Akhir Februari, 2,5 Juta Lansia Di Jatim Disuntik Vaksin Covid-19 .

Sebanyak 2,5 juta warga lanjut usia (lansia) akan menjadi sasaran vaksinasi Covid-19 tahap kedua di Jawa Timur (Jatim). Angka ini mencakup petugas pelayanan publik dan aparatur sipil negara (ASN).

“BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) sudah menyetujui penggunaan darurat vaksin CoronaVac untuk lansia atau di atas 60 tahun. Khusus Jatim, (lansia sasaran vaksinasi) jumlahnya 2.551.472 orang,” kata Anggota Satgas Kuratif Tim Penanganan dan Pengendalian Covid-19 Jawa Timur, dr. Makhyan Jibril Al Farabi, di Surabaya, Senin (8/2), seperti dikutip Antara.

Warga lanjut usia ini akan menjalani vaksinasi COVID-19 bersama petugas pelayanan publik, ASN, serta anggota TNI/Polri pada vaksinasi tahap kedua. “Waktu pastinya sekitar akhir Februari atau menunggu (selesainya) proses vaksinasi tenaga kesehatan yang saat ini masih berlangsung,” katanya.

Saat ini, Satgas masih menunggu arahan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Pemerintah Pusat mengenai pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Sebelumnya, BPOM telah mengeluarkan persetujuan penggunaan darurat vaksin untuk warga berusia 60 tahun ke atas dengan dua kali penyuntikan berselang 28 hari. Kendati demikian, BPOM menyatakan bahwa vaksinasi Covid-19 pada lansia harus dilakukan secara hati-hati karena berisiko tinggi. Sebab, lansia cenderung memiliki komorbid (penyakit penyerta) sehingga pemeriksaan awal sebelum dokter menyetujui vaksinasi sangat penting. [USU]

]]> .
Sebanyak 2,5 juta warga lanjut usia (lansia) akan menjadi sasaran vaksinasi Covid-19 tahap kedua di Jawa Timur (Jatim). Angka ini mencakup petugas pelayanan publik dan aparatur sipil negara (ASN).

“BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) sudah menyetujui penggunaan darurat vaksin CoronaVac untuk lansia atau di atas 60 tahun. Khusus Jatim, (lansia sasaran vaksinasi) jumlahnya 2.551.472 orang,” kata Anggota Satgas Kuratif Tim Penanganan dan Pengendalian Covid-19 Jawa Timur, dr. Makhyan Jibril Al Farabi, di Surabaya, Senin (8/2), seperti dikutip Antara.

Warga lanjut usia ini akan menjalani vaksinasi COVID-19 bersama petugas pelayanan publik, ASN, serta anggota TNI/Polri pada vaksinasi tahap kedua. “Waktu pastinya sekitar akhir Februari atau menunggu (selesainya) proses vaksinasi tenaga kesehatan yang saat ini masih berlangsung,” katanya.

Saat ini, Satgas masih menunggu arahan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Pemerintah Pusat mengenai pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Sebelumnya, BPOM telah mengeluarkan persetujuan penggunaan darurat vaksin untuk warga berusia 60 tahun ke atas dengan dua kali penyuntikan berselang 28 hari. Kendati demikian, BPOM menyatakan bahwa vaksinasi Covid-19 pada lansia harus dilakukan secara hati-hati karena berisiko tinggi. Sebab, lansia cenderung memiliki komorbid (penyakit penyerta) sehingga pemeriksaan awal sebelum dokter menyetujui vaksinasi sangat penting. [USU]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories