3 Hari Berturut-turut, Kasus Aktif Turun Kasus Positif Naik 5.227, Kasus Meninggal Bertambah 118 .

Total kasus terkonfirmasi Covid di Tanah Air pada hari ini, Rabu (24/3), telah tembus ke angka 1.476.452. Naik 5.227 kasus, dibanding kemarin.

Sebaran kasus baru tersebut, didominasi Jawa Barat dengan angka 1.329. Disusul Jakarta (890), Jawa Tengah (403), Jawa Timur (289), Kalimantan Timur (275) dalam lima besar provinsi yang menjadi kontributor kasus baru terbanyak. 

Jumlah kasus sebanyak 5.227 itu, diperoleh dari hasil uji terhadap 72.278 spesimen. Rinciannya, sebanyak 49.919 spesimen diperoleh dari hasil swab test PCR dan tes cepat molekuler (TCM). Sisanya yang berjumlah 22.359, didapat dari hasil rapid diagnostic test (RDT) antigen.

Sedangkan total orang dites, mencapai 49.788 orang dengan rincian 29.244 orang dites PCR dan TCM, dan 20.544 orang dites RDT antigen. 

Dari data tersebut, dapat dihitung total nilai positivity rate harian yang besarnya 10,5 persen. Angka ini melebihi 2 kali lipat standar WHO, yang hanya mematok angka maksimal 5 persen untuk nilai positivity rate. Ini artinya, penularan Covid di tengah masyarakat masih berlangsung masif. Situasi belum aman.

Dari jumlah kasus terkonfirmasi, tercatat 123.926 kasus aktif atau pasien dalam perawatan. Turun 2.513 kasus, dibanding data Jumat (19/3). 

Tren penurunan jumlah pasien yang dirawat ini, konsisten terjadi selama 3 hari berturut-turut. Pada Senin (22/3), jumlah pasien dirawat turun 1.594. Berlanjut pada Selasa (23/3) dan Rabu (24/3), masing-masing dengan angka 1.811 dan 2.513.

Untuk kasus sembuh, dilaporkan bertambah 7.622 orang. Sehingga, totalnya menjadi 1.312.543 orang dengan tingkat kesembuhan 88,9 persen.

Sementara kasus suspek, kini ada di angka 46.685. Naik 1.837 kasus dibanding data Selasa (23/3). Sedangkan kasus meninggal dunia akibat Covid, bertambah 118 menjadi 39.983 dengan tingkat kematian 2,7 persen.

Data-data tersebut menunjukkan, penularan Covid yang masif, masih terjadi di tengah masyarakat. Apalagi, saat ini sudah mulai terdeteksi varian baru Covid. Sementara jumlah kasus kematian harian, masih terhitung tinggi.

Karena itu, kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan 5M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dengan hand sanitizer, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas yang tak perlu) harus terus ditingkatkan. Sementara pemerintah, harus terus meningkatkan kapasitas 3T: testing (pengujian), tracing (pelacakan), dan treatment (pengobatan). Di samping terus menggencarkan program vaksinasi Covid-19.

Untuk progres vaksinasi per Rabu (24/3),  pemerintah telah memberikan vaksin Covid dosis pertama kepada 5.978.251 rakyat Indonesia. Jumlah ini bertambah 246.041 dibanding kemarin. Sedangkan jumlah orang yang telah mendapatkan vaksinasi lengkap atau 2 dosis, naik 215.123 menjadi 2.709.545. [HES]

 

 

]]> .
Total kasus terkonfirmasi Covid di Tanah Air pada hari ini, Rabu (24/3), telah tembus ke angka 1.476.452. Naik 5.227 kasus, dibanding kemarin.

Sebaran kasus baru tersebut, didominasi Jawa Barat dengan angka 1.329. Disusul Jakarta (890), Jawa Tengah (403), Jawa Timur (289), Kalimantan Timur (275) dalam lima besar provinsi yang menjadi kontributor kasus baru terbanyak. 

Jumlah kasus sebanyak 5.227 itu, diperoleh dari hasil uji terhadap 72.278 spesimen. Rinciannya, sebanyak 49.919 spesimen diperoleh dari hasil swab test PCR dan tes cepat molekuler (TCM). Sisanya yang berjumlah 22.359, didapat dari hasil rapid diagnostic test (RDT) antigen.

Sedangkan total orang dites, mencapai 49.788 orang dengan rincian 29.244 orang dites PCR dan TCM, dan 20.544 orang dites RDT antigen. 

Dari data tersebut, dapat dihitung total nilai positivity rate harian yang besarnya 10,5 persen. Angka ini melebihi 2 kali lipat standar WHO, yang hanya mematok angka maksimal 5 persen untuk nilai positivity rate. Ini artinya, penularan Covid di tengah masyarakat masih berlangsung masif. Situasi belum aman.

Dari jumlah kasus terkonfirmasi, tercatat 123.926 kasus aktif atau pasien dalam perawatan. Turun 2.513 kasus, dibanding data Jumat (19/3). 

Tren penurunan jumlah pasien yang dirawat ini, konsisten terjadi selama 3 hari berturut-turut. Pada Senin (22/3), jumlah pasien dirawat turun 1.594. Berlanjut pada Selasa (23/3) dan Rabu (24/3), masing-masing dengan angka 1.811 dan 2.513.

Untuk kasus sembuh, dilaporkan bertambah 7.622 orang. Sehingga, totalnya menjadi 1.312.543 orang dengan tingkat kesembuhan 88,9 persen.

Sementara kasus suspek, kini ada di angka 46.685. Naik 1.837 kasus dibanding data Selasa (23/3). Sedangkan kasus meninggal dunia akibat Covid, bertambah 118 menjadi 39.983 dengan tingkat kematian 2,7 persen.

Data-data tersebut menunjukkan, penularan Covid yang masif, masih terjadi di tengah masyarakat. Apalagi, saat ini sudah mulai terdeteksi varian baru Covid. Sementara jumlah kasus kematian harian, masih terhitung tinggi.

Karena itu, kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan 5M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dengan hand sanitizer, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas yang tak perlu) harus terus ditingkatkan. Sementara pemerintah, harus terus meningkatkan kapasitas 3T: testing (pengujian), tracing (pelacakan), dan treatment (pengobatan). Di samping terus menggencarkan program vaksinasi Covid-19.

Untuk progres vaksinasi per Rabu (24/3),  pemerintah telah memberikan vaksin Covid dosis pertama kepada 5.978.251 rakyat Indonesia. Jumlah ini bertambah 246.041 dibanding kemarin. Sedangkan jumlah orang yang telah mendapatkan vaksinasi lengkap atau 2 dosis, naik 215.123 menjadi 2.709.545. [HES]

 

 
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories