Banjir Landa 29 Desa Di Kabupaten Bima, 2 Meninggal, 27.808 Jiwa Terdampak

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bima, memberikan bantuan logistik lanjutan kepada warga terdampak banjir di 29 desa di Kabupaten Bima pada Minggu (4/4).

Hujan yang turun selama kurang lebih 9 jam pada Sabtu (3/4), di seluruh wilayah Kabupaten Bima, menyebabkan bendungan yang ada di 4 Kecamatan meluap sehingga menggenangi persawahan dan perumahan warga.

Tercatat wilayah yang terdampak banjir adalah Kecamatan Madapangga, Kecamatan Bolo, Kecamatan Woha, dan Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.

Banjir dilaporkan terjadi mulai pukul 15.00 waktu setempat. Tinggi mata air saat kejadian dilaporkan berkisar antara 50 sampai 200 cm.

Musibah ini menewaskan 2 warga Bima meninggal dunia. Tercatat kurang lebih 9.245 KK, atau 27.808 jiwa terdampak.

Jumlah warga yang mengungsi ke rumah kerabat dan lokasi lainnya masih dalam pendataan BPBD Bima.

Selain korban jiwa, kurang lebih 9.245 unit rumah warga terendam, 12 di antaranya rusak. 4 unit jembatan juga ikut terputus. Selain itu, 294 hektar lahan pertanian dan 25 hektar lahan perikanan warga ikut terdampak.

BPBD Bima telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan desa terdampak, untuk menurunkan personil dan melakukan penanganan pasca kejadian banjir tersebut.

Selain itu, bantuan awal berupa perahu karet, tenda, dan logistik juga telah dikirimkan.

BPBD setempat juga berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk mengantisipasi perkembangan cuaca di wilayah tersebut.

BMKG memprakirakan, terdapat potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat-sangat lebat, angin kencang dan gelombang tinggi dalam periode sepekan ke depan di sebagian wilayah Indonesia.

Warga diminta agar selalu waspada karena adanya potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sebagian wilayah Mataram, Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Timur, Lombok Tengah, Sumbawa Barat, Sumbawa Dompu, dan Kota Bima. [HES]

]]> Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bima, memberikan bantuan logistik lanjutan kepada warga terdampak banjir di 29 desa di Kabupaten Bima pada Minggu (4/4).

Hujan yang turun selama kurang lebih 9 jam pada Sabtu (3/4), di seluruh wilayah Kabupaten Bima, menyebabkan bendungan yang ada di 4 Kecamatan meluap sehingga menggenangi persawahan dan perumahan warga.

Tercatat wilayah yang terdampak banjir adalah Kecamatan Madapangga, Kecamatan Bolo, Kecamatan Woha, dan Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.

Banjir dilaporkan terjadi mulai pukul 15.00 waktu setempat. Tinggi mata air saat kejadian dilaporkan berkisar antara 50 sampai 200 cm.

Musibah ini menewaskan 2 warga Bima meninggal dunia. Tercatat kurang lebih 9.245 KK, atau 27.808 jiwa terdampak.

Jumlah warga yang mengungsi ke rumah kerabat dan lokasi lainnya masih dalam pendataan BPBD Bima.

Selain korban jiwa, kurang lebih 9.245 unit rumah warga terendam, 12 di antaranya rusak. 4 unit jembatan juga ikut terputus. Selain itu, 294 hektar lahan pertanian dan 25 hektar lahan perikanan warga ikut terdampak.

BPBD Bima telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan desa terdampak, untuk menurunkan personil dan melakukan penanganan pasca kejadian banjir tersebut.

Selain itu, bantuan awal berupa perahu karet, tenda, dan logistik juga telah dikirimkan.

BPBD setempat juga berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk mengantisipasi perkembangan cuaca di wilayah tersebut.

BMKG memprakirakan, terdapat potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat-sangat lebat, angin kencang dan gelombang tinggi dalam periode sepekan ke depan di sebagian wilayah Indonesia.

Warga diminta agar selalu waspada karena adanya potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sebagian wilayah Mataram, Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Timur, Lombok Tengah, Sumbawa Barat, Sumbawa Dompu, dan Kota Bima. [HES]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories