AP II Rebranding Aplikasi INAiport Menjadi Travelin

PT Angkasa Pura II (Persero) melakukan perombakan dalam aplikasi digital yang dimilikinya alias rebranding aplikasi INAirport dengan mengubah logo dan namanya menjadi Travelin.

President Director PT Angkasa Pura ll Muhammad Awaluddin mengatakan, rebranding ini tujuannya untuk mendukung ekosistem transportasi dan pariwisata. Aplikasi Travelin ini akan menghadirkan layanan terintegrasi antar seluruh stakeholders untuk memberikan seamless journey experience.

“Kami secara resmi melakukan rebranding dengan mengubah logo dan nama aplikasi INAirport menjadi travelin,” kata Awaluddin di Jakarta, Selasa (27/4).

Awaluddin menjelaskan, aplikasi Travelin juga disiapkan untuk nantinya mendukung Holding Ekosistem Pariwisata dan Transportasi yang terdiri dari sejumlah stakeholders BUMN di sektor tersebut. Secara umum, kata Awaluddin, aplikasi Travelin saat ini memiliki fitur-fitur yang terbagi di dalam dua submenu, yakni Sebelum Anda Terbang (Before You Fly) dan Selama Anda di Sini (While You Are Here).

Fitur yang terdapat pada Before You Fly adalah E-check in, Book Flight & Hotel, Transportation, Tourism, E-commerce, Payment Gateway berbagai tagihan seperti telepon, listrik, air, multifinance, E-HAC, dan Premium Services.

Sementara itu, fitur yang ada di While You Are Here adalah Shop & Dine, WiFi, Emergency, News, Link Aja!, Airportainment, Hotel, dan Premium Services. Fitur ke depan yang akan dikembangkan di aplikasi Travelin adalah Airport Single Identity (Airport ID) bagi para traveler, pengunjung bandara dan staf atau pekerja di bandara untuk mengakses lebih mudah dan cepat berbagai layanan bandara Angkasa Pura II seperti misalnya layanan keberangkatan dan kedatangan, layanan terkait penerbangan, layanan di area 3T (transportation, travel, tourism), hingga layanan pihak ketiga seperti hotel, transportasi publik dan kesehatan.

“Melalui Airport ID, Angkasa Pura II dapat lebih mengenal pelanggan dengan konsep Know Your Customer (KYC) untuk menjamin kelancaran proses di bandara (seamless experience), meningkatkan aspek keamanan, dan memberikan layanan yang lebih personal (personalized services),” jelasnya.

Chief Project Business Digital Airport Angkasa Pura II Wahyu Cahyadi menuturkan, perusahaan memiliki rencana besar terhadap aplikasi Travelin. Menurutnya, salah satu fitur yang akan disematkan di dalam aplikasi travelin adalah pengenalan wajah (face recognition) untuk mengetahui data-data penerbangan pemilik akun, sekaligus untuk memproses keberangkatan ata kedatangan yang bersangkutan.

“Kami tengah merintis untuk menjadikan aplikasi travelin ini bisa membuat, istilahnya, penumpang pesawat cukup membawa wajah saja ke bandara untuk dapat melakukan perjalanan dengan pesawat,” katanya.

Wahyu menambahkan, rencana ini membutuhkan kolaborasi penuh dengan stakeholder terkait. “Perlu adanya kolaborasi dengan stakeholder, terutama terkait dengan data. Karena melalui metode pengenalan wajah data-data penerbangan dapat dengan cepat diketahui,” ujarnya.

Melalui berbagai fitur eksisting dan yang akan dikembangkan, aplikasi Travelin yang mengusung tagline Airport in Your Hand dapat menjelma menjadi aplikasi tunggal untuk berbagai keperluan (Single Application For Multipurpose). [KPJ]

]]> PT Angkasa Pura II (Persero) melakukan perombakan dalam aplikasi digital yang dimilikinya alias rebranding aplikasi INAirport dengan mengubah logo dan namanya menjadi Travelin.

President Director PT Angkasa Pura ll Muhammad Awaluddin mengatakan, rebranding ini tujuannya untuk mendukung ekosistem transportasi dan pariwisata. Aplikasi Travelin ini akan menghadirkan layanan terintegrasi antar seluruh stakeholders untuk memberikan seamless journey experience.

“Kami secara resmi melakukan rebranding dengan mengubah logo dan nama aplikasi INAirport menjadi travelin,” kata Awaluddin di Jakarta, Selasa (27/4).

Awaluddin menjelaskan, aplikasi Travelin juga disiapkan untuk nantinya mendukung Holding Ekosistem Pariwisata dan Transportasi yang terdiri dari sejumlah stakeholders BUMN di sektor tersebut. Secara umum, kata Awaluddin, aplikasi Travelin saat ini memiliki fitur-fitur yang terbagi di dalam dua submenu, yakni Sebelum Anda Terbang (Before You Fly) dan Selama Anda di Sini (While You Are Here).

Fitur yang terdapat pada Before You Fly adalah E-check in, Book Flight & Hotel, Transportation, Tourism, E-commerce, Payment Gateway berbagai tagihan seperti telepon, listrik, air, multifinance, E-HAC, dan Premium Services.

Sementara itu, fitur yang ada di While You Are Here adalah Shop & Dine, WiFi, Emergency, News, Link Aja!, Airportainment, Hotel, dan Premium Services. Fitur ke depan yang akan dikembangkan di aplikasi Travelin adalah Airport Single Identity (Airport ID) bagi para traveler, pengunjung bandara dan staf atau pekerja di bandara untuk mengakses lebih mudah dan cepat berbagai layanan bandara Angkasa Pura II seperti misalnya layanan keberangkatan dan kedatangan, layanan terkait penerbangan, layanan di area 3T (transportation, travel, tourism), hingga layanan pihak ketiga seperti hotel, transportasi publik dan kesehatan.

“Melalui Airport ID, Angkasa Pura II dapat lebih mengenal pelanggan dengan konsep Know Your Customer (KYC) untuk menjamin kelancaran proses di bandara (seamless experience), meningkatkan aspek keamanan, dan memberikan layanan yang lebih personal (personalized services),” jelasnya.

Chief Project Business Digital Airport Angkasa Pura II Wahyu Cahyadi menuturkan, perusahaan memiliki rencana besar terhadap aplikasi Travelin. Menurutnya, salah satu fitur yang akan disematkan di dalam aplikasi travelin adalah pengenalan wajah (face recognition) untuk mengetahui data-data penerbangan pemilik akun, sekaligus untuk memproses keberangkatan ata kedatangan yang bersangkutan.

“Kami tengah merintis untuk menjadikan aplikasi travelin ini bisa membuat, istilahnya, penumpang pesawat cukup membawa wajah saja ke bandara untuk dapat melakukan perjalanan dengan pesawat,” katanya.

Wahyu menambahkan, rencana ini membutuhkan kolaborasi penuh dengan stakeholder terkait. “Perlu adanya kolaborasi dengan stakeholder, terutama terkait dengan data. Karena melalui metode pengenalan wajah data-data penerbangan dapat dengan cepat diketahui,” ujarnya.

Melalui berbagai fitur eksisting dan yang akan dikembangkan, aplikasi Travelin yang mengusung tagline Airport in Your Hand dapat menjelma menjadi aplikasi tunggal untuk berbagai keperluan (Single Application For Multipurpose). [KPJ]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories