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat mengerahkan 24 pompa untuk mengirim kembali genangan di wilayah Rawa Buaya ke Kali Mookervart. Sehingga, pada Senin (22/2) pagi, kondisi genangan surut dan warga dapat beraktivitas seperti semula.

Ketua RW 01 Rawa Buaya Arif M Sahri, juga mengapresiasi kinerja jajaran Pemprov DKI Jakarta yang sigap mengalirkan air kembali ke Kali Mookervart. Sehingga, genangan di Rawa Buaya dapat cepat surut. Warga pun dapat kembali beraktivitas seperti semula.

“Alhamudlillah, penanganan tahun ini luar biasa. Pemerintah sigap dengan Bapak Gubernur, Wali Kota dan ASN lainnya. Luar biasa. Yang tadinya Rawa Buaya itu keringnya antara 4-5 hari, sekarang 1×24 jam kering,” tandasnya. [FAQ]

]]> .
Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan mengapresiasi kinerja petugas dalam penanganan banjir di wilayah RT 02/01 Kelurahan Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (22/2).

Instruksi untuk segera mengeringkan jika terjadi genangan, sigap dilaksanakan oleh petugas. Banjir di wilayah tersebut surut, setelah dilakukan proses penyedotan air oleh pompa, yang mengalirkannya dari wilayah Rawa Buaya kembali ke Kali Mookervart.

“Saya dan Pak Wagub meninjau kondisi di RT 02/01 Kelurahan Rawa Buaya, yang kemarin menerima limpahan air dari Kali Mookevart. Begitu Kali Mookevart kembali normal, dilakukan pemompaan secara masif,” jelas Gubernur Anies, seperti dikutip dari Siaran Pers Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Provinsi DKI Jakarta, Senin (22/2).

“Saya sampaikan terima kasih, kepada para petugas dan Pak RT, Pak RW. Mereka tidak tampak di depan kamera. Mereka bekerja siang malam, memastikan tempat ini surut seperti yang disampaikan Pak RW tadi. Dari basanya 5 hari baru surut, kali ini kurang dari 24 jam semuanya surut,” lanjutnya.

Pemprov DKI Jakarta melalui Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat mengerahkan 24 pompa untuk mengirim kembali genangan di wilayah Rawa Buaya ke Kali Mookervart. Sehingga, pada Senin (22/2) pagi, kondisi genangan surut dan warga dapat beraktivitas seperti semula.

Ketua RW 01 Rawa Buaya Arif M Sahri, juga mengapresiasi kinerja jajaran Pemprov DKI Jakarta yang sigap mengalirkan air kembali ke Kali Mookervart. Sehingga, genangan di Rawa Buaya dapat cepat surut. Warga pun dapat kembali beraktivitas seperti semula.

“Alhamudlillah, penanganan tahun ini luar biasa. Pemerintah sigap dengan Bapak Gubernur, Wali Kota dan ASN lainnya. Luar biasa. Yang tadinya Rawa Buaya itu keringnya antara 4-5 hari, sekarang 1×24 jam kering,” tandasnya. [FAQ]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories