Balas Budi, AS Nyumbang Rp 1,45 Triliun Untuk Penanganan Covid Di India

Gedung Putih memastikan, AS akan mengirimkan peralatan medis senilai lebih dari 100 juta dolar AS atau Rp 1,45 triliun untuk mengatasi tsunami Covid-19, yang kini menerjang Tanah Bollywood.

“Peralatan medis yang terdiri dari 1.000 tabung oksigen, 15 juta masker N95, dan 1 juta alat rapid diagnostic test dijadwalkan tiba secara bertahap, mulai Kamis (29/4) hingga pekan depan,” demikian bunyi pernyataan Gedung Putih, seperti dilansir Reuters, Rabu (28/4).

AS juga akan mengalihkan order produksi AstraZeneca ke India, yang memungkinkan negara tersebut menghasilkan lebih dari 20 juta dosis vaksin.

“Kami berhutang budi pada India, yang telah mengirim bantuan ke Amerika, saat layanan rumah sakit kami limbung karena pandemi Covid. Kami akan berupaya membantu India melalui masa-masa sulit seperti sekarang ini,” imbuh pernyataan Gedung Putih.

Angka kematian akibat Covid di India, kini telah tembus angka 200 ribu pada Rabu (28/4).

Dalam waktu 24 jam terakhir, penambahan jumlah kasus positif di negara tersebut telah tembus ke angka 390.960. Sehingga, total jumlah kasus terkonfirmasi nyaris 18 juta.

Situasi ini makin diperburuk oleh makin minimnya stok ranjang rumah sakit dan persediaan oksigen medis. [HES] 

]]> Gedung Putih memastikan, AS akan mengirimkan peralatan medis senilai lebih dari 100 juta dolar AS atau Rp 1,45 triliun untuk mengatasi tsunami Covid-19, yang kini menerjang Tanah Bollywood.

“Peralatan medis yang terdiri dari 1.000 tabung oksigen, 15 juta masker N95, dan 1 juta alat rapid diagnostic test dijadwalkan tiba secara bertahap, mulai Kamis (29/4) hingga pekan depan,” demikian bunyi pernyataan Gedung Putih, seperti dilansir Reuters, Rabu (28/4).

AS juga akan mengalihkan order produksi AstraZeneca ke India, yang memungkinkan negara tersebut menghasilkan lebih dari 20 juta dosis vaksin.

“Kami berhutang budi pada India, yang telah mengirim bantuan ke Amerika, saat layanan rumah sakit kami limbung karena pandemi Covid. Kami akan berupaya membantu India melalui masa-masa sulit seperti sekarang ini,” imbuh pernyataan Gedung Putih.

Angka kematian akibat Covid di India, kini telah tembus angka 200 ribu pada Rabu (28/4).

Dalam waktu 24 jam terakhir, penambahan jumlah kasus positif di negara tersebut telah tembus ke angka 390.960. Sehingga, total jumlah kasus terkonfirmasi nyaris 18 juta.

Situasi ini makin diperburuk oleh makin minimnya stok ranjang rumah sakit dan persediaan oksigen medis. [HES] 
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories