Anggota Kompolnas Pudji Hartanto: Tunda Dulu Mudik Lebaran Kali Ini .

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengapresiasi penegakan kebijakan larangan mudik, yang dilakukan jajaran Korps Lalulintas Polri. Demi mengantisipasi penularan wabah Covid-19.

Terkait hal tersebut, Anggota Kompolnas Irjen Pol (Purn) Drs. Pudji Hartanto Iskandar mengimbau masyarakat, agar berpikir dewasa untuk mendukung kebijakan pemerintah tersebut, dengan tidak melakukan mudik pada perayaan Idulfitri 1442/Hijriah tahun 2021 ini.

“Pandemi Covid-19 itu virus yang berbahaya. Jadi pilihannya, tidak mudik lebaran lebih baik, daripada terpapar Covid-19 yang bisa mematikan,” kata Pudji Hartanto di Jakarta, Sabtu (24/4).

Mantan Kapolda Sulsel itu mengatakan, kehidupan masyarakat sangat heterogen. Sehingga, pemerintah bersikap tegas untuk melarang mudik lebaran tahun 2021. Sebab dikhawatirkan, kegiatan mudik Lebaran menjadikan angka kasus Covid-19 melonjak. Sehingga, akan banyak lagi korban meninggal karena Covid-19.

Mantan Kakorlantas Polri itu menitipkan secara khusus beberapa harapan kepada Polri, agar terus-menerus dan secara masif mensosialisasikan tentang imbauan tidak mudik. Serta langkah-langkah preventif sampai dengan tindakan represif. Selain itu, juga diperlukan antisipasi profesional sebelum hari H berlakunya larangan mudik Lebaran tahun 2021.

“Selaku anggota Kompolnas, saya mengimbau kepada jajaran Korps Lalulintas Polri yang bertugas. Agar tindakan represif yang dilakukan, tidak bertentangan atau disalahgunakan oleh anggota di lapangan. Anggota harus mengikuti dan melaksanakan standar operasional prosedur (SOP) yang sudah ada,” tegas Pudji Hartanto.

Ia menilai perlunya koordinasi personel lalu lintas Polri, yang bertugas di lapangan.Terutama, bila ada kebijakan Pemerintah Daerah yang berbeda baik itu antar Propinsi ataupun Kabupaten/Kota. Sehingga, tidak menimbulkan kontra produktif.

“Tindakan tepat dan tegas dituntut oleh personel Lalulintas Polri yang bertugas di lapangan. Oleh karena itu, fungsi pengawasan/kontrol oleh masing-masing pimpinan Polri di lapangan, sangat diperlukan. Saya meminjam istilah, jangan sampai menyelesaikan masalah timbul masalah lain,” tegasnya.

Secara umum, pemerintah sudah benar melakukan kebijakan tersebut demi melindungi warganya. Di sisi lain, pemerintah juga berusaha meminimalisir dampak kebijakan tersebut.

“Kepada masyarakat, saya mengajak lebih baik berhenti sejenak untuk kemudian berlari. Tunda mudik Lebaran kali ini, Insya Allah Covid-19 hilang, kita bisa mudik lagi, dengan suka cita,” pungkasnya. [HES]

]]> .
Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengapresiasi penegakan kebijakan larangan mudik, yang dilakukan jajaran Korps Lalulintas Polri. Demi mengantisipasi penularan wabah Covid-19.

Terkait hal tersebut, Anggota Kompolnas Irjen Pol (Purn) Drs. Pudji Hartanto Iskandar mengimbau masyarakat, agar berpikir dewasa untuk mendukung kebijakan pemerintah tersebut, dengan tidak melakukan mudik pada perayaan Idulfitri 1442/Hijriah tahun 2021 ini.

“Pandemi Covid-19 itu virus yang berbahaya. Jadi pilihannya, tidak mudik lebaran lebih baik, daripada terpapar Covid-19 yang bisa mematikan,” kata Pudji Hartanto di Jakarta, Sabtu (24/4).

Mantan Kapolda Sulsel itu mengatakan, kehidupan masyarakat sangat heterogen. Sehingga, pemerintah bersikap tegas untuk melarang mudik lebaran tahun 2021. Sebab dikhawatirkan, kegiatan mudik Lebaran menjadikan angka kasus Covid-19 melonjak. Sehingga, akan banyak lagi korban meninggal karena Covid-19.

Mantan Kakorlantas Polri itu menitipkan secara khusus beberapa harapan kepada Polri, agar terus-menerus dan secara masif mensosialisasikan tentang imbauan tidak mudik. Serta langkah-langkah preventif sampai dengan tindakan represif. Selain itu, juga diperlukan antisipasi profesional sebelum hari H berlakunya larangan mudik Lebaran tahun 2021.

“Selaku anggota Kompolnas, saya mengimbau kepada jajaran Korps Lalulintas Polri yang bertugas. Agar tindakan represif yang dilakukan, tidak bertentangan atau disalahgunakan oleh anggota di lapangan. Anggota harus mengikuti dan melaksanakan standar operasional prosedur (SOP) yang sudah ada,” tegas Pudji Hartanto.

Ia menilai perlunya koordinasi personel lalu lintas Polri, yang bertugas di lapangan.Terutama, bila ada kebijakan Pemerintah Daerah yang berbeda baik itu antar Propinsi ataupun Kabupaten/Kota. Sehingga, tidak menimbulkan kontra produktif.

“Tindakan tepat dan tegas dituntut oleh personel Lalulintas Polri yang bertugas di lapangan. Oleh karena itu, fungsi pengawasan/kontrol oleh masing-masing pimpinan Polri di lapangan, sangat diperlukan. Saya meminjam istilah, jangan sampai menyelesaikan masalah timbul masalah lain,” tegasnya.

Secara umum, pemerintah sudah benar melakukan kebijakan tersebut demi melindungi warganya. Di sisi lain, pemerintah juga berusaha meminimalisir dampak kebijakan tersebut.

“Kepada masyarakat, saya mengajak lebih baik berhenti sejenak untuk kemudian berlari. Tunda mudik Lebaran kali ini, Insya Allah Covid-19 hilang, kita bisa mudik lagi, dengan suka cita,” pungkasnya. [HES]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories