Anjing Peliharaan Di Korsel Jalani Tes Covid .

Seekor anjing peliharaan milik pasien Corona di Korea Selatan, menjalani tes Covid-19 setelah menunjukkan tanda-tanda terinfeksi virus SARS-CoV-2 seperti hidung meler.

Spesimen dari hidung dan bagian anal anjing betina jenis Cocker Spaniel berusia 8 tahun itu dikirim ke Laboratorium Sanitasi Hewan Seoul, untuk diuji. Hasilnya, akan dirilis pada Rabu (10/2) malam.

Saat ini, anjing tersebut menjalani isolasi selama 14 hari bersama pemiliknya.

Sang pemilik berinisiatif melaporkan gejala yang dialami anjingnya ke Pemerintah Metropolitan Seoul, setelah ia menerima survei epidemiologi dari otoritas kesehatan setempat.

Akhir Januari lalu, Korea Selatan mengumumkan kasus pertama Covid pada hewan peliharaan, yang melibatkan seekor kucing. Otoritas kesehatan setempat menduga, kucing tersebut tertular pemiliknya yang positif Covid.

“Terungkapnya kasus Covid pada hewan peliharaan, membikin orang ketar-ketir. Karena itu, kami mulai melakukan pengujian untuk menjamin keamanan hewan,” kata Song In-jun, seorang pejabat di Divisi Perlindungan Hewan Seoul.

Pemerintah Metropolitan Seoul mengatakan, tidak ada bukti virus Corona ditularkan dari hewan ke manusia. Namun, warga disarankan untuk menerapkan aturan jaga jarak terhadap anjing mereka, setidaknya 2 meter dari hewan lain. Terutama, saat berjalan-jalan. Serta mengikuti langkah-langkah pencegahan virus. [HES]

]]> .
Seekor anjing peliharaan milik pasien Corona di Korea Selatan, menjalani tes Covid-19 setelah menunjukkan tanda-tanda terinfeksi virus SARS-CoV-2 seperti hidung meler.

Spesimen dari hidung dan bagian anal anjing betina jenis Cocker Spaniel berusia 8 tahun itu dikirim ke Laboratorium Sanitasi Hewan Seoul, untuk diuji. Hasilnya, akan dirilis pada Rabu (10/2) malam.

Saat ini, anjing tersebut menjalani isolasi selama 14 hari bersama pemiliknya.

Sang pemilik berinisiatif melaporkan gejala yang dialami anjingnya ke Pemerintah Metropolitan Seoul, setelah ia menerima survei epidemiologi dari otoritas kesehatan setempat.

Akhir Januari lalu, Korea Selatan mengumumkan kasus pertama Covid pada hewan peliharaan, yang melibatkan seekor kucing. Otoritas kesehatan setempat menduga, kucing tersebut tertular pemiliknya yang positif Covid.

“Terungkapnya kasus Covid pada hewan peliharaan, membikin orang ketar-ketir. Karena itu, kami mulai melakukan pengujian untuk menjamin keamanan hewan,” kata Song In-jun, seorang pejabat di Divisi Perlindungan Hewan Seoul.

Pemerintah Metropolitan Seoul mengatakan, tidak ada bukti virus Corona ditularkan dari hewan ke manusia. Namun, warga disarankan untuk menerapkan aturan jaga jarak terhadap anjing mereka, setidaknya 2 meter dari hewan lain. Terutama, saat berjalan-jalan. Serta mengikuti langkah-langkah pencegahan virus. [HES]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories