30 Petugas Gabungan Bersihkan Puing Tembok Warga Yang Tutupi Saluran Air Di Kemang .

Banjir besar yang terjadi di Kemang, Jakarta Selatan, membuat beberapa tembok rumah warga ambruk dan menutup saluran air. Untuk mengatasi ini, Pemprov DKI Jakarta menerjunkan sebanyak 30 personel gabungan dari unsur Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU), Satgas Sumber Daya Air (SDA) dan Unit Pelaksana Kebersihan (UPK) Badan Air DKI Jakarta, di Jalan Kemang Timur IX, Kelurahan Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (22/2).

Lurah Bangka, Nofia Enita, merinci petugas tersebut terdiri atas 10 petugas PPSU, 10 Satgas SDA, dan 10 UPK Badan Air. Mereka melakukan pembersihan dengan mengangkat puing-puing tembok yang masuk ke saluran air selebar 1,5 meter.

“Pembersihan dilakukan agar saluran air tidak tersumbat oleh batu dan tanah. Puing batu itu dibersihkan supaya saluran kembali berfungsi normal, hingga saat hujan air dapat mengalir lancar,” ucapnya.

Nofia menjelaskan, tembok yang ambruk sekitar 20 meter. Tembok tersebut roboh, Sabtu (20/2) dinihari, saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Jakarta. “Petugas mengangkut puing pecahan tembok dari saluran secara manual,” tandasnya. [DWI]

]]> .
Banjir besar yang terjadi di Kemang, Jakarta Selatan, membuat beberapa tembok rumah warga ambruk dan menutup saluran air. Untuk mengatasi ini, Pemprov DKI Jakarta menerjunkan sebanyak 30 personel gabungan dari unsur Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU), Satgas Sumber Daya Air (SDA) dan Unit Pelaksana Kebersihan (UPK) Badan Air DKI Jakarta, di Jalan Kemang Timur IX, Kelurahan Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (22/2).

Lurah Bangka, Nofia Enita, merinci petugas tersebut terdiri atas 10 petugas PPSU, 10 Satgas SDA, dan 10 UPK Badan Air. Mereka melakukan pembersihan dengan mengangkat puing-puing tembok yang masuk ke saluran air selebar 1,5 meter.

“Pembersihan dilakukan agar saluran air tidak tersumbat oleh batu dan tanah. Puing batu itu dibersihkan supaya saluran kembali berfungsi normal, hingga saat hujan air dapat mengalir lancar,” ucapnya.

Nofia menjelaskan, tembok yang ambruk sekitar 20 meter. Tembok tersebut roboh, Sabtu (20/2) dinihari, saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Jakarta. “Petugas mengangkut puing pecahan tembok dari saluran secara manual,” tandasnya. [DWI]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories