12 Wasit Liga 1 Dijewer PSSI

PSSI sigap merespon aduan klub soal keputusan wasit Liga 1 yang dianggap kontroversial. Sebanyak 12 wasit diistirahatkan tidak boleh bertugas karena dianggap membuat kesalahan.

Tidak ada penjelasan siapa wasit-wasit yang dihukum. Namun lewat laman resminya, PSSI merinci ada 5 wasit, 3 asisten wasit, dan 4 Additional Assistant Referee (AAR) atau asisten wasit tambahan yang berada di sisi kiri gawang yang mendapat hukuman selama 2-3 bulan. 

Ini dilakukan sebagai bentuk hukuman sekaligus untuk introspeksi diri agar bisa kompeten saat kembali memimpin kompetisi Liga 1.

“PSSI terus berkomitmen untuk membenahi wasit, baik itu wasit di Liga 1, 2, dan 3. Kami juga terus melakukan evaluasi dan pengawasan selama mereka memimpin,” kata Ketua Komite Wasit Ahmad Riyadh

Sebelumnya, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan memang meminta Komite Disiplin (Komdis) segera mengusut tiga keputusan kontroversial wasit pada pekan pertama Liga 1 2022/2023.

Empat pertandingan pekan pertama yang berlangsung pada Sabtu (23/7), tiga di antaranya mendapat sorotan karena diwarnai keputusan wasit yang kontroversial. Pihak klub pun telah meminta kepada Iriawan untuk mengusut kejadian tersebut.

Peristiwa pertama yang terjadi adalah penalti dalam pertandingan PSIS Semarang melawan Rans Nusantara FC. Wasit memberi PSIS tendangan penalti meski Oktafianus Fernando dianggap melakukan diving saat dilanggar pemain Rans.

Kedua adalah skor mencolok 8-0 dalam pertandingan Madura United kontra Barito Putera. Sejatinya skor berapa saja bisa terjadi dalam kompetisi, tetapi PSSI ingin hal-hal mencolok begini ditelaah dengan baik.

Terakhir pelanggaran handball tak berujung penalti dalam laga Bali United versus Persija. Bek Bali United, I Made Andhika Wijaya tampak jelas melakukan handball di kotak penalti, tetapi wasit menyatakan tidak.
 

]]> PSSI sigap merespon aduan klub soal keputusan wasit Liga 1 yang dianggap kontroversial. Sebanyak 12 wasit diistirahatkan tidak boleh bertugas karena dianggap membuat kesalahan.

Tidak ada penjelasan siapa wasit-wasit yang dihukum. Namun lewat laman resminya, PSSI merinci ada 5 wasit, 3 asisten wasit, dan 4 Additional Assistant Referee (AAR) atau asisten wasit tambahan yang berada di sisi kiri gawang yang mendapat hukuman selama 2-3 bulan. 

Ini dilakukan sebagai bentuk hukuman sekaligus untuk introspeksi diri agar bisa kompeten saat kembali memimpin kompetisi Liga 1.

“PSSI terus berkomitmen untuk membenahi wasit, baik itu wasit di Liga 1, 2, dan 3. Kami juga terus melakukan evaluasi dan pengawasan selama mereka memimpin,” kata Ketua Komite Wasit Ahmad Riyadh

Sebelumnya, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan memang meminta Komite Disiplin (Komdis) segera mengusut tiga keputusan kontroversial wasit pada pekan pertama Liga 1 2022/2023.

Empat pertandingan pekan pertama yang berlangsung pada Sabtu (23/7), tiga di antaranya mendapat sorotan karena diwarnai keputusan wasit yang kontroversial. Pihak klub pun telah meminta kepada Iriawan untuk mengusut kejadian tersebut.

Peristiwa pertama yang terjadi adalah penalti dalam pertandingan PSIS Semarang melawan Rans Nusantara FC. Wasit memberi PSIS tendangan penalti meski Oktafianus Fernando dianggap melakukan diving saat dilanggar pemain Rans.

Kedua adalah skor mencolok 8-0 dalam pertandingan Madura United kontra Barito Putera. Sejatinya skor berapa saja bisa terjadi dalam kompetisi, tetapi PSSI ingin hal-hal mencolok begini ditelaah dengan baik.

Terakhir pelanggaran handball tak berujung penalti dalam laga Bali United versus Persija. Bek Bali United, I Made Andhika Wijaya tampak jelas melakukan handball di kotak penalti, tetapi wasit menyatakan tidak.
 
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories