Atasi Banjir, Proyek Normalisasi Kali Bekasi Mulai Dikerjakan .

Pengerjaan proyek normalisasi Kali Bekasi, telah dimulai oleh Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). 

Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengatakan, pengerjaan proyek normalisasi Kali Bekasi untuk mengendalikan banjir. Normalisasi Kali Bekasi dilakukan sesuai dengan kontrak yang telah disepakati.

“Kalau secara kontrak itu sejak akhir Februari 2021 sudah mulai pekerjaannya. Sekarang mengerjakan yang prioritas dulu,” kata Tri, Rabu (10/3).

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi ini menyebut, ada dua titik pengerjaan normalisasi yang menjadi prioritas perkejaan normalisasi pengendalian banjir Kali Bekasi.

Pertama, titik Perumahan Pondok Gede Permai (PGP) Kecamatan Jatiasih. Kedua di Perumahan Pondok Mitra Lestari (PML) Kecamatan Bekasi Selatan.

Menurutnya, kedua titik tersebut, memiliki kerusakan tanggul yang perlu dilakukan perbaikan secara permanen  untuk mengendalikan banjir.

“Jadi di PGP dan PML itu kondisi tanggulnya jebol, makanya menjadi prioritas apalagi masih musim penghujan seperti saat ini,” ungkap Tri.

Adapun proyek normalisasi pengendalian banjir Kali Bekasi, menelan anggaran sebesar Rp 4,7 triliun dengan dibagi ke dalam tujuh paket kegiatan. 

Total keseluruhan panjang Kali Bekasi dari Hulu Pertemuan Sungai Cileungsi dan Cikeas (P2C) hingga ke hilir sepanjang 43 kilometer.

Untuk kegiatan paket satu, membentang sepanjang 12 kilometer dari P2C hingga ke Bendung Bekasi. Kemudian paket dua sampai paket tujuh dikerjakan secara bertahap. [MFA]

 

]]> .
Pengerjaan proyek normalisasi Kali Bekasi, telah dimulai oleh Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). 

Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengatakan, pengerjaan proyek normalisasi Kali Bekasi untuk mengendalikan banjir. Normalisasi Kali Bekasi dilakukan sesuai dengan kontrak yang telah disepakati.

“Kalau secara kontrak itu sejak akhir Februari 2021 sudah mulai pekerjaannya. Sekarang mengerjakan yang prioritas dulu,” kata Tri, Rabu (10/3).

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi ini menyebut, ada dua titik pengerjaan normalisasi yang menjadi prioritas perkejaan normalisasi pengendalian banjir Kali Bekasi.

Pertama, titik Perumahan Pondok Gede Permai (PGP) Kecamatan Jatiasih. Kedua di Perumahan Pondok Mitra Lestari (PML) Kecamatan Bekasi Selatan.

Menurutnya, kedua titik tersebut, memiliki kerusakan tanggul yang perlu dilakukan perbaikan secara permanen  untuk mengendalikan banjir.

“Jadi di PGP dan PML itu kondisi tanggulnya jebol, makanya menjadi prioritas apalagi masih musim penghujan seperti saat ini,” ungkap Tri.

Adapun proyek normalisasi pengendalian banjir Kali Bekasi, menelan anggaran sebesar Rp 4,7 triliun dengan dibagi ke dalam tujuh paket kegiatan. 

Total keseluruhan panjang Kali Bekasi dari Hulu Pertemuan Sungai Cileungsi dan Cikeas (P2C) hingga ke hilir sepanjang 43 kilometer.

Untuk kegiatan paket satu, membentang sepanjang 12 kilometer dari P2C hingga ke Bendung Bekasi. Kemudian paket dua sampai paket tujuh dikerjakan secara bertahap. [MFA]

 
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories