13 Prajurit Gugur, DPR Minta TNI-Polri Buru Penyuplai Senjata Ke Teroris Papua

13 prajurit TNI gugur akibat kekejian teroris Papua. DPR meminta TNI-Polri buru penyuplai senjata ke teroris Papua.

Begitu kata Anggota Komisi I DPR, Rizki Aulia Natakusumah, Senin (6/12).

Menurut dia, tindakan pencegahan dari sumber senjata akan berjalan beriringan dengan visi humanis Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dalam menghadapi instabilitas keamanan di Papua. 

“Kami berharap latar belakang Panglima Andika yang berasal dari Angkatan Darat bisa memaksimalkan mata dan telinga intelijen strategis Indonesia, dalam menekan jumlah pasokan senjata ke kelompok yang tidak bertanggung jawab,” kata Rizki.

Koordinasi dengan pihak-pihak yang memiliki informasi terkait pergerakan senjata ke Papua juga harus ditingkatkan semaksimal mungkin. “Kami mendukung langkah persuasif yang tengah diupayakan Panglima,” ujar politisi Partai Demokrat itu. 

Kendati demikian, dia menitip pesan agar aparat pengamanan di Papua tetap siaga satu terhadap ancaman yang berdatangan secara mendadak. “Namun TNI juga harus selalu waspada agar nyawa prajurit kita tidak ada yang kembali menjadi korban,” ujarnya.

Selain itu, Rizki berharap, pemerintah menjamin kelangsungan hidup keluarga prajurit yang gugur akibat mengabdi untuk kesatuan NKRI. Supaya mereka tetap bisa melanjutkan kehidupan pasca kehilangan anggota keluarganya yang gugur di medan tugas. [UMM]

]]> 13 prajurit TNI gugur akibat kekejian teroris Papua. DPR meminta TNI-Polri buru penyuplai senjata ke teroris Papua.

Begitu kata Anggota Komisi I DPR, Rizki Aulia Natakusumah, Senin (6/12).

Menurut dia, tindakan pencegahan dari sumber senjata akan berjalan beriringan dengan visi humanis Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dalam menghadapi instabilitas keamanan di Papua. 

“Kami berharap latar belakang Panglima Andika yang berasal dari Angkatan Darat bisa memaksimalkan mata dan telinga intelijen strategis Indonesia, dalam menekan jumlah pasokan senjata ke kelompok yang tidak bertanggung jawab,” kata Rizki.

Koordinasi dengan pihak-pihak yang memiliki informasi terkait pergerakan senjata ke Papua juga harus ditingkatkan semaksimal mungkin. “Kami mendukung langkah persuasif yang tengah diupayakan Panglima,” ujar politisi Partai Demokrat itu. 

Kendati demikian, dia menitip pesan agar aparat pengamanan di Papua tetap siaga satu terhadap ancaman yang berdatangan secara mendadak. “Namun TNI juga harus selalu waspada agar nyawa prajurit kita tidak ada yang kembali menjadi korban,” ujarnya.

Selain itu, Rizki berharap, pemerintah menjamin kelangsungan hidup keluarga prajurit yang gugur akibat mengabdi untuk kesatuan NKRI. Supaya mereka tetap bisa melanjutkan kehidupan pasca kehilangan anggota keluarganya yang gugur di medan tugas. [UMM]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories