315 Rumah Di Kabupaten Gorontalo Utara Terendam Banjir

Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan banjir yang menggenangi pemukiman warga di wilayah Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo. Bencana ini berlangsung sejak Selasa (23/3) pada pukul 13.15 WITA.

Peristiwa ini juga menyebabkan meluapnya anak Sungai Desa Didingga. Hal tersebut semakin membuat kondisi air di pemukiman warga semakin meninggi.

Menurut pantauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gorontalo Utara, ketinggian muka air (TMA) dari genangan ini sekitar 110 cm. Adapun daerah yang terdampak di antaranya adalah Kabupaten Gorontalo Utara, Kecamatan Biau, Desa Bualo, Desa Didingga, Desa Biau dan Desa Omuto.

BPBD melaporkan terdapat 323 KK dengan 1.490 jiwa merasakan dampak bencana banjir ini. Di samping itu juga terdapat kerugian materil sekitar 315 unit rumah warga terendam, dan 6 unit dapur rumah semi permanen mengalami kerusakan.

BPBD Kabupaten Gorontalo terus memaksimalkan tenaga yang ada dengan terus berkoordinasi dengan TNI, Polri hingga pemerintah setempat terkait pendataan dan monitoring TMA anak sungai Didingga.

Tak hanya itu, BPBD Kabupaten Gorontalo juga melakukan kerja sama berupa evakuasi para korban terdampak bencana banjir yang membutuhkan bantuan.

Informasi terkini pada hari Rabu (24/3) genangan air terlihat sudah surut. Oleh karena itu, para warga segera melakukan kegiatan membersihkan wilayah mereka guna kembali beraktivitas normal kembali.

BPBD mengimbau warga tetap waspada terhadap adanya bencana lain, seperti tanah longsor yang dapat membahayakan keselamatan.  [SRI]

]]> Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan banjir yang menggenangi pemukiman warga di wilayah Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo. Bencana ini berlangsung sejak Selasa (23/3) pada pukul 13.15 WITA.

Peristiwa ini juga menyebabkan meluapnya anak Sungai Desa Didingga. Hal tersebut semakin membuat kondisi air di pemukiman warga semakin meninggi.

Menurut pantauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gorontalo Utara, ketinggian muka air (TMA) dari genangan ini sekitar 110 cm. Adapun daerah yang terdampak di antaranya adalah Kabupaten Gorontalo Utara, Kecamatan Biau, Desa Bualo, Desa Didingga, Desa Biau dan Desa Omuto.

BPBD melaporkan terdapat 323 KK dengan 1.490 jiwa merasakan dampak bencana banjir ini. Di samping itu juga terdapat kerugian materil sekitar 315 unit rumah warga terendam, dan 6 unit dapur rumah semi permanen mengalami kerusakan.

BPBD Kabupaten Gorontalo terus memaksimalkan tenaga yang ada dengan terus berkoordinasi dengan TNI, Polri hingga pemerintah setempat terkait pendataan dan monitoring TMA anak sungai Didingga.

Tak hanya itu, BPBD Kabupaten Gorontalo juga melakukan kerja sama berupa evakuasi para korban terdampak bencana banjir yang membutuhkan bantuan.

Informasi terkini pada hari Rabu (24/3) genangan air terlihat sudah surut. Oleh karena itu, para warga segera melakukan kegiatan membersihkan wilayah mereka guna kembali beraktivitas normal kembali.

BPBD mengimbau warga tetap waspada terhadap adanya bencana lain, seperti tanah longsor yang dapat membahayakan keselamatan.  [SRI]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories