Astra Land Indonesia Hadirkan Hunian Berkonsep Green Living di Cikupa .

<p>Astra Land Indonesia (ALI), terus berkomitmen dalam menghadirkan inisiatif sustainability pada setiap proyek propertinya. Proyek hunian terbaru di wilayah Cikupa, Tangerang, yang diberi nama Ammaia Ecoforest. Proyek township ini mengusung konsep desain lanskap eco-green, yang mengutamakan prinsip pelestarian lingkungan hidup.</p>

<p>Founder dari Sebumi (organisasi nirlaba yang bergerak di bidang lingkungan), Iben Yuzenho Ismarson mengatakan, &ldquo;Dewasa ini, muncul anggapan bahwa tinggal di daerah urban sama dengan terdiskoneksi dengan alam. Namun, anggapan ini keliru apabila kawasan permukiman yang kita tinggali memiliki Ruang Terbuka Hijau (RTH). RTH merupakan bagian dari ruang terbuka (open space) yang memiliki fungsi sebagai tempat ruang interaksi, mengoneksikan kembali manusia kepada alam, sesama dan dirinya sendiri. Jadi peran RTH sangat penting.&rdquo;</p>

<p>Karena perannya yang penting,&nbsp;RTH seharusnya menjadi standar baku di setiap kawasan hunian, dengan menyediakan minimal sekitar 30-40% lahan permukiman untuk RTH. &ldquo;Pada sebuah residensial, tidak dapat dipungkiri pasti terjadi interaksi antar penghuni. RTH berperan menjadi ruang tempat masyarakat dapat bersilaturahmi dan berekreasi. Anak-anak bisa mengakses ruang untuk berekspresi, bermain, sehingga tidak terlalu banyak menghabiskan waktu di depan televisi atau video game,&rdquo; ujar Iben.</p>

<p>Dari sudut pandang lain, psikolog klinis Tara De Thours mengatakan, ketika seseorang tinggal di hunian dengan lingkungan alam yang asri, maka akan dapat berpengaruh pada tumbuh kembang suatu keluarga dan juga pada pribadi seseorang. &ldquo;Ini dikarenakan tinggal di dekat alam mampu mengurangi tingkat stres, sehingga kita dapat memiliki kondisi mood dan emosi yang lebih stabil. Hal ini memungkinkan kita untuk memiliki relasi yang lebih positif dengan diri sendiri, serta dapat meningkatkan relasi yang positif dengan orang lain,&rdquo; jelasnya.</p>

<p>Menurut Tara, banyak penelitian yang menemukan bahwa meluangkan waktu sejenak dekat dengan alam dapat menurunkan hormon stres kortisol. Selain itu, berinteraksi dengan alam akan meningkatkan hormon serotonin yang berfungsi untuk menstabilkan mood dan menimbulkan perasaan &ldquo;feel good&rdquo;. Penelitian dari The University of Essex di United Kingdom menemukan bahwa 5 menit berada di alam dapat meningkatkan mood, apalagi bila dilakukan setiap hari.</p>

<p>&ldquo;Untuk itu kami menghadirkan konsep green living pada Ammaia Ecoforest, sebagai upaya untuk mengakomodasi gaya hidup dan masyarakat urban saat ini, yang membutuhkan hunian yang asri dan nyaman, yang mampu meningkatkan kualitas hidup penghuninya,&rdquo; ungkap Project Director Ammaia Ecoforest, Tony Soetanto.</p>

<p>Berada di lahan seluas kurang lebih 50 hektar di wilayah Cikupa, township Ammaia Ecoforest saat ini sudah memasuki tahap pembangunan. Astra Land Indonesia (ALI) berkomitmen di township hadirkan ruang terbuka hijau (RTH) sekitar 30% dari luas lahan, dimana para penghuni akan merasa lebih nyaman untuk dapat menikmati waktu yang berkualitas bersama keluarga. Penghuni Ammaia Ecoforest juga dapat beraktivitas dan berinteraksi di taman yang disebut &ldquo;ecoforest&rdquo; seluas 5,4 hektar yang mampu menciptakan suasana sejuk dan mengurangi kebisingan.</p>

<p>Selain akan didukung oleh suasana alam yang asri, lokasi township Ammaia Ecoforest sangat strategis, hanya sekitar 15 menit dari Karawaci dan 20 menit dari Gading Serpong. Serta tidak hanya mudah diakses oleh kendaraan pribadi, ke depannya, township Ammaia Ecoforest pun akan diuntungkan dengan kehadiran jalur MRT Balaraja-Cikarang, yang akan menghubungkan lokasi township dengan wilayah Jakarta dan juga Cikarang. Jalur MRT Balaraja-Cikarang tersebut nantinya juga terhubung dengan jalur MRT Jakarta koridor Utara-Selatan.</p> .

<p>Astra Land Indonesia (ALI), terus berkomitmen dalam menghadirkan inisiatif sustainability pada setiap proyek propertinya. Proyek hunian terbaru di wilayah Cikupa, Tangerang, yang diberi nama Ammaia Ecoforest. Proyek township ini mengusung konsep desain lanskap eco-green, yang mengutamakan prinsip pelestarian lingkungan hidup.</p>

<p>Founder dari Sebumi (organisasi nirlaba yang bergerak di bidang lingkungan), Iben Yuzenho Ismarson mengatakan, &ldquo;Dewasa ini, muncul anggapan bahwa tinggal di daerah urban sama dengan terdiskoneksi dengan alam. Namun, anggapan ini keliru apabila kawasan permukiman yang kita tinggali memiliki Ruang Terbuka Hijau (RTH). RTH merupakan bagian dari ruang terbuka (open space) yang memiliki fungsi sebagai tempat ruang interaksi, mengoneksikan kembali manusia kepada alam, sesama dan dirinya sendiri. Jadi peran RTH sangat penting.&rdquo;</p>

<p>Karena perannya yang penting,&nbsp;RTH seharusnya menjadi standar baku di setiap kawasan hunian, dengan menyediakan minimal sekitar 30-40% lahan permukiman untuk RTH. &ldquo;Pada sebuah residensial, tidak dapat dipungkiri pasti terjadi interaksi antar penghuni. RTH berperan menjadi ruang tempat masyarakat dapat bersilaturahmi dan berekreasi. Anak-anak bisa mengakses ruang untuk berekspresi, bermain, sehingga tidak terlalu banyak menghabiskan waktu di depan televisi atau video game,&rdquo; ujar Iben.</p>

<p>Dari sudut pandang lain, psikolog klinis Tara De Thours mengatakan, ketika seseorang tinggal di hunian dengan lingkungan alam yang asri, maka akan dapat berpengaruh pada tumbuh kembang suatu keluarga dan juga pada pribadi seseorang. &ldquo;Ini dikarenakan tinggal di dekat alam mampu mengurangi tingkat stres, sehingga kita dapat memiliki kondisi mood dan emosi yang lebih stabil. Hal ini memungkinkan kita untuk memiliki relasi yang lebih positif dengan diri sendiri, serta dapat meningkatkan relasi yang positif dengan orang lain,&rdquo; jelasnya.</p>

<p>Menurut Tara, banyak penelitian yang menemukan bahwa meluangkan waktu sejenak dekat dengan alam dapat menurunkan hormon stres kortisol. Selain itu, berinteraksi dengan alam akan meningkatkan hormon serotonin yang berfungsi untuk menstabilkan mood dan menimbulkan perasaan &ldquo;feel good&rdquo;. Penelitian dari The University of Essex di United Kingdom menemukan bahwa 5 menit berada di alam dapat meningkatkan mood, apalagi bila dilakukan setiap hari.</p>

<p>&ldquo;Untuk itu kami menghadirkan konsep green living pada Ammaia Ecoforest, sebagai upaya untuk mengakomodasi gaya hidup dan masyarakat urban saat ini, yang membutuhkan hunian yang asri dan nyaman, yang mampu meningkatkan kualitas hidup penghuninya,&rdquo; ungkap Project Director Ammaia Ecoforest, Tony Soetanto.</p>

<p>Berada di lahan seluas kurang lebih 50 hektar di wilayah Cikupa, township Ammaia Ecoforest saat ini sudah memasuki tahap pembangunan. Astra Land Indonesia (ALI) berkomitmen di township hadirkan ruang terbuka hijau (RTH) sekitar 30% dari luas lahan, dimana para penghuni akan merasa lebih nyaman untuk dapat menikmati waktu yang berkualitas bersama keluarga. Penghuni Ammaia Ecoforest juga dapat beraktivitas dan berinteraksi di taman yang disebut &ldquo;ecoforest&rdquo; seluas 5,4 hektar yang mampu menciptakan suasana sejuk dan mengurangi kebisingan.</p>

<p>Selain akan didukung oleh suasana alam yang asri, lokasi township Ammaia Ecoforest sangat strategis, hanya sekitar 15 menit dari Karawaci dan 20 menit dari Gading Serpong. Serta tidak hanya mudah diakses oleh kendaraan pribadi, ke depannya, township Ammaia Ecoforest pun akan diuntungkan dengan kehadiran jalur MRT Balaraja-Cikarang, yang akan menghubungkan lokasi township dengan wilayah Jakarta dan juga Cikarang. Jalur MRT Balaraja-Cikarang tersebut nantinya juga terhubung dengan jalur MRT Jakarta koridor Utara-Selatan.</p> .

Sumber : Berita Etalase Bisnis .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories